Relationship

Relationship
Tidak Fokus



Hari demi hari berlalu , setelah apa yang kia lihat hari itu kia selalu mengabaikan pesan dari elmir maupun camilla, bahkan saat elmir datang kerumahnya ia memilih pura² tidur karena tidak ingin menemuinya. Entah apa yang sebenarnya ia rasakan...


Minggu ke 10 kia mengikuti program kejar paketnya, seperti biasa ia berangkat dengan menggunakan sepeda motor, ia melajukannya dengan kecepatan sedang. Sebenarnya perasaan kia sudah membaik hanya saja ia yang berfikir bahwa mila adalah kekasih elmir, memilih untuk menjaga jarak dengan el karena tidak ingin mila salah paham. Walau bagaimana pun mila adalah teman yang cukup akrab di yayasan.


Setibanya di yayasan kia di sambut oleh teman konyolnya yaitu alan " Baru dateng ra " Ucap alan yang tiba² menghampiri kiara yang belum melepas helmnya " Menurutmu " Sautnya ngegas.


" Hoho kayaknya udah membaik nih moodnya " Tutur alan.


" Emang selama ini moodku jelek al " Tanya kia


" Iya jelek banget, aku sampai bosen? Sebenernya kenapa sih "


" Emmm sebenernya...... "


" Iyaa, sebenernya kenapa cerita sama babang " Celetuk alan


" Sebenernyaaa....a...akuu.... akuuu sebenernya " Ucap kia dengan terbata² namun dibuat², ia berniat mengerjai alan yang kepo itu wkwk.


" Apa sih ngomong nggk nyampe² " Cetus alan


" Sebenernyaa aku itu,, laper bangett al hahaha " Kekeh kiara melihat ekspresi kesal alan, kia pun berjalan cepat menuju gedung yayasan " Kmprt baru dateng udah di kerjain , untung cantik " Batin alan


" Heh raa, tungguin kalo laper makan dongg ayok biar babang temenin " Teriak alan mengejar kia


...Skip...


...****************...


Elmir tampak sedang lembur, ia duduk dikursi kebesarannya dan fokus menatap layar komputernya " Del, tolong buatkan aku kopi sekarang " ~~


Dan beberapa menit kemudian adel pun masuk dengan membawa secangkir kopi " Silahkan el " Ucap adelia


" Oke makasih del " El pun meminum kopinyaa " Segernyaaa, enaknya sama rokok nih " Batin el


" Kenapa kamu belum keluar del ada apa " Tanya el, karena sedari tadi adel masih diruangannya


" Nggk ada apa² el, emm malam ini apa kamu bisa mengantarku pulang soalnya aku nggak bawa mobil " Ucap adelia berbohong alih² agar diantar oleh el.


" Soal itu kamu bisa minta diantar supir perusahaan del, kamu ngga usah khawatir " Saut elmir


" Tapi el,... " Belum selesai adel berbicara namun elmir sudah menelfon supir " Pak ilham tolong nanti antarkan nona adelia pulang kerumahnya karena dia tidak membawa mobilnya "


" Baik tuan elmir " Saut pak ilham dari balik telefon


" Aku sudah menghubungi pak ilham, nanti dia akan menunggumu di luar " Ucap elmir


" Iyaa maksih el " Saut adel


" Sial...susah bangett sih nyari kesempatan diantar elmir pulang " Batin adel berjalan keluar.


Sementara itu elmir diruangannya meminum kopi dan menyalakan rokoknya , lagi² ia sambil memikirkan kiaraa " Kia kenapa sih akhir² ini jutek banget dan seakan menghindariku , nggk seperti biasanya " Guman elmir.



Setelah menghabiskan rokonyaa, pukul 20.00 waktunya pulang untuk yang lembur di perusahaan begitu pula elmir yang juga pulang kerumahnya.


...Di yayasan...


...****************...


Jam kelas kedua sudah selesai semua murid diberi waktu 10menit untuk istirahat, entah itu untuk pergi membeli minuman ataupun pergi ketoilet " Ra , kamu nggk beli minum " Tanya alan


" Nggak, aku bawa dari rumah " Sautnya


" Oyy katanya tadi laper bangett, nanti pulang dari sini kita makan dulu yuk " Ujar alan, berharap kiara mau di ajaknya " Nggak bisa al kapan² aja " sautnya.


" Cih, lagu lama " Cetus alan bete


Dan kelas ketiga pun dimulai, camilla masuk untuk mengajar " Selamat malam semua " Seru camilla menyapa semua murid didiknya


" Malam kak " Saut semua murid termasuk kiara " Kak milla cantik begitu, pinter dan lagi kayaa tentu sangat serasi dengan mas el " Batin kia terus menatap milla


" Hoii jan ngelamum deh " Celetuk alan menyenggol lengan kia hingga kia sadar pada lamunannya " Hmm iye " saut kia


Selama kelas camilla , kia terus menatapnya. Baru kali ini kia tidak fokus " Astaga aku ini kenapa, kak milla itu temanku dan elmir hanya kenalanku....apa urusanku dan apa masalahku kenapa aku gelisah begini " batin kia tidak fokus dengan pelajarannya, hingga camilla pun sadar bahwa kia sedang menatapnya dan tidak fokus " Rara kenapa ya kok menatapku begitu " batin milla


Kiara terus menatap camilla yang sedang fokus mengajar dan menggaruk rambutnya yang tidak terasa gatal " Sepertinya memang benar aku menyukai mas elmir, tapi aku ini apa....nggk tau diri bangett...inget kii kamu siapa dan dia siapa " batin kia tiba² merasa sedih dan menutup mukanya dengan kedua tangan.


" Kamu kenapa si ra " Tanya alan,


" Nggak apa² al " Singkat kia


" Nggak mungkin, kenapa kamu gelisah sambil menatap kak mila " Batin alan , ia dari tadi memperhatikan kiara meskipun ia juga fokus dengan pelajaran.


Kelas hari ini selesai lebih awal yaitu pukul 21:20 semua murid berhamburan keluar kelas , namun saat kiara dan alan hendak keluar tiba² milla menghentikan langkah kaki mereka " Rara , tunggu " terdengar camilla memanggil kiara.


" Iya kak ada apa " Saut kia terlihat tidak terjadi apa²


" Kamu kenapa kok dari tadi nggk fokus, kamu sakit " tanya milla sambil memegang dahi kiara


" Nggak kak, aku baik² aja kok " Saut kia memundurkan selangkah kakinya " Aku nggk berhak cemburu dengan perempuan sebaik ini " Batin kia


Kalo gitu kita duluan ya kak....Yukk al " Sambung kiara


Camilla yang merasa ada yang aneh pun bertanya " Apa aku ada salah ra sama kamu, selama kelas kamu selalu melamun dan menatapku " Tanya milla


" Kakak nggk salah apapun kok, aku hanya sedang ada pikiran...maaf kak kalo membuatmu berpikir begitu " Saut kia


" Sebenernya aku juga ngerasa ada yang nggk beres semenjak kemarin ngeliat kak milla sama seorang pria " Batin alan


" Beneran kan nggk ada apa² , syukurlah " Ucap camilla


" Kalian mau kemana " Tanya camilla


" Pulang kak " Saut alan


" Heh pulang , bukannya tadi kamu mengajakku dinner lupa yaa " Seru kia, agar cepat pergi dari hadapan camilla.


" Kamu kan menolak " Cetus alan


" Nggk kok ayokk ntar keburu malem, bye kak milla kita duluan hehe " Ucap milla dan berlari menarik tangan alan hingga tak terlihat dari jangkauan milla " Mata kamu itu nggk bisa bohong ra " batin milla


...----------------...


Diparkiran yayasan kiara tengah memakai helmnya " Eitsss mau kemana bebeb rara , katanya mau dinner sama babang " Ucap alan


" Apa sih udah malem juga , tadi itu cuma alesan aja tauk " Saut kia


" Oh jadi kamu manfaatin aku nih "


" Bukannya gitu , biar cepet aja aku pengen sampe rumah trus makan " Saut kia


" Kalau di pikir² sikapmu aneh semenjak melihat kak milla dengan pacarnya kemarin, apa kamu mengenal pria itu? Apa dia pacarmu atau mantanmu atau "


" Atau apa hah, kamu berpikir terlalu jauh taukk " Cetus kia memotong pembicaraan alan.


" Terlihat jelas ra dari mata mu " Ucap alan serius


" cih sok puitis, udah ah ayok "


" Kemana "


" Dinner babang " Seru kiara menirukan gaya bicara alan , alan pun bersemangat " Kita makan dimana ra , resto atau cafe " Tanya alan


" Aku mau nasi goreng pinggir jalan, apa kamu mau "


" Apa aja asal sama kamu ra " Tutur alan dengan senyuman mautnya😆


" Gimbal terus dari tadi nggak jalan² "


" Gombal bodoh " mereka berdua terkekeh bersama, mengendarai sepeda motornya masing² dengan kecepatan sedang. Beberapa menit kemudian mereka sampai di warung nasi goreng pinggir jalan.


" Pak nasi goreng 2 porsi yaa " Ucap alan


" Siap mas " Saut kang nasi goreng


Tak butuh waktu lama untuk mereka menyantap nasi goreng, kiara sangat lapar karena belum sempat makan sejak siang tadi " Kamu ini laper atau doyan ra " Tanya alan


" duaduanya haha " Saut kia terkekeh hingga tersedak " Ati² dong raa, aku nggk minta kok " Ucap alan memberikan minuman dan menepuk² punggung kiara, hal itu membuat kia mengingat saat bersama elmir di taman, el menepuk bahu kia untuk meredakan kekesalan kiara " Makasih mas " Ucap kia tanpa sadar


" Whatt hahahaaaa nggk salah nih " Seru alan , dan kiara pun tersadar dengan apa yang tadi dia katakan " Ngga usah lebayy kali, kayak baru pernah dipanggil mas aja " Ucap kia " shiitt hampir aja keceplosan " batin kia


" Hahahaha kayaknya nggk cocok aja kalo aku dipanggil kamu mas wkwk " Alan tertawa hingga air matanya keluar


" Iya aku juga nggk berniat manggil kamu gitu, ogah bangettt "


" Iya² deh, aku juga nggk tau siapa yang lagi kamu pikirin wkwk " Alan menggoda kiara tiada henti


" Alaannnn berenti tertawa " Cetus kiara


" Iya...iyaa ini berhentii udah dong jangan cemberut "


" Yaudah pulang yuk , udah malem " Ucap kia, ia bangun dan menuju motornya. Sementara alan membayar makanannya dulu " Jadi berapa pak semuanya " Tanya alan pada penjual nasi goreng


" Udah di bayar sama mba-nya mas tadi " Saut kang nasi goreng


" Oh yaudah pakk, makasih "


" Sama² mas "


Alan pun menyusul kiara ke parkiran " Ra, kok jadi kamu yang bayarin sih " Ucap alan


" Nggak papa al, gantian aku yang traktir kamu yuk jalan "Saut kia


" Kamu jalan duluan, aku di belakangmu " Tutur alan


Kiara pulang dan diantar oleh alan yang mengikutinya dari belakang. Beberapa menit kemudian mereka pun sampai " Thnks you babang alan " Ucap kiaa tersenyum


" Udh masuk sana , udah malem " Cetus alan


" Byee babang " Kiara pun masuk kerumahnyaa tanpa diam² karena sekarang ia sudah bicara jujur dengan ibunya. Jadi dia tidak akan dimarahi karena pergi belajar.


Sementara alan diluar senyum² sendiri " Kok ada ya gadis polos seperti rara " Gumam alan, kemudian ia memakai helmnya dan menyalakan motornya. Namun saat ia hendak memutar arah, ia melihat sebuah mobil mewah berwarna hitam terparkir di dekat rumah kiara " Kok ada mobil parkir disitu anehh " Batin alan menatap mobil itu....


Siapakah pemilik mobil itu...........


...****************...



......................


**TERIMAKASIH YANG SUDAH MAMPIR KAKAKKK😍😍


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YAA, KIRIM PROMOTT KARYA KALIAN DI KOLOM KOMENTAR JUGAA..


DITUNGGU LIKE , KOMEN DAN VOTENYA KAKAK😍


HAPPY READING 🌹🌹**