
Keesokannya
Dean membuka mata nya,di hadapannya ada song biseo
“deopyo..kamu sudah bangun..??”song biseo langsung memanggil dokter untuk memeriksa kondisi dean
“mana afsheen??”Tanya dean
“mereka sudah pergi, tugas mereka sudah selesai..”ucap song biseo, dean kaget
“tapi song biseo afsheen..aku punya anak dari dia, aku tidak bisa membiarkan dia pergi begitu saja..”tandas dean
“lupakan dia dean,itu sudah kesepakatan ayah dengan dia..”tandas ketua kwon yg datang tiba-tiba.
“maksud appa??”
“appa membiarkan dia bersama mu untuk menjaga mu,setelah itu dia bisa pergi, anak nya juga sudah bertemu dengan mu, itu lah kesepakatan kami..appa tidak bisa membiarkan kamu berhubungan dengan penjahat seperti dia..”tandas ayah nya
“tapi aku mencintai dia appa..!!”tandas dean
“lupakan dia dean..”ucap ayah nya, dean kesal lalu mengamuk di kamar nya
5 tahun kemudian, Budapest hungaria
Afsheen baru selesai mengurus persidangan, memang setelah kasus dean dia memilih hijrah ke Budapest, dan memilih berprofesi sebagai pengacara, sebelum nya afsheen memang sempat mengambil mata kuliah bidang hukum, afsheen pun memilih klien yg memang dari kalangan kecil yg tertindas.
Sesampai nya di rumah afsheen kaget karena melihat ke dua temannya datang, ressa dan shalom memang memilih jalannya masing-masing, shalom memilih menjadi pekerja kantoran di Indonesia sedangkan ressa memilih mengikuti kekasih nya yg hobi traveling.
“lo berdua kok ada disini..??”Tanya afsheen.
“gw mau numpang tinggal di sini sheen..”tukas shalom
“kenapa??”
“ya gw kangen anak gw lah..”tukas shalom sembari memeluk ares yg sudah tambah besar
“gw cape ikutin laki gw, gw mau putus aja..”tambah ressa.
“terus lo kabur ke sini..”ressa mengangguk
“mam sudah makan?”Tanya ares
“aku siapin makan nya ya mam..”tukas ares sembari pergi ke dapur
“ya ampun sheen anak lo makin dewasa aja..”tukas ressa
“tapi dia keliatan makin depresi..”ucap shalom
“heh ngomong jangan sembarangan lo..”tandas ressa
“yee lo lupa gw kuliah jurusan apa..psikolog gw tahu banget anak kaya ares kaya gimana, mencoba tegar tapi hati nya sakit..”tandas shalom, afsheen diam saja
Malam nya afsheen melihat ares yg melihat ke langit dari jendela kamar nya.
“ares..”panggil afsheen
“ya mam..”
“kata antie sha kamu besok tidak mau masuk sekolah kenapa??kamu sakit??”Tanya afsheen
“besok ada pertemuan ayah murid dan kita harus membicarakan di depan umum apa pekerjaan ayah kita..”tukas ares, afsheen langsung terdiam
“its oke mam..aku ngerti..”ucap ares sembari tersenyum, afsheen langsung memeluk mami nya.
Keesokannya afsheen memilih mengajak ares berjalan-jalan pulang nya mereka tiba-tiba di cegat beberapa orang.
“kalian siapa?? "tanya afsheen menggunakan bahasa hungaria
“kami ke sini karna kamu yg sudah sok tahu menganggu ketenangan bos kami..”tandas salah satu pria yg mencegat nya, afsheen ingat kalau belum lama dia memang membongkar sindikat penjualan wanita yg di gawangi bos mafia setempat.
“ahh maaf kalau seperti itu..sampaikan ke bos kalian permintaan maaf saya..”tukas afsheen namun salah satu preman itu menodongkan pisau
“mam..”ucap ares pelan
“its oke nak..kamu boleh minggir sebentar ke sana dan tutup mata kamu ya..”tukas afsheen, ares pun menurut keinginan mami nya dia menutup mata nya, tak lama ares membuka mata nya dan sudah melihat 3 orang yg menghadang nya sudah terkapar
“yuk nak…”ajak afsheen
“mami gpp??”Tanya ares
“engga kok..”sahut afsheen.