Relationship

Relationship
MASS MU



Pesan chat dari farah⬇️⬇️⬇️


*Ibu negara🌹*


Jalan Soedirman no.30 blok B


Begitulah isi pesan yang dikirim farah untuk anak laki-lakinya. Dan pesan itu tentu saja membuat el bingung karena sudah sampai di depan tempat gym, serta pakaian yang el kenakan malam ini setelan training untuk olahraga namun tidak mengurangi sedikitpun pesona dan ketampanan elmir.



✴️


Sebenernya el sudah pernah mengantar kiara pulang dulu, namun ia lupa sama alamat rumah kiara, sehingga ia tanya pada mamahnya


El melihat jam di tangan kanan-nya menunjukan pukul 20:01 " jam segini kalo aku ke alamat ini kira² sekitar 20 menit an, mana kia belum bales pesan ku juga, aku kesana nggak ya " Gumam el di dalam mobil-nya. Ia merasa bingung harus ke alamat rumah kiara atau tetap pergi ngegym.


Tanpa berpikir lama el langsung melajukan mobil-nya kerumah kiara, karena ini malam minggu jalanan pun ramai " Tar kalo aku samperin kesana kia-nya pergi gimana ya " Gumam el namun masih tetap fokus pada kemudi-nya.


20 menit kemudian el telah sampai di depan rumah kiara " Ahhh bener ini rumah-nya, aku bener² lupa " Gumam el dalam mobil, ia masih mengurungkan diri untuk turun namun tiba-tiba ada seorang anak laki² remaja yang keluar dari gerbang rumah itu. Anak itu tak lain adalah daniyal adik kandung kiara, dani yang hendak pergi ke warnet bersama teman²nya pun mengamati mobil elmir namun dani tidak tau bahwa di dalam ada orang karena kaca mobil el berwarna hitam sehingga tidak dapat dilihat dari luar " Mobil siapa ya kok parkir disini " Batin dani sambil berjalan melewati mobil itu.


" Akhirnya ada orang, aku bisa nanya " Gumam el , lalu ia keluar dari mobil-nya dan memanggil dani " Permisi dek, saya boleh nanya " Ucap el tersenyum ramah.


Dani menghentikan langkah kaki-nya dan menoleh ke arah elmir " Wahh, ternyata dimobil ini ada orangnyaa, gantengg bangett siapa dia " Batin dani " Iya kak , gimana " Sambung-nya


" Saya mau tanya, apa bener ini rumah-nya kiara " Ucap el, dani pun sedikit terkejut ada cowok ganteng yang nyari kakak nya " Bener kak ini rumah-nya, aku adiknya kak kia emmm kakak ini siapa? Pacarnya kak kia ya " Tanya dani namun belum sempat elmir menjawab ternyata ada ayah heri yang juga keluar karena mendengar suara dani mengobrol dengan seseorang.


" Ada apa nak, orang nanya alamat ya " Tanya heri kepada dani, heri keluar karna berpikir dani masih kecil dan tidak mengerti " Oh ini yahh, kakak ini emang nanya alamat tapi alamat kak kiara " Saut dani, elmir pun memberi salam pada heri dan menjabat tangannya " Mau ketemu kia malah ketemu bokap-nya duluan " Batin el


" Malem om, nama saya elmir saya temen-nya kia, kia-nya ada nggak om " Tanya el sedikit malu karena heri menatap elmir dari atas sampai bawah namun tidak menujukan tatapan tajam, karena heri sendiri termasuk orang yang tidak terlalu galak " Aduhh, kayaknya dapet kesan buruk nih dari bokapnya kia " Batin el


" Yahh, dani mau ke warnet dulu ya, udah ditungguin temen² , kakak ini biar sama ayah " Pamit dani ~~ " Iya, hati² jangan pulang larut nak " Saut heri


Heri mempersilahkan elmir masuk " Silahkan duduk dulu " Ucap heri, mereka berdua duduk di teras depan rumah yang terdapat tumbuh²an dan rumput yang rapih serta kolam ikan kecil dan pancuran berbentuk patung angsa sehingga suasana-nya sangat tenang sekali " Rumah ini nggk terlalu besar, baru masuk ke teras aja udah nyaman gini " Batin el sambil melihat² sekitar halaman.


Heri masih menatap elmir, mereka berdua duduk tanpa ada obrolan tiba² tria keluar " Ada temen ayah ya kok ibu baru liat , temen dari mana yah " Tanya tria sambil berjalan menuju heri duduk namun tria sama terkejut nya melihat elmir "Tampan sekali teman ayah" Batin tria


" Hallo tante, nama saya elmir saya temennya kiara " Ucap elmir dan memberi salam, tria terbelalak " Ohh, sebentar saya panggilkan kia, dia tidur dari sepulang kerja tadi mungkin karna kecapekan " Seru tria tersenyum " Kalo gitu saya panggilkan kia dulu " Sambung tria dan masuk kedalam untuk memanggil kiara.


" Ohh iyaa terimakasih tantee " Saut el tersenyum " Jadi dia ketiduran makanya nggaj bales chatt ku dan nggk angkat telfon ku, hmmm kasian bangett dia sedangkan aku mlah buruk sangka " Batin el dan terdiam sejenak


" Apa kamu pacar kiara " Tanya heri tegas


" Ahhh, bukan om kita cuma temen " Saut el tersenyum


" Ohh maaf, saya pikir kamu pacarnya karena selama ini kia nggak pernah dekat dengan laki² manapun kecuali reynal sahabatnya " Ujar heri, sejenak elmir diam " Reynal , kenapa nama itu seperti mengganjal di hatiku " Batin el "


" Saya mengenal kiara di butik om , waktu saya mengantar mamah saya " Ucap el


" Hmm , anak yang berbakti rupanya " Batin heri


Mereka pun melanjutkan obrolannya.


Sementara dikamar kiara, tria terlihat tengah membangunkan kia " Kiaaaa bangun ada temen kamu diluar " Tria membangunkan kia sambil menggerakkan tangannya " Kiaaa, bangunnn " Seru tria, entah kenapa malam ini kiara lelap banget tidurnya mungkin karena saking capeknya ia hari ini " Iya bu " Kia menyauti dengan suara serak sehabis bangun tidur dan ia mengira bahwa temennya yang datang itu abel dan oliv.


" Yaudah kamu bangun lalu temuin temen kamu itu, dia udah nunggu dari tadi " Tria keluar dari kamar kia dan pergi kedapur untuk membuatkan minuman untuk elmir. Kiara pun bangun dan melihat kearah jam bekernya " Udah jam 9 mereka kesini ngapain " Gumam kiara dan langsung menuju kamar mandi untuk mencuci muka-nya.


Setelah selesai mencuci muka-nya, kia pun keluar dengan memakai baju tidur dan menggerai rambutnya, ia berjalan dengan muka yang masih mengantuk " Laper bangett perutt " Gumam kia sambil berjalan menuju teras " Ada ayah juga disana " Imbuhnya, lalu kia berjalan pelan tanpa suara dengan maksud untuk mengageti ayahnya dan temannya yg ia pikir oliv dan abel.


" Doorrrrrrrrrrr " Seru kia sambil merangkul leher ayah-nya dengan tawa manisnya membuat mata el membelalak " Baru kali ini aku liat dia senyum merekah bahagia seperti itu, cantikkk " Batin el dan tersenyum. Namun kiara yang melihat pemandangan di depannya yang ternyata bukan oliv dan abel melainkan elmir pun ia kaget bukan main. Bagaimana tidak, ia bertingkah konyol tanpa tau siapa yang datang, kia hanya menggaruk rambutnya yang tidak gatal.


" Nakk, jangan ngagetin gitu nggk baik ada tamu jugaa. Dia nungguin kamu loh lama malah di kagetin " Ucap heri yang tetap fokus dengan permainan caturnya bersama elmir.


Flashback


Mereka berdua melanjutkan obrolannya , ntah kenapa dua orang laki² itu gampang sekali akrabnya.


" Jadi, kamu tadi habis ngegym terus kesini makanya kamu pakaian kamu gitu " Ucap heri


" Hehe iya om " Saut el terpaksa bohong


" Kamu bisa main catur nggak"


" Bisaa om, saya biasa main catur sama papah saya "


" Boleh deh om " Saut el, ia akan merasa tidak enak jika menolak ajakan ayahnya kia.


Mereka berdua pun main catur, elmir yang dari kecil sudah diajari main catur oleh ayahnya pun punya kemampuan yang lumayan hehe.


" Wahh, nggak nyangka kamu jago juga yaa nak el " Ucap heri ~~ " Biasa aja om hehe "


" Om udah lama banget nggk main catur, dulu om punya sahabat karib dan kita suka main catur bareng. Lalu suatu hari kiita berdua sama² merintis karir masing² hingga akhirnya kita lost kontak sampai sekarang, melihat kamu bermain cukup ahli, om jadi inget sama sahabat om " Ucap heri penuh kerinduan dengan sahabatnya itu


" Hmm, pasti sahabat om juga kangen sama om " Saut el


" Duhh kenapa om jadi curhat gini hehe, ayo lanjut main " Ucap heri dan mereka pun meneruskan permainan caturnya sambil mengobrol hingga sampai kiara datang dan mengagetkan mereka berdua.


Flashback off


" Nakk, jangan ngagetin gitu ah nggk baik ada tamu jugaa. Dia nungguin kamu loh lama malah di kagetin " Ucap heri yang tetap fokus dengan permainan caturnya bersama elmir.


" Hmm, iyaa yah maaf " kia hanya nyengir


" Gimana dia bisa sampe kesini, aku kan ga pernah ngasih tau alamat rumahku " Batin kia yang juga lupa bahwa pernah diantar pulang sebelumnya


Kiara tetap bediri dan bengong dibelakang ayah-nya " Astagaa, aku ketiduran padahl udah janji sama elmir, lalu kenapa dia sampe kesini " Batin kia


" Nakk, sampai kapan kamu mau berdiri disitu " Tanya heri membuat pandangan kia terbuyar


" Duduk sini, lihatt diaa pinter banget main caturnyaa " Ucap heri


" Iyaa yahh "


" Maaf yaa ki, aku nggk tau kamu ketiduran jadi kesini dan ganggu tidur kamu " Ucap el


" Nggak apa² ko mas " Saut nya tersenyum kecut.


Heri yang mendengar panggilan kia terhadap el terkejut namun ia pura² diam dan enggan menanyakan nya " Aku nggak percaya kalo mereka cuma temenan " Batin heri


" Ekhemmm , nak elmir permainan catur nya sampai sini dulu kita lanjut kapan² saja, om mau nonton serial azab " Ucap heri alih² memberi waktu mereka untuk ngobrol , heri adalah ayah yang peka.


" Iyaa , om "


Dan heri pun beranjak dari kursi " Nakk ayah masuk dulu yaa " Kia menganggukan kepalanya ~~ " Mas-mu itu udah nunggu kamu lama loh " Bisik heri meledek putri kesayangannya itu.


" Ayaaaahhhhhhhhh " seru kia menahan malu.


Heri pun masuk kedalam dan kini hanya ada kiara dan elmir " Kamu kesini dari tadi mas " Tanya kia basa basi


" He.em , tadi sekitar jam 20:20 sih sampek sini "


Saut el


" Jadi, aku ngajak kamu ketemu karna ada sesuatu yang pengen aku tanyain ke kamu " Sambung el


" Mau nanya soal apa mas "


" Aku pengen tau kenapa kamu bedaa bangett waktu kita ngobrol dichat sama kita ngobrol langsung kayak gini, aku selalu pikirin hal itu. Kamu terlihat nyaman bangett kalo kita ngobrol dichat dan aku pun sama merasa nyaman sama kamu jadi aku berencana untuk bertemu kamu langsung di butik tapi respon kamu nggk seperti yang aku harapin " Ucap elmir panjang kali lebar


Mendengar hal itu mata kiara terbelalak " Bagaimana bisa aku salah mengiraa, padahal dia punya sikap tulus sama aku " Batin kia , ia diam dan belum menjawab apapun pertanyaan elmir...


*


*


*


*


Maaf yaaa agak lama upnya karena sibuk bangettt🤭


Terimakasih yang sudah bacaa karya aku , yang sudah mampir kesini mohon tinggalkan jejak yaa kakk dengan like komen dan vote kalian😍😍😍


Happy reading