Relationship

Relationship
Episode 4



Akhirnya mama dan tante nelan pun pergi. dan hanya tersisa aku dan nathan. dan aku pun memulai pembicaraan sekadar pamit pulang.


"Yaudah aku pulang. kalo tante Nelan tanya. jawab


aja udah pulang duluan. bye"


"ngga bisa! kamu tadi dititipin. so aku harus jagain kamu. terserah mau kemana. tapi ngga kerumah."


"yaudah kita nonton aja gimana? ada film baru tau." (jawabku)


akhirnya kita pergi ke bioskop dengan motor klasiknya.


30 menit kemudian


akhirnya kita sampai di salah satu bioskop. dan entah kenapa udara di dalam ruangan bioskop terasa sangat dingin jadi buat sedikit menggigil.


"kamu kenapa sih?" (tanya nya)


"dingin banget. mana ngga pake jaket lagi. sial banget hari ini." (jawabku kesal)


tiba-tiba nathan melepaskan jaket yang dia pakai. dan memberikannya kepadaku untuk aku pakai.


"nih pake. jangan sampe kamu keluar dari ruangan ini jadi sakit. ntar aku yang repot."


"kalo ngga niat buat kasih pinjem ngga perlu."


"yakin? kalo ngga mau yaudah." (jawabnya cuek)


"yaudah iya! "


film pun telah selesai. kita pun keluar dari ruangan. dan nathan menawariku untuk makan.


"kamu mau makan apa?"


"terserah kamu aja."


"kok kayak yang pucet sih kamu? kamu sakit?" (tanya dia sembari memerhatikan wajahku)


"ngga tau nath. aku pusing." (jawabku lemas)


"yaudah kita sekarang makan dulu. abis itu kita pulang." (jawabnya sembari mengajakku dan menggenggam tanganku)


melihat reaksinya aku pun kaget. kenapa dari tadi cuek sempet galak. tiba-tiba jadi kek malaikat begini si nathan.


akhirnya kita makan disalah satu restoran seafood.


"enak ngga? makan yang banyak biar ngga pucet."


aku hanya terdiam melihat tingkah anehnya.


"kal.. kamu kalo sakit. kenapa ngajak nonton? kenapa ngga dirumah aja?"


"kan kamu yang nyuruh jangan dirumah. yaudah. mana kamu yang mau kan jalan sama aku."


"kala.. ngertiin dong. kamu tadi di titipin ke aku. kamu kenapa-kenapa aku juga yang kena nantinya."


"nath.. kamu kenapa jadi perhatian kayak gini sih. kan tadi kamu galak banget ke aku."


nathan tidak jawab pertanyaanku itu. dan malah memilih mengalihkan pembicaraan. dan mengajakku untuk pulang.


"eh kal.. udah beres belom? kita pulang yu. keburu malem."


selama perjalanan pulang aku hanya diam. terkadabg memerhatikan nathan yang sedang memboncengku yang sesekali memperhatikanku di kaca spion.


"kal.. rumahmu dimana?"


"di jalan merdeka 2 nath."


45 menit kemudian


akhirnya aku sampai dirumah. terlihat mama belom pulang.


"nath.. masuk dulu. kamu pulang pas mamaku pulang aja."


"okay deh kalo itu mau kamu."


"kamu mau minum apa? biar aku siapin dulu. sembari nunggu aku bersih-bersih."


"air putih aja kal."


"okay bentar ya."


aku menyiapkan secangkir air untuk nathan.


"nih nath. tunggu bentar ya."


aku pun pergi ke kamarku meninggalkan nathan yang ada diruang tamu.


15 menit kemudian


"nath kamu lagi ngapain disitu?" (tanyaku melihat nathan sedang melihat foto kecilku)


"ish.. kmu bikin kaget.," ( jawabnya kaget)


"hihi.. maaf."


"kamu kecil lucu juga ya. dulu aku inget banget pas kamu nangis gara-gara ice cream kamu jatuh. terus aku harus kasihin ice cream aku ke kamu."


"masa sih?"


"iyaa kala." ( jawabnya sembari mengusap-usap rambutku)


tak lama terdengar suara mobil Tante Nelan. dan benar saja mama baru saja datang.


"Assalaamu'alaaikum kal.. "


"waa'alaaikumsalam ma."


"kira mama kamh belum pulang. kok pucet? kenapa?


"ngg apa-apa kok mah. pusing aja."


Tante Nelan masuk


"lah kok pucet sih kal? abis berantem sama nathan?"


"ngga kok tan. aku emang lagi ngga enak badan aja."


"yaudah jaga kesehatan. jangan anggap ini masa liburan malah jadi sakit."


" iyaa tan. makasih."


" okay sayangku. kartini aku balik ya. nath ayo. mau ikut mama pake mobil. atau gimana?"


"okay lan. hati-hati ya."


aku dan mama mengantar sampai ke pintu depan. dan aku pun masuk kamar lagi dengan ekspresi wajah senang. dan mama pun merasa aneh dengan tingkahku


"kal.. kok kek seneng gitu sih. kenapa emangnya."


"ngg apa-apa mah. aku masuk ya." (jawabku sembari berlari masuk kamar)


"aduh.. anak muda. kasmaran begitu banget. ya ampun lupa sayuran belom aku beresin."


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


thank you guys. tetep keep reading and stay terus ya. semoga suka. 🤩🤩🤩🤩🤩


like and share okay