
Sabtu pukul 14:50
Hari-hari berlalu begitu cepat, seperti biasa aktifitas kiara bekerja di Butik dan belajar di yayasan. Kini kiara menjadi dekat dengan camilla namun kiara tidak mengetahui bahwa milla sebener-nya adalah adik dari elmir, camilla selalu mengajak kia untuk sekedar makan bersama namun memang kia tidak punya waktu kecuali hari minggu.
Kiara tengah duduk istirahat dikursi-nya, sementara karyawan lain bergantian melayani customer. Ia meneguk segelas air untuk melepas rasa dahaga-nya " Hufft .....rame banget hari ini, karena wekend kali yaa " Gumam kia namun tiba² ponsel-nya berbunyi notif pesan.
Elmir
Ki, pulang jam berapaa biar aku jemput? Jadi ketemu kan?
Dann kiaraa pun membalas pesan elmir.
Kiara
Aku pulang jam 5 mas, kayaknya nanggung sore? Malem-nya aja gimana.
Elmir
Yaudah nggak apa²
Kiara
Oke, aku lanjut kerjaa lagi ya 🙂
Chat off
*
*
*
*
*
*
*
Elmir diruangan-nya terlihat sedang menghisap rokok-nya. Setelah rokok-nya habis el bergegas untuk pulang karena wekend juga, ia keluar dari ruangan-nya.
" Anda mau kemana pak, apa anda membutuhkan sesuatu " Tanya adel
" Nggak ada del, hari ini saya mau pulang cepat, urusan lain biar kamu yang urus " Saut el
" Baik pak " Adel sedikit menundukan kepalanya, el pun berjalan keluar menuju ke mobil-nya dan pulang " Tumben banget pulang sore mau kemana ya " Batin adel
•
•
•
•
•
" Assalamualaikum , aku pulang mah " El masuk dan menuju dapur untuk mengambil air minum juga mencari farah, bagi el kalau masuk kerumah dan belum melihat mamah-nya merasa ada yang kurang " Waalaikumsalam, tumben pulang cepet el " Saut farah
" Iyaa pengen aja, lagian nggak ada kerjaan mending pulang " Ujar el~~" Papah belum pulang mah" Sambung el
" Belum, mandi sanaa " Tutur farah
" Iyaa mamah ku yang paling cantik " Ucap el sambil menoel pipi farah dan langsung berjalan cepat masuk ke kamar-nya
Farah hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah anak laki-laki nya itu " Dasarr anak ituu , seneng banget noel-noel pipi mmah-nya " Gumam farah ini
•
•
•
•
•
Waktu sudah menujukkan pukul 17:00 Karena keadaan butik ramai, kia baru saja hendak pulang dan seperti biasa ia pulang bersama dengan kartika. Saat di dalam mobil kia dan kartika mengobrol tentang stok yang sudah terjual habis.
" Untung besok hari minggu ya ki, besok saya bisa belanja untuk stok " Ucap kartika ~~ "Oh...iyaa kamu laper nggk tadi siang nggk sempet makan siang , gimana kalo kita mampir makan dulu " Sambung-nya
" Aduhh...kenapa nggk langsung pulang aja si boss " Batin kia
" Kayak-nya aku makan dirumah aja deh bos, udah sore juga " Saut kia. Sebenernya kia tipe orang yang tidak enakan.
" Yaudahh, nanti saya kasih uang bonus ya buat ganti makan kamu " Ujar kartika ~~ " Iya bos "
Dan tak terasa kia sudah sampai didepan rumah, kia turun dan masuk kerumah-nya " Marii bu boss saya duluan " Ucap kia dan kartika pun melajukan mobil-nya kembali
*
*
*
" Assalamualaikum " Kia berjalan memasuki rumah
" Waalaikumsalam, tumben agak sore nak " Saut heri ~~ " Iyaa yah tadi butik rame, kyak-nya wekend jadi rame deh , aku masuk dulu ya yahh mau mandi " Ucap kia
" Ya sudah sana mandi gih " Dan kiara pun masuk ke kamar-nya dan pergi mandi.
Adzan magrib berkumandang, kiara yang hendak mandi menghentikan langkah-nya menunggu adzan selesai. Dann setelah adzan selesai kia langsung mandi,berwudhu lalu melaksanakan sholat magrib.
*
*
*
Selesai sholat magrib kiara membaringkan tubuh-nya sejenak diatas tempat tidur, kia sedikit merasa lelah karena seharian sangat sibuk, ia memasukkan uang bonus dari bos-nya tadi kedalam celengan-nya.
•
•
Pukul 18:55
" Ini anak kenapa di telfon nggk di angkat, kalo nggk mau ketemu kan tinggal bilang aja " Gumam el sedikit kesal
Begitu juga dengan abel dan oliv " Bel, aku telfon kia kok nomernya tidak terjangkau ya, lagi dimana dia " Tanya oliv
" Paling dirumah, lagi telponan kali sama kak rian " Saut abel , mereka bertiga sahabatan dengan kia selama 5 tahun tentu saja abel dan oliv kenal juga dengan kakak-nya yaitu fahrian.
***
Elmir di kamar-nya merasa sedikit kesal karena merasa di bohongi oleh kiara " Cuma pengen tau dengan jelas aja kenapa dia beda bangett pas ngobrol langsung dan chatingan, bisa-bisanya kamu nggak bisa dihubungi ki " Gumam elmir dikmar-nya sambil menghisap rokok
" Apa aku yang terlalu berlebihan " El terus bertanya-tanya pada diri sendiri, ia juga berhenti menelfoni kiaraa karena sudah kesal.
Tak terasa sudah pukul 19:20 rasa kesal el yang sudah mereda berfikir kembali " Apa aku datengin aja kerumah-nya yaa, tapi aku nggak tau alamat-nya " Gumam elmir ~~~ Tiba-tiba el tersenyum menyeringai.
El keluar dari kamar-nya dan turun kebawah, terlihat farah dan yafik sedang nonton televisi bersama " Aduhh, mana lagi berduaan sama papah lagi " Batin el , lalu el mengurungkan niatnya dan kembali ke kamar-nya namun saat hendak melangkahkan kaki-nya ke tangga tiba-tiba saja farah melihat el yang berjalan mengendap-ngendap tanpa suara.
" El , ngapain jalan ngendap-ngendap gitu " Tanya farah. Suara farah membuat el kaget namun masih tetap terlihat tenang " Nggak apa² mah " Saut-nya sambil berjalan melangkahkan kakinya dan tidak mengendap-ngendap lagi.
" El apa kamu butuh sesuatu , apa kamu lapar " Tanya farah
" Nggak mah " Saut el ia ingin sekali bertanya pada farah dimana alamat rumah kiara, namun el malu. Ia hanya berdiam diri dan memegang tengkuk leher belakang-nya.
" Kamu kenapa, sinii cerita sama mama " Ucap farah ~~~ " Tauu, pake malu-malu lagi " Celetuk yafik
" Sstt diem pah " Bisik farah pada yafik yang menggoda anak-nya. Elmir berjalan menghampiri farah dan yafik " Mah , el mau tanya sesuatu " Ucap el
" Iyaa nanya apaan nak, kamu kok malu² sama mama papa sih nggk biasa-nya deh " Saut farah
" Mah, kasih tau aku dong alamat rumahnya kiara " Bisik el kepada farah agar papah nya tidak mendengar. Elmir lupa dimana rumah kia padahal dulu ia sempat mengantar kia pulang. Jika papa nya tau el menanyakan rumah seorang perempuan pasti akan di goda-nya. Farah yang mendengar bisikan elmir pun kaget " Jadi anakku beneran suka sama kia " Batin farah
" Ekhem " yafik yang melihat el bisik² pada farah hanya berdehem
" Lupain aja mah, el mau masuk " elmir merasa papa-nya akan menggodanya dan ia memilih masuk kembali ke kamar-nya.
***
Shittt lupain, mendingan pergi ngegym lahh dari pada gabut. Gumam el ia mengganti pakaian-nya dan hendak pergi ngegym.
***
Sementara dibawah " El kenapa mah " Tanya yafik ~~~ " Nggak apa² pah, dia cuma bilang mau keluar mau malem mingguan kali " Saut farah, ia tau jika yafik mengetahui hal itu pasti akan menggoda el sampai puas.
" Kok bisik² , ga mungkin pasti ada sesuatu " Yafik merasa curigaa.
" Beneran pah, dia bisik² itu biar papah penasaran seperti ini " Ujar farah sambil mengetik ponsel-nya dan mengirimi pesan ke elmir lalu meletakkan ponsel nya kembali.
" Iya... iya papah percaya " Saut yafik
*
*
*
*
Elmir keluar dari kamar-nya, ia belum melihat notif pesan dari farah " Mah.. aku mau keluar yaa " Pamit el
" Iya nak " Saut farah yang ia kira el hendak kerumah kiara
" Mau kencan kok pake-nya baju training el...el " Celetuk yafik
" Hmmm, udah yaa mah paah el pergi dulu assalamualaikum " Ucap elmir, ia tidak mood untuk menjelaskan bahwa dia akan pergi nge gym bukan kencan seperti yang papah-nya pikir
" Waalaikumsalam" Saut yafik dan farah
Elmir sudah berada didalam mobil dan ia mulai melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju tempat gym yang jarak-nya tidak terlalu jauh dari rumah. Dan setelah sampai di tempat gym el kembali membuka ponselnya, ia melihat notif pesan dari farah yakni mamah-nya yang ternyata mengirimi sebuah pesan berisi alamat rumah kiara " Mamah " Gumam el tersenyum
*Ibu negara🌹*
Jalan Soedirman no.30 blok B
Begitulah isi pesan yang dikirim farah untuk anak laki-lakinya. Dan pesan itu tentu saja membuat el bingung karena udah sampai di tempat gym, serta pakaian yang el kenakan malam ini setelan training untuk olahraga namun tidak mengurangi sedikitpun pesona dan ketampanan elmir.
•
•
•
•
*
*
*
*
*
*
**DUKUNG TERUS YAA KARYA SAYA YAA KAKAK² READERS DENGAN LIKE, KOMEN DAN VOTE KALIANN😍😍😍😍😍
TERIMAKASIH YANG SUDAH MAMPIR😍
JADIKAN FAVORIT YAA🤭🤭
HAPPY READING🌹🌹🤭🤭**