
Sinopsis…
Bercerita tentang seorang gadis yg cantik yg telah di tinggalkan oleh ibu nya,dia di harus kan di rawat oleh ayah nya yg seorang pembunuh dan sedang di incar beberapa pembunuh bayaran lainnya..bagaimana kisah nya selanjut..let check this out…!!!
Seorang pria setengah baya melepaskan tembakan ke seorang pria dan pria itu mati seketika.
“hei pak tua…berbelas kasih lah sedikit..”tukas seorang pria yg masih muda sembari menyelesaikan tinjuannya ke seorang pria yg sudah terkulas lemas, orang yg di panggil pak tua itu hanya tersenyum kecil.
Di roof top gedung
“apa yg kamu inginkan setelah kita selesai dengan ini semua??”Tanya si pak tua
“ehm..apa ya..seperti nya aku ingin mengembangkan keahlian memasak ku..”sahut si pemuda di iringi senyum manis nya, si pak tua itu mengacak-ngacak rambut si pemuda.
“baiklah kita selesaikan sampai di sini saja..”ucap pak tua sembari menargetkan sasaran seorang pria yg baru saja keluar dari mobil, dan menembakan peluru dan pas sekali mengenai kepala si pria yg baru keluar dari mobil.
5 tahun kemudian
Di sebuah restoran kecil
yorek marano memasuki restoran itu sembari sempoyongan.
“hey pak tua..berhentilah minum-minum..”tukas seorang pria yang bernama jayden, yorek tersenyum
“aku hanya bingung akan aku habiskan buat apa uang ku..”sahut yorek
“pinjamkan saja ke aku..aku akan melebarkan restoran ini..”tukas jayden
“kau tidak bisa melebarkan restoran ini..apa kamu mau menghancurkan rumah hah..kau pasti akan pergi meninggalkan ku kan..lagian kau kan sangat kaya kenapa harus aku pinjamkan uang”tandas yorek
“segitu mengerikan nya kah hidup sendirian..??”Tanya jay, yorek melihat ke jay.
“sangat..kamu tahu kan itu hal yg sangat aku sesali dulu..”ucap yorek pelan sembari pergi meninggalkan jayden
Keesokan pagi nya
yorek keluar kamar nya dengan terburu-buru, jay sedang asik membersihkan beberapa sayuran, ketika yorek menarik nya pergi.
Di sebuah pemakaman
yorek dan jay melihat seorang gadis yg sedang menangis di pusaran makam, makam baru, lalu 2 orang wanita dan pria menghampiri gadis itu.
“cassie..maaf kami harus mengatakan ini..kamu harus meninggalkan rumah mu sekarang, kami sudah terlilit hutang dan akan menjual rumah yg kamu tempati, kami bertahan karna kami tidak tega melihat keadaan ibu kamu dulu, tapi sekarang kami tidak punya pilihan...maaf cassie..”ucap si wanita
“gpp bu aku mengerti..terima kasih karna telah membantu saya selama ini..”ucap gadis manis serta cantik berambut blonde itu, lalu cassie di tinggalkan sendiri.
yorek pun menghampiri gadis itu
“cassieopeia..”panggil yorek, cassie menoleh
“ayah..”panggil cassie, dia pun langsung memeluk yorek.
“maaf ayah baru datang..”ucap yorek, cassie semakin menangis di pelukan yorek
Sore nya
Cassie melihat-lihat rumah yg terletak di atas restoran jay, jay pun yg juga tinggal di rumah itu memperhatikan cassie, cassie melihat ke jay.
“kalian harus bekerja sama dengan baik ya..cass jay sudah ayah anggap anak ayah juga karna dia yg sudah mengurusi ayah selama ini..”tukas urek, cassie hanya melihat sebentar ke jay lalu memalingkan muka nya lagi
“ini kamar kamu ya..kalau perlu apa-apa kamar ayah di situ..”tunjuk yorek ke sebuah kamar di pojok
“makasih ya yah..”ucap cassie, yorek mencium kening anak nya.
Cassie sedikit kagum dengan masakan yg di buat jayden,yorek pun memakannya dengan lahap, sedangkan jayden memakan sembari mengutak-atik tablet nya, namun tiba-tiba terdengar suara kaca yg di lempari batu kecil, jay pun melihat ke jendela.
Seorang gadis yg sangat cantik tersenyum ke jay
“hai jay..”sapa gadis cantik itu
“paris..what are you doing..???”Tanya jay, cassie menoleh, yorek pun begitu, yorek memilih bangun, begitu pun cassie yg juga ikut penasaran
“ I miss you..”ucap paris ,jayden pun keluar, cassie melihat paris, paris pun sempat melihat cassie.
“cantik..sangat cantik..”pikir cassie
“wahh gadis ini sangat gigih ya..”ucap yorek, cassie menoleh ke yorek
“gadis itu nama nya paris, dia sangat tergila-gila dengan jay..padahal apa bagus nya anak itu..gadis bodoh..”ucap urek
Jam 5 pagi cassie sudah bangun karna dia ingin minum, dia melihat jay yg sedang berolah raga, jay hanya memakai boxer nya dan memperlihatkan tubuh kekar nya yang selalu dia tutupi dengan kaus atau kemeja yg sering dia pakai, cassie menelan ludah lalu ke dapur dan langsung ke kamar mandi.
Cassie yang ber profesi sebagai dokter, dan sedang magang di salah satu rumah sakit di kota dia pun harus jalan pagi, ketika hendak pergi dia di tarik jay, cassie kaget.
“pak tua itu meminta ku membuat sarapan..”ucap jay sembari memberikan kotak bekal ke cassie
“terima kasih..”ucap cassie sembari pergi, jay memperhatikan cassie hingga cassie menghilang dari pandangan nya, lalu yorek keluar kamar dan melihat lalu menghampiri nya.
"apa anak itu baik-baik saja jay..?? "tanya yorek
"entah lah.. "sahut jay.
Di rumah sakit jam makan siang
Cassie duduk sendirian di taman rumah sakit ketika seorang pria tampan menghampiri nya, lalu tersenyum ke dia.
“are you oke??”Tanya pria itu, cassie hanya menaikan alis nya sembari tersenyum sedikit.
“yeah you not oke..tinggal di mana lo sekarang..??gw cari lo di rumah lo ternyata rumah itu mau di jual..”
“ama bokap gw..”pria yg bernama Benjamin itu langsung menoleh, Benjamin salah satu dokter inti rumah sakit namun sudah sangat dekat dengan cassie karna senior di kampus cassie dan satu hobi yaitu…???(masih rahasia yaa..)
“bokap...??maksud lo orang yg ga bertanggung jawab itu..”tandas ben
“bokap gw cukup tanggung jawab kok sama gw selama ini bukti nya kuliah gw lancar aja kan karna biaya nya dia yg tanggung semua, walaupun dia engga pernah punya nyali buat nemuin nyokap gw dan nikahin nyokap gw..”jelas cassie, ben pun merangkul cassie.
“tunggu ada yg aneh..lo bawa bekel??”Tanya ben mencoba mencairkan suasana.
“orang aneh di rumah gw yg bikin ini..”sahut cassie sembari membuka lunch box nya, ternyat berisi 2 sandwich, ben pun mengambil nya.
“ehmm enak..kaya rasa di resto2 gitu..besok minta orang aneh itu bawain buat gw juga ya..”tukas ben, cassie hanya menghela nafas nya, dia melirik beberapa suster memperhatikan dia, ya jelas sih pertemanan cassie dan ben memang terasa begitu tidak biasa, Benjamin pramungkoso Wijaya adalah salah satu anak petinggi rumah sakit dan sangat berkandidat untuk menjadi kepala rumah sakit, dia pintar serta ramah dan sangat tampan pula, sedangkan cassie hanya dokter magang intern yg masih tidak jelas status nya di rumah sakit, serta dari keluarga yg tidak jelas pula, cassie sering menghindari ben, namun ben lah yg menyakinkan cassie kalau sangat menyenangkan bagi ben berteman dengan cassie, cassie pun akhir nya menyerah, dan tidak menghindari ben lagi.
Malam nya cassie pulang cukup malem sekitar jam 11 malam,dia pun berjalan di gang yg cukup sepi hanya ada beberapa pria yg nongkrong, cassie pun melewati mereka, namun tiba-tiba tangan cassie di pegang salah satu pria, cassie menoleh.
“mau kemana buru-buru amat..sini dulu aja kenalan..orang baru kan??”Tanya si pria.
“lepasin..”tukas cassie, si pria menggeleng, lalu menarik cassie mendekat ke dia, cassie pun langsung dengan sigap menendang bagian vital si pria, pria itu langsung terjatuh kesakitan, pria yg lain pun langsung menghampiri cassie hendak memukul namun cassie memegang tangan si pria dan menekuk nya sekencang mungkin hingga terdengan suara tulang patah, si pria teriak yg lain pun hendak menendang namun cassie menghindar dan membalas menendang hingga pria itu terpental, cassie cukup membuat mereka terkulai terluka, cassie mengambil tas yg dia bawa, lalu dia melihat ke jalan, dia melihat jayden yg sedang memperhatikannya, cassie pun menghampiri jay.
“jangan bilang ayah..”pinta cassie
“oke..”sahut jay lalu cassie jalan duluan,jay melihat ke si pria yg habis di hajar cassie, pria-pria itu melihat ke jayden juga dengan tatapan tidak senang.
dukung author yaaa kritik sama saran sangat author butuh kan,like Comment and favorit lebih di butuh kannnn
tengkyu reader 😘😘😘😘