
Saat heri dan tria sedang mengobrol diruang tengah tiba² suara bel dari depan lalu tria pun pergi membukakan pintu " Ehh...adaa nak elmir silahkan masukk " Ujar tria mempersilahkan elmir masuk
" Assalamualaikum tante " Ucap elmir dan salim pada tria " Kia nya ada ngga tan " Imbuh elmir
" Waalaikumsalam, masuk dan duduk dulu " Saut tria. Mereka masuk dan duduk diruang tamu " Siapa bu yang datang? " Tanya heri yang sedang berjalan keluar menuju ruang tamu " Ahh diaa yah... " Belum selesai tria menjawab , heri sudah melihat elmir duluan " Oh, ada kamu toh el " Ucap heri
" Malam om " Saut el dan salim pada heri " Silahkan duduk el " Ucap heri lalu elmir pun duduk di sofa ruang tamu berhadapan dengan heri karena tria ke belakang untuk membuatkan minuman.
" Kia nya ada ngga om " Tanya elmir
" Ada di dalam, tapi dia sedang sakit el... Sepertinya kemarin dia ke pantai dengan teman²nya dan bermain air terlalu lama " Saut heri
" Aaahh iya om dia kemarin keasyikan bermain air " Ucap el
" Kamu berada dipantai juga kemarin? " Tanya heri
" iya om " Sautnya
" Tapi sekarang sudah mendingan apa belum om? " Tanya elmir
" Saya juga baru pulang, kata ibunya sih sudah turun panasnya cuma masih bersin² sekarang " Sautnya
" Apa nggak perlu ke dokter om " Ucap elmir
" Tidak el, sudah agak mendingan kok " Saut heri.
" Ya sudah om kalau begitu saya pamit pulang, titip salam buat kia ya om semoga cepat sembuh " Ucap elmir
" Loh sudah mau pulang, nggak main catur dulu hehe " Ujar heri
" Hehe apa nggak apa² om " saut elmir. Ia tidak enak jika menolak ajakan heri untuk bermain catur "Aduh...kok jadi gini sih " Batin elmir
" Nggak pa² dong, pasti kamu nggak mau yaa padahal kan tujuannya mau ketemu kia " Ucap hehe
" Hehe nggak kok om, aku mauu " Saut el yang benar² tidak bisa menolak
" Ya sudah kita main catur di teras saja yuk " Ucap heri dan elmir pun mengiyakannya. Mereka berdua duduk di teras dan bermain catur bersama. Sementara itu tria terlihat membawa dua gelas teh hangat untuk heri dan elmir " Silahkan di minum el " Ucap tria
" Iya tante makasih " Sautnya
" Aduhh ayah ini, kok jadi diajak main catur sih elmir " Ucap tria mengomel pada heri
" Hehe mumpung dia di sini bu " Saut heri
" Nggak pa² kok tante " Sambung elmir
" Kalau begitu tante tinggal masuk dulu yaa el " Ucap nya, elmir menganggukan kepalanya dan tersenyum " Tante tria kok nggak sejudes waktu pertama ketemu ya " Batin elmir. Ia pun merasakan bahwa tria tidak judes seperti dulu lagi. Heri dan elmir bermain catur di teras , mereka berdua sungguh tampak semakin akrab.
Sementara itu karena tria dari tadi siang mengurus kiara yang sedang sakit, ia jadi tidak sempat untuk mencuci pakaiannya. Tria kebelakang dan mencuci pakaian menggunakan mesin cuci.
Kiara di kamarnya sudah bangun , ia melihat ke arah jam bekernya " Astaga sudah malam, aku tidur seharian....Gusti kepala ku masih pusing aja " Gumam kiara. Jarum jam menunjukan pukul 20.00 kia mencoba menyalakan ponselnya yang sudah terisi daya penuh dan ia melihat banyak notif pesan dan beberapa panggilan tidak terjawab namun cahaya dari layar ponsel membuatnya pusing, kia pun mengurungkan niatnya untuk membuka ponselnya dan meletakkan kembali di nakas meja sebelah ranjangnya.
Kia melangkah pelan menuju kamar mandi untuk buang air kecil dan mencuci mukanya. Tak lama kemudian kiara keluar dari kamar mandi " Hacccyimmmm, haaaacyimmmm kena air dikit aja langsung bersin hadehh " Batin kiara, ia bersin² kembali setelah menyentuh air.
Saat kia hendak mengambil tisu untuk mengelap ingusnya ternyata ia kehabisan tisu, lalu kia pun keluar namun di ruangan tv bahkan dapur sepi karena tria di belakang sedang mencuci sedangkan heri berada di teras " Pada kemana sih kok sepi, masa iya ayah sama ibu pergi padahal aku kan lagi sakit " Gumam kiara yang tiba² terlihat manja. Kia mencari tisu yang berada di ruang tv dan ternyata habis, lalu kia keluar ke ruang tamu untuk mengambil tisu yang ada di meja ruang tamu namun tidak ada juga " Aduuhhh tisu pada kemana sihhh haaacyiimmmmm.....haaacyimmmmm....hacyimmmm " Gumam kiara
Heri yang sedang di teras pun mendengar suara bersin kiara " Sepertinya itu kiara yang bersin² deh, sebentar ya om masuk dulu " Ucap heri
" Iya om " Saut elmir
Belum sempat heri bangun dari bangku teras , kia sudah menghampirinya tanpa tau ada elmir disana " Haacyimmmmm , ayahhh tisu pada kemana sih nggak tau apa kia butuh bangett " Ucap kia dengan suara seraknya sambil berjalan menghampiri heri di teras " Tisu ada disini nakk, maaf yaa tadi ayah ambil...Nihhh " Saut heri memberikan tisunya pada kia.
Kiara terlihat mematung karena melihat keberadaan elmir yang ada di teras juga bersama dengan ayahnya. Kiara yang keluar hanya memakai setelan piyama panjang berwarna coklat dengan rambut yang acak²an bahkan ia belum mandi dan ada sedikit ingus di hidungnya " Astaga apa dia beneran mas el, kenapa dia disini, kenapa aku keluar, aaaakkkkkkkkkk apa²an ini" Batin kia dan ia langsung berjalan cepat dan masuk kembali ke kamarnya.
" Kok kia masuk lagi om, bukannya tadi dia bilang butuh tisu " Tanya elmir
" Sepertinya dia malu karna penampilannya seperti singa tadi dan terlihat oleh mu haha " Saut heri, elmir hanya tersenyum dalam hati " Aku malah ngga sadar, bagiku kamu tetep cantik ki " Batin elmir
...Dikamar...
......................
Kia masuk ke dalam kamarnya lalu menghadap cermin, ia menatap wajahnya sendiri. Rambut yang acak²an, wajah yang sedikit pucat dan terdapat sedikit ingus di bawah hidungnya " Astagaaaaa barusan mas elmir ngelihat wajahku yang seperti singa ini " Gumam kia di dalam kamarnya " Haacyimmmm...hacyimmmm Aduhhh aku nggak ngambil tisu lagii tadi " Gumam kia.
Karena tubuhnya sudah mendingan, kia pun mengganti bajunya dan mengikat rambutnyaa. Ia juga menambahkan sedikit polesan lip balm agar tidak terlihat pucat " Begini sepertinya mendingan dari pada tadi " Gumam kiara lalu ia keluar dan menghampiri kembali ayahnya yang sedang berada di teras, saat kia keluar dari kamarnya ia berpapasan dengan tria di ruang tv yang baru selesai mencuci " Ibu dari mana kok tadi ngga ada " Tanya kia
" Ibu habis nyuci, kamu udah mendingan " Saut tria dan memegang dahi kia
" Panasnya udah turun tinggal flu nya, kamu harus minum obat flu " Tutur tria
" Iya bu, yang penting itu tisu bu tisu nomer satu saat flu melanda " Ucap kia
" Tisu kan kamu yang menghabiskan, sepertinya kamu bener² sudah mendingan deh ki " Saut tria melihat kiara yang sudah banyak bicara ia merasa kia sudah benar² mendingan.
" Iyaa aku yang menghabiskan , makanya aku mau beli tisu beserta pabriknya " Celetuk kiara
" Semangat sekali kamu ki, habis ketemu siapa " Tanya tria
" Ma...maksud ibu aa aapa, aku kan baru ketemu ibu " Saut kia gugup
" Kirain kamu baru ketemu elmir di depan hehe " Ucap tria
" Aku ini baru mau keluar ngambil tisu yang ada di meja teras " Sautnya
" Kok kamu tau, berarti kamu sudah keluar dong tadi " Ucap tria menggoda kiara " Apa sih bu nggak lucu deh " Gerutu kiara
Saat tria sedang membercandai kiara tiba² elmir datang mengetuk pintu " Tokk...tokkk....permisi " Ucap elmir dan membuat tria dan kia menoleh ke sumber suara " Ehhhh...ada apa el mana om heri " Tanya tria
" Om di luar tante, saya kesini membawa ini sepertinya kia butuh ini " Saut elmir dan memberikan sebuah kantung plastik putih berukuran besar yang berisi roti,susu,tisu obat flu dan camilan lainnya " Ini apa el " Tanya tria
" Ini tisu tante, tadi kia mencari² tisu karena kehabisan jadi el ke supermarket depan dan membelinya " Saut elmir , sementara kia hanya melongo menatap elmir
" Aaahh kenapa banyak sekali el " Tanya tria
" Hacyimmm.....hacyimmmmm...hacyimmm " Seru kiara bersin dan menutup hidung dan mulutnya, lalu kia mengambil plastik yang ada di tangan ibunya dan mencari tisu untuk mengelap ingusnya " Ki, di situ ada obat flu jugaa, kamu minum yaa " Ucap elmir dan kia hanya menganggukan kepalanya " Wahh, sepertinya anak perempuanku ada yang naksir nih " batin tria melihat mereka berdua
" Ki, kamu duduk saja dan ajak el.. Ibu mau keluar memanggil ayah " Ujar tria
" Iya bu " Saut kia. Tria pun keluar untuk menghampiri heri " Duduk mas " Imbuh kia
Elmir duduk berhadapan dengan kia dan menatap kiara, ia merasa tidak tega melihat kia sakit. Sementara kia yang merasa di tatap oleh elmir menjadi salah tingkah " Kenapa dia menatapku terus " Batin kia
" Kamu nggak pa² kan ki? " Tanya elmir dengan lembut dan menggengam telapak tangannya sendiri namun tidak terlihat oleh kiara. Ia sebenarnya ingin sekali menyentuh dahi kia namun ia tak kuasa " Degggg.....kenapa dia lembut banget " Batin kia " Yah begini lah mas, tinggal flunya saja " Saut kia
" Aku tadi membeli obat flu juga, minumlah biar cepat sembuh " Ucap elmir
" Iya mas " Sautnya
Karena kia tidak juga mengambil obatnya, akhirnya elmir sendiri yang mengambil obat flu dari kantung plastik tersebut. Setelah ia mengambil obatnya lalu el membaca deskripsi yang ada di kemasan obat flu tersebut dan di situ tertulis diminum setelah makan " Apa kamu sudah makan ki? " Tanya elmir
" Aku baru saja bangun tidur " Saunya dengan polos
" Apaaaa??????? kamu tidur seharian " Seru elmir terkejut
" Hehe... "
" Kamu harus makan dulu ki, sebelum minum obat " Ucap elmir
" Iya mas, tadi siang ibu membuatkan ku bubur kayaknya masih ada deh biar aku panaskan dulu " Saut kia
" Bubur mau kamu panaskan, kamu mau sakit perut? Lebih baik bikin yang baru " Ucap elmir tegas
" Kok dia lebih galak dari ibu sih " Batin kia menatap elmir
" Ya udah aku keluar dulu panggil ibu dan minta di buatkan lagi " Saut kia dan berjalan keluar untuk memanggil ibunya namun ternyata tria dan heri pergi memakai mobil elmir karena saat elmir pulanh dari supermarket heri meminjam mobil elmir untuk jalan² ke alun² kota " Ibu sama ayah kemana kok ngga ada " Gumam kia. Karena kia tak menemukan ibunya akhirnya ia masuk kembali.
" Kenapa muka mu di tekuk " Tanya elmir
" Ibu kayaknya pergi sama ayah deh mas " Saut kia. Melihat sikap kia , elmir manahan tawanya " Aku juga tau kalau om sama tante pergi, hihi dasar gadis ini "
" Kalau begitu biar aku aja yang buatin kamu makanan " Ucap elmir
" Emangnya bisa mas " Tanya kia..
Bersambung dulu ya sayy🤭🥰🥰
**JANGAN LUPA DUKUNG TERUS KARYA AUTHOR YAA KAKK DENGAN LIKE KOMEN DAN VOTE DARI KALIAN❤️❤️❤️❤️❤️
DISINI SUDAH MUSIM HUJAN LOH KAK, TETAP STAU SAFE DAN JAGA KESEHATAN YAA KALIAN SEMUAAA🥰🥰
HAPPY READING🌹🌹**