
Haii readers...
Jangan lupa mampir ke novel aku dan dukung terus yaa...
*
*
*
Happy reading...
Disebuah supermarket terlihat dua wanita parubaya namun masih terlihat cantik sedang memilah milih aneka buah²an " Mbakk, ini nanti sekalian dibuatin parsel yah " Ucap bu kartika kepada karyawan supermarket " Baik, buu " Jawab-nya
Selang beberapa menit kemudian parsel pun jadi, Bu farah terlihat membawa sebuah parsel, sedangkan bu kartika terlihat menenteng sebuah kantung plastik yang sepertinya berisi susu dan makanan lain-nya. Mereka berdua berjalan beriringan menuju ke mobil dan bu kartika pun melajukan mobilnya menuju kerumah kiara.
*
*
*
•
•
•
•
Sementara dirumah kiara.
Ayah heri sedang menonton televisi bersama ibu tria serta adik-nya bernama daniyal fathansyah. Memang pak heri sendiri tidak meberikan marga untuk nama anak²nya
" Tumben yahh itu abel sama oliv main kesini biasa-nya juga kia yang main kerumah abel/oliv? Ucap ibu tria yang sedikit menaruh curiga, ia memang ibu yang galak dan pilih kasih bagi kia namun ibunya paham betul setiap gerak gerik anak²nya.
" Ya mungkin pengen main bu, ini juga kan hari minggu ? Saut heri yang masih fokus menonton serial azab indosiar.
" Iyaa mungkinn " Ucap ibu tria sambil beranjak ke kamar kiara.
***
Abel, oliv dan kia masih berada dikamar. Abel yang rebahan di samping kiara, sedangkan oliv sedang sibukmengutek kuku-nya karna melihat sebuah kutek dikamar kia.
Bell, aku mau kekamar mandi dulu yaa," Ucap kiara ~~ " Mau dibantuin nggak " Ujar abel yang ikut bangun.
Nggak usah bel, kekamar mandi doang inih? Saut kia, sehingga abel pun merebahkan kembali tubuh-nya " Yaudah pelan² jalan-nya " Celetuk abel.
Namun, saat kiara hendak melepaskan kaos kaki-nya tiba² terdengar suara pintu terbukaa? Cekleeekkkkkkkk....sontak membuat kiara kaget, dan abel segera bangun begitu pula dengan oliv yang menghentikan kesibukannya mengutek kuku. Duhh belum kelarr masih tiga jari lagi " Batin oliv
Ada apa buu? Tanya kia,
" Nggak apa², cuma mau liat kalian lagi pada ngapain aja, Yaudah ibu keluar? Ucap-nya, karena melihat mereka hanya rebahan dan oliv yang mengutek kuku akhirnya ibu tria pun keluar dan menutup kembali pintu-nya.
" Huffftttttt, hampir ajaa " Ucap kia lega
" Hampir kenapa " Ujar oliv yang sedari tadi sibuk dengan kuku-nya
" Hampir gila " Celetuk abel
Siapa bel ~~ Saut oliv dan kiara hanya menggeleng²kan kepalanya melihat kebiasaan sahabat-nya itu.
" Kamu hampir gila karna kuku? Udah sejam kutekan nggak kelar² "Gerutu abel. Oliv menguteki kuku-nya namun meluber kebagian pinggir kuku sehingga membuat oliv menghapus dan mengulang-nya.
" Abis-nya kamu suruh kutekin aku nggak mau " Seru oliv
" Maless bangettt, mending tidurr ngantukkk " Celetuk abel, yang memang sedari tadi sudah mengantuk
" Cihh....dasar mak lampir " Cetus oliv, namun abel tak menggubrisnya malah tidur karna bangun pagi membuat ia kantuk.
Udahh² sini aku bantu kutekin ? ujar kiara. ia merasa kasihan pada oliv karna lagi² menghapus cat kukunya karna tidak halus.
Tapi kan kamu lagi sakit ki, udah nggak usah kurang 3 jaari doang? Kata oliv
Yang sakit kan kaki bukan tangan, udah sinii? Ucap kia sambil menari tangan oliv dan oliv pun mengiyakannya. Beberapa menit kemudian akhirnya selesai " Makasih yaaa kiii " ucap oliv sambil memeluk-nya.
Aku mau kekamar mandi dulu liv , udah kebelett? Pamit kia tanpa melepas kaos kaki-nya ia berjalan sedikit pincang. Sedangkan oliv memilih menonton drakor di laptop.
°
°
°
*
*
*
Tak terasa waktu menunjukan pukul 14:20 bu kartika memberhentikan mobilnya didepan rumah kiara. " Ini rumah-nya tik " tanya bu farah ~~ " Iyaa bener ini rumah-nya, aku biasa mengantarnya pulang? Yuk turun " ujar bu kartika sambil melepas seatbelt. Mereka pun turundari mobil.
***
Tokkkk...tokkk..tokkk
Assalamualaikum....Ucap bu kartika dan bu farah yang terlihat membawa parsel buah dan bingkisan.
Mendengar suara ketukan, dani pun mebukakan pintu " Waalaikumsalam " Saut dani, ia mengira itu teman ayah atau ibunya " Silahkan masuk tante" Ucap daniyal dengan sopan. " Saya panggilkan ayah dan ibi dulu " Lalu ia masuk kedalam untuk memanggil ayah dan ibu-nya.
Bu kartika dan bu farah tengah duduk dan melihat² sekitar karena walaupun rumah kiara tidak terlalu besar seperti rumahnya, namun terasa sangat nyaman, membuat bu farah mengingat masa muda. Mata bu farah tertuju pada sebuah foto, saat kiara masih sekolah SMP " Ini...kiara waktu smp imut sekali " Gumam farah, sedangkan bu kartika yang tak bergeming hanya fokus dengan gadged-nya.
•
•
•
Selang beberapa menit akhirnya pak heri dan bu tria pun keluar.
Maaf...anda cari siapa ya buu? Tanya Heri, orang tua kia tak mengenali bu kartika karna memang setiap mengantar kia pulang hanya sampe depan saja.
Kenalkan nama saya kartika, dan ini farah teman saya. Saya pemilik butik tempat kiara bekerja? Ucap kartika sambil mengajukan tangannya untuk bersalaman begitu juga dengan farah.
Saya kesini mau membesuk kiara pak, apa kia-nya ada? Kemarin saya denger dia kecelakan dan sempet kerumah sakit? Ucap kartika, sontak mata heri terbelalak mendengar ucapan kartika.
" Tapi anak saya baik² saja, dia berada dikamar-nya, tolong panggilkan dia bu " Ucap heri pada tria, dan tria pun mengiyakan-nya " Sudah kudugaa , ada yang tidak beres sama anak itu " Batin tria sambil berjalan menuju kamar anak-nya.
Tok....tokkk...tokkk
Kiaraa adaa bos kamu didepan, keluarlah... Ucap tria. Kiara pun kagett " Aduhh...gimana nih, aku nggak kepikiran kalo bu kartika bakal kesini " Gumam kia
Ya buu, kia keluar sekarang? Saut kia
Baiklahh, ibu tunggu diluar? Ujar tria
Kiara bingung harus bagaimana, melihat abel dan oliv yang tertidur pulas akhirnya kiara keluar dengan melepas medicrep-nya.Ia berjalan seperti tidak terjadi apa² walaupun harus menahan sakit, kia pun duduk disamping ayah-nya sedangkan tria sedang membuatkan minum untuk tamu~~ " Ohhh...adaa ibu farah juga " Ucap kiara sambil bergantian salim dan mencium punggung tangan mereka .
Iyaa ki saya ikut jugaa kebetulan tadi pas lagi bareng sama kartika ~~ Saut farah
Seperti yang ibu lihat, saya baik² aja , saya hanya hampir ketabrak mobil, dan jatuh sendiri karena kaget? Ucap-nya dengan senyum, sedangkan heri yang menatap heran anak kesayangan-nya itu.
Nakk....kenapa kamu nggak bilang sama ayah kalo kamu kecelakaan? Tanya heri khawatir " Kia nggak kecelakaan yah, hanya kesrempet saja " Ucapnya.
Terus kenapa sampai rumah sakit? Tanya heri
Ohh....itu karna yang hampir nabrak kia panik makanya membawa kia kerumah sakit? Saut kia dengan tersenyum, heri pun memeluk-nya " Lain kali kalau terjadi apa² bilang sama ayah " Ucap heri, kiara pun menganggukan kepalanya dan tersenyum.
" Kenapa dia seperti menutup²i dari orang tuanya " Batin farah
Tak lama kemudian tria keluar membawa tiga gelas teh untuk disuguhkan. Lalu kartika dan farah memberikan bawaan mereka kepada kiara, " Ki...ini untuk kamu " Ucap kartika sambil memberikan sebuah kantung plastik besar yang tidak kia ketahui isi-nya. Begitu pula dengan farah " Nakk...inii buat kamuu, cepett sembuh yaa " Ucap farah sambil mengelus rambut kiara, ia merasa bahwa kia menutup²i sesuatu dan membuatnya merasa iba.
Melihat pemandangan itu, heri dan tria pun terkejut namun tidak dengan kartika yang sudah paham dengan farah " Terimakasih bu kartika dan bu farah, seharusnya nggak perlu repot² aku nggak apa² kok " Ucap kia tersenyum.
Kiaa....boss kamu ini yang mana? Tanya heri
Bu kartika itu bos kia yah? Saut kia, namun membuat heri dan tria heran " Kenapa, ibu farah ini yang terlihat sangat khawatir bahkan sampai mengelus² rambut-nya " Batin heri&tria
Mereka pun akhirnya berbincang² dan kartika memberi izin libur selama 3 hari pada kiara.
*
*
*
*
Ditempat lain..
Terlihat reynaldi sedang menghubungi nomor kiara, namun kia tak menjawab-nya karena ponselnya berada di mode senyap. " Kenapa nggak diangkat nduttt " Batin reynal lalu rey bergantian menghubungi nomor abel, abel yang sedang tidur mendengar ponsel-nya berdering lalu mengangkatnya " Hallo " ucap abel dengan suara seraknya karna bangun tidur.
Reynal : Hallo bel, ini aku rey. Kamu dimana , bareng ndut nggak? Aku telfon nggak diangkat?Abelpun kesal karna ia bertanya sekaligus.
Abel : aduhhhhhhh.....satu² dong kalo nanya, iya aku dirumahnyaa dia juga dirumah baik² aja. Udah yaa ku matiin.
Reynal : Tunggu bell...
Abel : Kenapa sih, nggak tau ada orang ngantuk apa?
Reynal : Boleh minta alamat kia yang sekarang ?
Abel : Ohh, Jalan Soedirman no.30 blok B
Reynal : Thanks bel
Abel : Hmmmm....lalu mematikan telfon-nya dan melanjutkan mimpi-nya.
Setelah mendapatkan alamat kiara yang baru, rey langsung bergegas melajukan mobil-nya menuju rumah kiara yang ternyata tak jauh dari apartemen rey, hanya memakan waktu 20 menit untuk sampai kerumah kia. " Ternyata kamu pindah di daerah sini ndut " Guman rey
Beberapa menit kemudian reynal pun sampai dirumah kia " Ada 2 mobil punya siapa yaa, aahhh mungkin punya abel sama oliv mereka kan disini " Lalu rey pun turun.
Assalamuaikum...Ucap rey dan disauti oleh tria " Waalaikumsalam, cari siapa yaa mas " Tanya tria
Kiara-nya ada tante? Ucap rey , ia dipersilahkan duduk diteras depan rumah " Ibu tria nggak mengenali ku " Batin rey
Oh...adaa sebentar saya panggilkan? Tria pun masuk memanggil kiara " Siapa laki² itu, dia terlihat tampan , apa dia pacarnya kiara " Batin tria
Kia, ada temen kamu diluar? Ucap tria
Siapa bu~~Saut kia
Ibu nggak tau, dia laki². Ucap tria, lalu kia pun keluar menemui-nya " Siapa yaa, apa mungkin botak, tapi dia kan nggk tau alamat ku yang sekarang " Batin kia
" Siapa yang datang yaa, laki² apa itu elmir " Batin farah
***
Sementara diluar rey tengah menunggu kia. Saat kia keluar rey terkejut " Kenapaa kamu lepas medicrep-nyaa " Ucap reyy
Ssstttt....pelan² ngomong-nya nanti ayahku denger? Saut kia mengerutkan alis-nya.
Tapi kii, tulang kamu itu cidera aku nggk mau tau pake sekarang medicrepnya atau aku aduin ke ayah kamu? Ucap rey
Tapi udah aku gunting rey , soalnya tadi panik ada boss aku dateng makanya aku gunting? Saut kia menundukkan kepalanya sehingga membuat ret tidak tega.
Yaudah², aku beliin di apotik tapi dipake ya nanti. Ucap rey dan kia pun menganggukan kepalanya.
Yaudah masuk sana nanti aku kesini lagi nganterin medicrep? Ini aku bawain cake kesukaan kamu. Ucap rey sambil memberikan cake dan kiara menerimanya.
Thanks yaa botakk... Saut kia tersenyum manis
Aku keapotik dulu yaa ndutt? Ujar rey sambil melambaikan tangan dan melempar senyum menuju ke mobil-nya.
Kiara kembali masuk berjalan menahan sakit , namun raut wajah yang sedikit sumpringah karna dapet cake kesuakaannya dari rey.
Siapa yang datang nak? Tanya heri
Temenku yah? Jawab kia
Lalu dimana anak-nya? Tanya heri ~~ " Dia lagi keapotik yahh nggak tau mau beli apa " Saut kia
Terus apa yang kamu bawa itu? Tanya tria ~~ " Aaahhh....ini tadi dari temenku, dia tau cake kesukaan aku makanya dibawain " Saut kiara
***
Sudah soree, kita pamit pulang dulu yaa pak heri, bu tria ? Ucap kartika&farah
Kita pamit yaa ki? Ucap kartika
Cepet sembuh yaa nakk? Ucap farah kia hanya tersenyum " Aku hampir melupakan kalau ibu farah itu ibunya elmir " Batin kia
Terimakasih ya bu boss dan bu farah sudah menyempatkan buat njenguk aku? Ucap kia dengan tersenyum
Sama² kia, kita pamit ya....Marii pakk...bukkk...
Mereka berdua akhirnya pulang.
" Nakk, ibu farah itu keliatannya baik banget sama kamu malah boss kamu biasa aja " Ujar heri
" Bu kartika juga baik banget kok yah, emang tampilannya aja kayak gitu, dia sering nganterin kia pulang, dan suka beliin kia makanan enak " Ucap kia sambil tersenyum
Lalu siapa laki² tadi , dia terlihat tampan. Apa dia pacarmu? Celetuk tria ,
Cu...cumaa temen kok buu? Saut kia
Lalu ibu tria masuk kedalam membereskan bawaan bos-nya tadi begitu juga pak heri yang memilih melanjutkan nonton serial azab indosiar.
Sementara kiara masih duduk di ruang tamu menunggu reynal datang.
°
°
°
°
°
JANGAN LUPA DUKUNG KARYA SAYAA DENGAN LIKE , COMENT DAN VOTE NYAA YAA KAKAK😍😍😍😍