
Happy reading happy people 😉😉
Karena permintaan seorang Reader yang sedih karena ceritanya singkat dan masih butuh penjelasan tentang Davina dan kehidupan Nadine setelah menikah. Oke aku buatkan buat yang mau baca😉😉
Semoga suka❤️❤️
POV Author
Pada suatu malam...
Saat malam menjelang dan hujan turun dengan derasnya seorang wanita menanggis dalam pelukan seorang pria.
" Jamess... tolong kembalikan" kata Nadine
" Na... tenanglah,kami semua sedang mengusahakannya" jawab James
" Kembalikan anakku,cari Jena James sampai ketemu" kata Nadine menanggis semakin menjadi-jadi
" Sayang aku akan berangkat mencarinya juga, kau tunggu aku dirumah" kata James
" TIDAK,AKU JUGA IKUT" kata Nadine dengan berteriak histeris
Seharusnya tidak begini jika Jena semobil dengan James dan Nadine saat perjalanan ke Bandara. Nadine begitu percaya pada Tante Diana yang sudah terlihat mulai baik tapi tidak bagi James,dia adalah orang yang tidak mudah percaya. Dia sudah berkali-kali mengatakan jika baiknya Jena digendong James saja tapi Nadine ingin memberi kesempatan untuk Tante Diana agar bisa dipercaya tapi kenyataannya tidak sesuai ekspektasi Nadine. Sekarang anaknya hilang bersama Tante Diana.
Beberapa Jam sebelum keberangkatan..
" Dine kamu tampak terlihat lelah" kata Tante Diana
" Iya semalaman begadang karena Tidak biasanya Jena rewel seperti ini" Jawab Nadine
" Sini biar aku gendong Jenanya kamu cepat bersiaplah" kata Tante Diana
" Titip Jena sebentar ya Tante" kata Nadine
" Iya cepatlah" kata Tante Diana
Setelah Nadine selesai mandi dan hendak berganti baju,James datang.
" Kenapa kau membiarkan Jena hanya berdua dengan Tante Diana?" tanya James
" Iya aku lelah dan aku ingin bersiap agar tidak terlambat" jawab Nadine
" Kenapa tidak menungguku saja sayang,kau tau aku masih sangsi dengan perubahan sikap Tante Diana" kata James cemas
" Mungkin karena dia sekarang sering bertemu dengan Jena jadi hatinya jadi mulai menghangat dan sekarang kan aku keponakannya juga ,meskipun aku bukan anak mama Rana tapi aku anak papa Kenan, sudahlah kita coba untuk memberikan dia kepercayaan sayang" jelas Nadine
" Apa kamu yakin dengan keputusanmu sayang? Dan ini Jena,kau mempercayakan hidupmu ditangan Tante Diana?" tanya James
" Sudah aku sudah selesai dan sekarang kamu segera mandi dan bersiap,aku akan turun untuk menemani Tante Diana" jawab Nadine
James langsung mandi dan Nadine turun untuk menemui Tante Diana dan Jena.
" Tante..Tante Diana?" Nadine mencari-cari Tante Diana
" Tante,Tante Dimana?" Nadine mulai gelisah dan mencari disetiap ruang
Nadine ke dapur,kamar mandi,ke kamar tamu dan ke depan rumah. Nadine benar-benar khawatir dengan kata-kata James yang terus berputar-putar di kepalanya. Dia jadi berfikiran buruk tentang Tante Diana.
" Nadine kenapa kau tampak berantakan? masih belum mandi?" tanya Tante Diana dari belakang Nadine
" Ya ampun Tante dari mana saja? aku memanggil dan mencari Tante" kata Nadine
" Aku hanya duduk di taman belakang Karena aku pikir Jena akan berhenti menanggis tadi dan ternyata benar,dia berhenti menanggis" jawab Tante Diana
" Bolehkah Jena semobil denganku,kau akan ke Amerika dan pastinya akan lama dan aku pasti akan sangat merindukan Jena" kata Tante Diana
" Baiklah boleh tapi aku masih menunggu James,dia masih mandi dan kenapa mama Rana tidak ikut kesini?" tanya Nadine
" Iya dia sakit dan titip pesan maaf tidak bisa mengantar kalian katanya dan tadi Kak Etha datang untuk menjengguk Kakak Rana karena Kak Kenan sibuk di kantor jadi aku kesini sendirian" terang Tante Diana
"Jadi begitu,,aku jadi berat mau berangkat jika mama sedang sakit begini" kata Nadine
Nadine mencoba menghubungi mama Rana tapi tidak di jawab dan Nadine mencoba menghubungi mama Etha dan tersambung.
" Hallo ma" Nadine
" Hallo kamu sudah berangkat sayang?" mama Etha
" belum ini masih menunggu James, Bagaimana keadaan mama Rana disana ma?"
" Mama Rana kambuh tapi sudah dalam penanganan tapi katanya kamu berangkat saja,maaf tidak bisa mengantar tidak apa-apa kan Dine?"
" iya tidak apa-apa Ma sudah ada Tante Diana ma, Mama juga jaga kesehatan jangan kecapekan karena menunggu Mama Rana dan jangan lupa makan"
" Iya sayang,kamu hati-hati perjalanannya salam buat James dan teman-teman di California"
" oke,aku tutup dulu ya ma mau berangkat dulu" kata Nadine mengakhiri panggilannya dengan Mama Etha
James dan Nadine semobil dengan sopir dan asisten baru James. sedangkan Tante Diana hanya dengan sopir pribadi Tante Diana dan Jena. Sebenarnya James masih tidak percaya dengan Tante Diana karena dia terlalu mencurigakan. Sekalipun sekarang usia Jena sudah menginjak 2 tahun tapi James masih tidak percaya dengan Tante Diana. Jadi sekarang ini mobil James berada dibelakang mobil tante Diana agar Dia bisa mengawasi pergerakan mobil tante Diana.
James sudah menyuruh Nadine untuk semobil dengan Tante Diana tapi Dengan pertimbangan Dia juga butuh penjelasan Nadine untuk membahas beberapa hal dengan asistennya mengenai perusahaan di California Amerika.
Namun saat Hendak memasuki tol ke arah bandara,mobil Tante Diana berbelok kearah jalan raya dan hal ini tidak luput dari perhatian James dan segera memerintahkan untuk sopirnya mengejar mobil Tante Diana. Namun sayang terhalang oleh truk yang menuju tol bandara jadi mereka tidak bisa langsung mengubah arah dan saat truk tersebut sudah lewat,mobil Tante Diana sudah menghilang.
" Cepat cari mobil Mercedes Benz hitam tadi" kata James
" James kenapa kita turun dari tol?" tanya Nadine baru menyadari keluar dari jalur tol
" Tante Diana sepertinya sudah menghianatimu" kata James dengan mengeraskan rahangnya
" Loh mana mobilnya James lalu Jena?" tanya Nadine tidak percaya
" Dibawa oleh Tante Diana" kata James
" James cari Jena sampai ketemu" kata Nadine mulai menanggis
" kita akan mencarinya sayang kau tenanglah" jawab James berusaha menenangkan pikiran Nadine
Setelah Berkeliling hingga malam dan mereka sama sekali tidak menemukan jejak mobil Tante Diana. Nadine tertidur dengan tangan yang menggenggam jaket James dan James terus memeluknya untuk memberikan rasa aman dan tenang. James lupa untuk menghubungi Alex dan Jhony untuk meminta bantuan mereka melihat cctv jalan kota yang bisa diretas untuk mengetahui kearah mana Tante Diana pergi.
" Alex,bantu aku retas jalan kota arah menuju bandara coba lihat jalan sekitaran tol dan jalan di sampingnya juga" kata James
" Oke Sebentar beberapa menit aku kabari,aku harus mencari mobil dengan nomor plat berapa?" tanya Alex
" Mobil Tante Diana,tantenya Albie dan Nadine" jawab James
" Oke baiklah" Alex mengakhiri panggilan tersebut
" Penggunaannya pintar Bos, mobilnya dimasukkan kedalam sebuah kontainer dan berganti mobil biasa dan sebenarnya kalian melewatinya" kata Alex dalam panggilan berikutnya untuk memberikan kabar pada James
" Oke katakan detailnya" kata James
Bersambung...
Thanks for reading 😘😘