Relationship

Relationship
Episode 7



Hari, Bulan dan tahun telah kulewati sendiri tanpa adanya kehadiran seorang Nathan. tak terasa sudah 4 tahun tidak bertemu bahkan sekedar untuk chattingan di medsos pun tidak. entah dia sekarang bagaimana? aku pun tidak tahu. yang jelas saat ini aku sedang sibuk mencari pekerjaan. mengirimkan beberapa surat lamaranku ke perusahaan yang ada di kotaku dengan harapan aku bisa merintis kesuksesanku.


"kal.. mama kayaknya besok libur jualan. mama pengen istirahat dulu. cape banget badan mama. " (jawab mama)


"yaudah mah.. istirahat aja. bahkan seharusnya mama itu udah jangan kerja lagi. biar kala sekarang yang kerja. mama kan udah biayain kala susah payah supaya kala bisa dapat gelar sarjana."


"itu udah jadi tanggung jawab mama sayang. Kamu sudah mengirimkan lamaran ke mana saja? hati-hati jaga kesehatan ya. semangat dan banyak berdoa sama allah mintalah yang terbaik dan juga berkah."


"aku kirimin lamaran baru ke 5 perusahaan mah. ohiya mah perusahaan Tante nelan yang dulu. itu ceo nya bukan tante nelan lagi?"


"Mama kurang tau kal. setau mama tante nelan kan di london. mengurusi cabang perusahaan papanya nathan. kok tumben banget kamu? kangen ya?"


"hah? kangen? siapa yang kangen nathan sih mah?" (jawabku malu)


"lho.. mama kan ngga bilang kangen nathan? kok jadi bawa-bawa nathan sih kal? apa jangan-jangan???"


"ih... apaan sih mama. udah ah aku mau mandi terus siap-siap aku ada panggilan hari ini. kebetulan aku baru di email. "


"mama doakan supaya lancar dan sukses ya kala."


" aamiin mah. Kala sayang sama mama."


30 menit kemudian


"mah.. kala berangkat dulu ya. assalaamu'alaaikum."


"hati-hati kala waa'alaaikumsalam"


aku pun berangkat menuju perusahaan yang memanggilku untuk interview. sesampainya disana. aku disuruh untuk menuju ke ruangan di lantai 15. sesampainya disana. pihak trainer tersebut menyuruh kami untuk menyiapkan berkas yang harus disediakan sebelum interview berlangsung. terlihat hanya sekitar 50 orang yang ada pada seleksi penerima pekerja hari ini.


"hari ini saya memanggil sekitar 50 orang. tetapi kuota yang bisa lulus hanya 10 orang. maka dari itu. persiapkan diri anda semuanya. and do your best."


"baik pa."


"saya akan memanggil kalian satu persatu. dan silahkan masuk ke ruangan."


setelah 30 menit akhirnya namaku terpanggil untuk interview.


" silahkan untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu."


" baik.. perkenalkan nama saya Kala Anastasya. umur saya 21 tahun. saya lulusan Universitas Setya Abadi. jurusan ilmu komunikasi. saya tinggal di jalan Rengganis 2 . "


setelah sekitar 15 menit saya di interview. akhirnya saya keluar. dan menunggu hasil dari interview tersebut.


"pengumuman lulus akan saya email. sekitar 1 jam kedepan. jika kalian lulus. maka berkas yang dibawa. harus dikumpulkan kepada saya. jika diantara kalian ada yang lulus saya ucapkan selamat bergabung. jika belum lulus jangan patah semangat. "


setelah menunggu 1 jam. aku pun mendapatkan hasil bahwa aku lulus dan diterima di perusahaan ini. setelah itu aku pulang dan membawa kabar gembira ini kepada mama. dan tak lupa aku membawa makanan kesukaan mama. yaitu martabak telur asin.


sesampainya dirumah. terlihat mama seperti tidak ada dirumah. karena lampu dirumah semuanya padam.


"assalaamu'alaaikum mah.."


"'lho.. kok sepi ya? mama kemana ya? mana ini gelap banget?"


akhirnya aku menyalakan semua lampu dirumahku. dan ketika aku sampai didapur. terlihat seperti ada yang sudah tergeletak disana. ketika aku lihat....


"astaghfirullah.. mamah.... mah.. mamah kenapa ? ya allah. mama yang kuat. kala cari bantuan dulu."


akupun lari keluar rumah dan teriak meminta pertolongan.


"tolong... tolong... mama saya tolong.."


tak lama ada pa satpam yang sedang berkeliling.


"kenapa neng kala?"


" mama saya pingsan. tolong saya pa. tolong panggilkan ambulan."


" pa majid.. bapa sekarang pergi ke pa rt. saya disini telpon ambulan.dan membantu neng kala. " (jawab salah satu satpam tersebut)


10 menit kemudian ambulan datang. dan mama dibawa ke rumah sakit. entah apa yang terjadi dengan mama sekarang. tetapi yang kurasa aku saat ini hanyalah takut.


" mah.. mama kenapa? aku ngg mau mama ninggalin kala sendirian. mama harus sehat." (teriakku membangunkan mama tapi mama tidak ada respon)


"mohon untuk menunggu diluar dulu sebentar ya mba. saya akan memeriksa mama nya terlebih dahulu." (jawab salah satu dokter tersebut).


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


guys... sorry banget baru update lagi.. soalnya aku lagi sibuk banget.. have a nice day. and keep health ya guys. semoga kalian suka. dan ngga bosan dengan ceritaku. jgn lupa untuk like and share okay guys. 🤩🤩🤩😘❤