Relationship

Relationship
Dia masih sama



Saat elmir tengah berbincang dengan beberapa rekan bisnis-nya, ia menyuruh adelia untuk menggantikan dirinya berbicara " Del, gantikan aku temani mereka. Aku mau ke toilet " Ucap-nya


" Baiklah el " Adelia kini menggantikan elmir untuk mengobrol dengan beberapa rekan bisnis elmir yang hadir di acara tersebut.


Di dalam toilet, elmir membasuh wajah-nya. Karena dari tadi ia sudah meneguk beberapa gelas wine sehingga membuat-nya kebelet untuk ke toilet. Namun siapa sangka saat ia keluar dari toilet, elmir justru melihat seorang pria sedang menggangu wanita. Awal-nya, elmir tidak mau tau dan tidak ingin ikut campur. Tetapi ketika melihat bahwa gadis yang sedang di ganggu adalah kiara, ia langsung naik pitam dan berjalan dengan cepat menendang pria sampah itu. El benar-benar di buat emosi, namun ia juga berfikir kenapa kia bisa datang kesini.


Namun sekarang bukan saat-nya untuk memikirkan hal itu, kemarahan elmir memuncak. Ia memukul wajah pria itu hingga tersungkur ke lantai. Melihat tubuh kiara gemetaran, elmir memakaikan jas-nya dan membawa kia pergi dari tempat itu...


Beberapa orang rekan bisnis yang sedang berbincang dengan adelia pun terkejut, saat melihat elmir keluar menggendong seorang wanita. Terlebih lagi Adelia " Siapa wanita yang bersama el " Batin adelia bertanya-tanya..


Elmir membawa kia ke dalam mobil-nya " Minumlah " Tuturnya memberikan air mineral pada kiara


Dengan tangan yang masih gemetar, kia menerima air mineral tersebut lalu meneguk-nya " Terima kasih " Ucap-nya lirih.


" Sebenarnya kau bersama siapa datang kesini? Kau tau, ini acara pesta pernikahan yang hanya di hadiri para pembisnis dan belum tentu semua orang itu baik " Perasaan yang masih di selimuti emosi membuat el mengeluarkan segala pertanyaan yang sedari tadi ia pendam " Aku.. " melihat kia terbata-bata, elmir pun berhenti mengomel " Sudah lah, lupakan... Apa kau sudah merasa baik " Tanya-nya manatap kia yang masih menundukkan pandangan. Kia hanya mengangguk " Jadi siapa yang membawamu kemari " Tanya el sekali lagi


" Aku datang bersama reynal, dia memintaku untuk menemani-nya " Perlahan kia menjelaskan semuanya pada el


" Lalu dimana dia, kenapa membiarkan mu sendiri sampai di ganggu pria sampah tadi " Emosi yang hampir mereda, kini mendidih lagi karena mendengar bahwa kia pergi bersama reynal


" Dia pergi untuk menyapa rekan bisnis-nya, aku merasa canggung jadi aku memilih menunggu-nya dari jauh saja " Di mata el, kia masih sama seperti dulu, polos dan selalu bicara apa ada-nya


" Lalu kenapa kau berdandan seperti tante-tante, apa kau sengaja agar di goda seperti tadi " Ujar elmir, padahal dalam hati-nya, ia begitu terpesona karena kiara sangat cantik malam ini. Mendengar celotehan elmir kia sedikit kesal, tetapi bagaimanapun malam ini elmir sudah jadi penolong-nya.


Di dalam gedung , reynal tampak bingung mencari kiara karena tidak berada di tempat sebelumnya " Bodoh , kenapa aku meninggalkan dia sendirian di tempat seperti ini " Gumam rey mencari kia ke toilet, namun ia tak menemukan keberadaan kiara.


Akhirnya rey membuka ponsel-nya dan segera menghubungi kiara " Ayo dong ki angkat " Gumam-nya menunggu kia mengangkat telfon-nya.


" Ponsel mu berdering, kenapa tidak kau jawab " Ujar elmir melirik kiara , kia pun langsung mengambil ponsel-nya dari dalam tas dan menjawab panggilan tersebut


" Hallo rey " Ucap-nya terdengar oleh elmir.


Panggilan tersambung..


Rey: Ki, kamu dimana? Aku cari-cari kamu nggak ketemu?


Cukup lama kia menjawab pertanyaan reynaldi, karena ponselnya di rebut oleh elmir


Rey: Halo ki, kamu dimana? Kenapa diam saja, jangan membuatku khawatir.


Elmir: Khawatirkan saja urusanmu, kalau kau tidak becus kenapa harus membawa-nya ke acara seperti ini???


Dengan geram, elmir langsung memutuskan panggilan tersebut. Sementara reynal tampak kesal karena tidak tau siapa yang sedang bicara dengannya tadi " Siapa pria ini, kenapa dia yang menjawab telfonnya " Perasaannya kacau, rey langsung meninggalkan acara tersebut.


...****************...


" Aku akan mengantarmu pulang, lain kali jangan datang ke acara seperti ini dengan orang seperti reynaldi, dia sama sekali tidak bertanggung jawab, cih " Ujar elmir kesal, ia perlahan melajukan mobilnya.


Terlihat elmir menekan panggilan dan meletakan earphone di kuping sebelah kanan " Hallo, aku sudah pulang. Jika kau sudah selesai kau pulang saja naik taxi " Ujar elmir dengan seseorang di balik telfon.


Kia sejenak melirik ke arah elmir, sudah lama mereka tidak bertemu, banyak sekali perubahan pada elmir. Dia semakin tampan dan tegas, dan sayang-nya ia juga lebih terlihat dingin dari dua tahun yang lalu


" Jangan menatapku begitu, aku bisa gerogi " Tutur elmir tanpa menoleh , ia masih tetap dengan padangan lurus melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


Sementara itu, kiara langsung salah tingkah karena tertangkap basah memperhatikan elmir diam-diam " Kenapa jadi dia yang mengantarku pulang " Kia lalu mengalihkan pandangan-nya menatap malam dari balik kaca mobil. Mereka tak berbicara satu sama lain, suasana di dalam mobil begitu hening, hingga akhirnya kia memberanikan diri untuk bertanya " Ehm, bagaimana kabarmu " Tanya ku lirih, namun tetap terdengar oleh elmir


" Kalau bicara lihat orang-nya, jangan menatap ke arah lain " Meski pandangan-nya lurus ke depan, namun el dapat mengetahui bahwa kia sedang menghadap ke arah lain. Kia hanya mengerucutkan bibir-nya dan menatap elmir yang masih meluruskan pandangannya.


" Rumah-mu masih sama kan? " Ujar elmir, lalu kia hanya mengangguk. Ia tiba-tiba teringat dengan kejadian saat dirinya berpapasan di rumah adelia


" Waktu itu, kita pernah berpapasan kan di rumah nona adelia " Tanya kia memastikan


" Hem, kau kenal dengan dia " Masih dengan posisi yang sama, meluruskan pandangan. Elmir mengakui bahwa saat itu mereka memang berpapasan dan membuat kia berfikir kalau el memang sengaja tidak menyapa-nya


" Iya, dia pelanggan online shop ku " Saut-nya


Kia tak lagi melanjutkan obrolan-nya membahas adelia " Apa dia datang ke acara itu bersama nona adelia ya, bukankah tadi aku juga bertemu dengannya " Batin kia melamun memikirkan hal tentang adel dan elmir " Apa mereka pacaran, tapi kenapa dia mengantarku pulang bagaimana dengan nona adel. Huft sebenarnya apa sih yang ku pikirkan " Batin-nya menerka-nerka, kia mengibas-ngibaskan telapak tangan-nya mengipasi diri-nya seperti orang kepanasan.


" Apa kau merasa gerah, aku akan menyalakan ac jika perlu " Ujar elmir melihat kia mengipas-ngipas tangannya


" Tidak perlu mas " Kia langsung mengentikan tangan-nya. Dalam hati, elmir tersenyum karena sudah lama ia tak mendengar panggilan tersebut dari mulut gadis itu " Dia masih sama seperti dulu, menggemaskan " Batin el


" Ehm, terimakasih karena sudah menolong ku " Tutur kia, mereka saling bertatapan. Seketika jantung kiara merasa berdebar karena elmir terus menatapnya.


Sementara elmir sebenarnya merasakan rindu pada kiara, ia ingin sekali menyentuh wajah-nya namun tak kuasa " Sudah malam, lebih baik kau cepat masuk dan tidur " Tutur elmir mengalihkan pandangan


" Baiklah, aku permisi " Kia lalu turun dari mobil, perlahan ia melangkahkan kaki-nya masuk ke rumah. Cukup lama elmir berdiam diri di dalam mobil-nya, ia menundukkan kepalanya di atas setir " Akhirnya aku berada di sini lagi " Gumam-nya masih menunduk di atas setir mobil. Tak lama kemudian, elmir melajukan mobil-nya untuk pulang kerumah.


Dari kajauhan, di dalam mobil land rover yang terparkir di tepi jalan terdapat seseorang memperhatikan kiara yang di antar pulang oleh seseorang. Dia adalah reynal, ia sengaja datang untuk mencari tau siapa yang membawa pulang kiara. Reynal hampir turun dari mobil untuk menghampiri el, namun elmir sudah melajukan mobilnya terlebih dulu dan pergi dari tempat itu " Ku pikir pria itu mau berbuat jahat dengan kia, ternyata dia mengantarnya sampai rumah dengan selamat, syukurlah " Gumam rey , ia lalu menelfon kiara dan kia pun menjawab panggilan tersebut...


...Tersambung...


...****************...


Kia: Halo


Rey: Apa kau sudah sampai di rumah?


Kia: Iya, aku sudah di kamar malah. Maaf karena aku pulang lebih dulu rey.


Rey: Apa ada yang mengganggu mu?


Kia: Tidak ada rey? Kau tenang saja.


.


Rey: Maafkan aku ki, karena meninggalkanmu begitu lama di tempat asing.


Kia: Enggak apa-apa, lagi pula aku sudah di rumah. Aku tutup ya telfonnya.


Rey: Hem, selamat tidur ki.


...****************...


...Panggilan terputus.....


Pagi hari di universitas trisakti, kiara tampak sedang mencari buku di perpustakaan. Ia tak sengaja menjatuhkan buku-nya, dan seseorang mengambilkan buku itu " Terimakasih " Saat kia menoleh, ternyata dia adalah camilla


" Apa kabar ra " Tanya camilla, ia sudah hampir lulus dan sibuk mengurus magang.


" oh, kabarku baik alhamdulillah, kakak sendiri gimana kabarnya? " Mereka kini duduk bersama di dalam perpust


" Seperti yang kamu lihat, aku juga sangat sehat " Ujar-nya terkekeh " Oh iya, Selama dua tahun terakhir kita jarang sekali bertemu, meskipun satu kampus kamu seperti menghindari ku? " Sambung camilla, mereka memang jarang bertemu. Hanya saling sapa saja ketika berpapasan, dan ketika tidak sengaja makan bersama di kantin. Karena kia merasa canggung dengannya


" Enggak kok, kakak kan sibuk dan aku juga sibuk hehe " Sautnya mengelak.


" Hem baiklah, bagaimana online shop mu? Apakah lancar? "


" Alhamdulillah kak, hari ini aku ada pindahan mengubah olshop aku jadi Toko " Tutur kia dengan wajah cerianya.


" Kamu mau pindah rumah? " Camilla terkejut mendengar kata pindah dari mulut kiara


" Hem, iya bisa di bilang begitu " Kia mulai mengemas buku yang sudah ia dapatkan


" Terus kamu mau kemana? "


" Aku ada kelas kak, duluan yaa bye " Ucap kiara meninggalkan camilla di perpustakaan


" Hem, kenapa aku nggak menanyakan alamat barunya, bodoh banget " Camilla merutuki dirinya sendiri karena lupa tak meminta alamat baru kia.


Lima jam kemudian, kiara sudah berada di luar kelas. Ia berjalan keluar sambil menatap ke ponsel-nya untuk mengirim pesan ke Alan, namun seseorang dari belakang menepuk pundak kiara dan membuatnya terkejut....


" Woyyy....... "


Bersambung..


jangan lupa like, komen dan beri kami vote


happy reading