Revenge

Revenge
CHAPTER 14



Di pasar


Seulgi mulai memilih-milih sayuran dan sesekali bercanda-canda dengan penjual sembari menawar, namun ketika dia ingin membayar dan mengambil belanjaan ikan yg baru saja dia beli tiba-tiba peluru menembus kantong ikan dan kantong nya pun langsung bocor peluru nya menembus tanah, seulgi menoleh kearah gedung yg cukup tinggi, si ibu penjual cukup bingung, namun seulgi memilih lari, sembari mengambil kaca dan menyilau kan si penembak, beberapa tembakan berhasil seulgi hindari kondisi pasar pun langsung ramai.


Sementara itu di base camp


“saya baru dapat informasi kalau kita jadi incaran Darren shawn bos, Darren shawn bukan orang sembarangan, dia mantan bos kami dan dia adalah daftar hitam seluruh militer di dunia, kemungkinan dia mengincar bom yg ada di sini, jadi saya pikir kita butuh bantuan pemerintah, kita tidak akan bisa menghandle sendiri..”tukas kris, ares tampak berpikir


“bagaimana kalau si jun itu..”tukas wooyoung yg juga ikutan rapat


“ohh kalian kenal jun..?? jun kashiragi??”Tanya kris, wooyoung mengangguk


“apa dia pernah ada hubungan dengan seulgi??seperti nya seulgi sangat membenci nya..sampai menodongkan senjata..”tukas wooyoung


“ahh itu..ya mereka terlibat cinta di tempat kerja hanya saja seorang saksi mengacau mereka karna saksi itu menyukai jun, lalu saksi itu memfitnah seulgi dan seulgi pun kena hukuman ya biasa lah Cuma membuat seulgi jadi sangat membenci jun..”jelas kris.


Di pasar


Seulgi masih berlari namun tiba-tiba dia di tarik seseorang hingga menaiki mobil, peluru langsung meluncur di kaca mobil.


“kamu gpp??”Tanya seseorang menggunakan bahasa jepang, seulgi mau turun dari mobil namun di pegang si pria.


“jangan bodoh..”tandas si pria sembari meninggalkan pasar


Seulgi diam saja lalu teleponnya berdering


“ya seulgi-ssi apa sesuatu terjadi kenapa detak jantung mu berdetak tidak normal seperti ini?”Tanya wooyoung


“ ada apa??”Tanya seulgi


“we need jun..”ucap kris, seulgi menoleh ke samping


“aku sedang bersama jun..”sahut seulgi


Di base camp


Jun melihat sekeliling


“sir please sit..”tukas wooyoung


“ohh oke tengkyu..”sahut jun sembari duduk di sofa yg sangat nyaman di base camp, seulgi hanya melihat sinis ke jun, jun tersenyum manis ke seulgi, kris pun menghampiri jun sembari memberikan secangkir kopi.


“thanks jun you save my sister..”tukas kris(terima kasih jun kamu telah menyelamatkan adik saya)


“its oke kris..how you don’t know if you are being followed..”tandas jun ke seulgi(gpp kris.. bagaimana kamu tidak tahu kalau kamu di ikuti)


“ I know..”sahut seulgi


“darren becoming you to next target..”tambah jun(darren menjadikan mu target berikutnya)


“so I need your help..”tukas ares(maka nya kami membutuh kan pertolongan kamu)


“oke I am listening..”sahut jun(okee saya dengarkan)


Jun sedang makan di salah satu rumah makan korea


“ya pak saya sudah mendapatkan info tentang bom nya dan sudah bisa menyakinkan mereka untuk menyerahkan bom nya,ya kami akan ketemuan besok..baik pak..”tukas jun di telepon, jun melirik ke belakang nya, lalu tersenyum.


Di sebuah pabrik kosong


Jun datang memakai mobil, lalu kris juga datang, kris menunjukan sesuatu dia masih berada di dalam mobil nya namun tiba-tiba sebuah peluru meluncur di kaca nya, kris kaget begitu pun jun, jun langsung mengambil pistol nya.


“target lock..”ucap seulgi sembari menembak dada kiri si penembak yg mencoba menembak kris, si pemenbak lansung menghindar sembari memegang dada kiri nya, ketika seulgi melihat sekeliling lewat senapan laras panjang nya tiba-tiba ada suara tembakan lagi, seulgi menoleh ares sedang membidik orang di gedung belakang seulgi.


“ares-deopyo..ingat aku tidak..”ares bingung seulgi pun begitu seulgi ikut menembak orang yg mencoba membidik ares.


“who are you..??”Tanya ares


“aku orang yg ketemu kamu di bar xxx”ares pun ingat dia ada kah sekertaris nya seung hyun


“iya ada perlu apa??”


“apa kamu sibuk??”


Ares mengkokang senjata nya dan menembak lagi


“ya saya sedang berburu..”lalu menutup teleponnya, sembari melihat seulgi, seulgi Nampak protes.


seulgi pun memilih berlindung sembari ikut membidik sekeliling nya, kris memilih turun dari mobil begitu pun jun sembari membawa pistol nya.


Seulgi memilih menghampiri orang yg sebelum nya dia tembak, jun pun juga ikut menghampiri mereka, si pria itu sudah tampak kesakitan, jun membawa nya untuk di interogasi.


Malam nya


Seulgi datang ke bar kenalannya, dia pun di suruh naik ke stage DJ, seulgi yg memang cukup mahir nge DJ langsung memainkan alat mixer nya dengan sangat luwes sambil menggoyangkan tubuh nya mengikuti alunan musik, music menghentak mengalun keras orang-orang pun mulai dance gila-gilaan, mata seulgi melihat sesuatu yg familiar, dia melihat ares di meja bartender di sebelah nya seorang wanita yg sangat cantik menggoda nya, entah kenapa seulgi tidak senang melihat nya, dia pun turun dari stage DJ sembari memperhatikan ares.


“sehyun-ssi plis don’t call me again..”pinta ares


“why..??”Tanya sehyun


“you have girlfriend??”Tanya sehyun lagi, ares terdiam lalu menarik gadis di belakang nya, dan mencium bibir nya, sehyun kaget begitu pun si gadis yg di cium ares, lalu ares melepas ciumannya.


“hai why come so long..”tukas ares, si gadis yg ternyata seulgi itu kaget serta bingung, lalu dia pun sadar.


“sorry hon..traffic so annoying..who this one..apa kamu goda kekasih ku..”tandas seulgi ke sehyun, sehyun menampar seulgi, ares kaget, namun tidak untuk seulgi, dia memegang tangan sehyun, sehyun mulai kesakitan, ares mengambil tangan seulgi.


“we need to go..”tarik ares


Di luar bar


“what are you doing..”tandas ares


“membalas..”sahut seulgi


“kenapa begitu keterlaluan seperti itu..”tandas ares lagi, seulgi kesal.


“aku lebih baik di hajar berulang kali dengan pria dari pada di tampar seorang gadis..i hate that so much..”sahut seulgi sembari pergi namun ares menarik nya dan memeluk nya.


“ I am so sorry..iam gone too far..”ucap ares, seulgi melepas pelukan ares.


“sorry bos saya keterlauan..and..your kiss really good..dont kiss another women again if you not serius with that girl..”pesan seulgi, ares tersenyum, dia menarik seulgi lalu mencium seulgi lagi, seulgi pun membalas nya hingga naik ke tubuh ares.


Di kamar hotel


Seulgi sudah tiduran di kasur melihat ke ares yang sudah ada di hadapannya, ares pun menatap seulgi.


“you like me..”Tanya seulgi


“ya..”sahut ares


“sejak kapan??”


“first time I saw you..”sahut ares,seulgi tersenyum


“me too..”tambah seulgi sembari mencium ares lagi, ares pun membalas nya