Relationship

Relationship
Keputusan kia



Elmir telah menyatakan perasaannya pada kiara, namun kia terdiam dan mencerna apa yang baru saja el katakan padanya " Gimana nih, harus ku jawab apa " Batin kia. Di sisi lain ia masih fokus dengan pendidikannya, namun ia juga sama² mempunyai perasaan dengan elmir, kiara masih membatu di hadapan elmir " Ki, apa kau mendengarkan ku? " Tanya elmir dan membuat kia sadar dari lamunannya " Hacyimmmmmmmmmm " Kia kembali bersin² dan langsung mengambil beberapa tisu untuk mengelap ingusnya " Hacyimmmmmm " kia menyumbat tisu di hidungnya " Aduhhh memalukan banget sih, pake ingusan segala " Batin kia


" Maaf ya ki, jelas² waktunya yang ngga pas " Ucap elmir


" Iya ngg haacyimmmm " Saut kia b


" Kamu ngga pa² kan " Tanya elmir sambil memberikan tisu pada kia. Dan tak lama kemudian tria dan heri sudah sampai dirumah " Assalamualaikum " ucap tria


" Waalaikumsalam " Saut elmir, melihat kiara yang sedang bersin² tria pun langsung menghampiri kia " Apa kamu sudah meminum obatnya " Tanya tria dan kia hanya menganggukan kepalanya " Sebaiknya kamu istirahat saja nak, biar cepat sembuh " Ujar heri tiba²


" Iya yah " Saut kiara


" Kalau begitu aku pamit pulang ya om, tante udah malam juga " Ucap elmir


" Oh, sudah mau pulang... Nggak ngobrol dulu sama om " Saut heri namun dicegah oleh tria " Yahhhh " tutur tria dan melotot kearah heri " Hehe, ayah cuma bercanda kok bu " Sautnya


" Ya sudah kamu hati² dijalan yaa " Imbuh heri


" Baik om, mari tante , assalamualaikum " Ucap elmir


" Waalaikumsalam " Saut heri dan tria dan di susul kiara " Ki , syafakilla ya " Ucap elmir tersenyum lalu keluar


" Iya mas " Saut kia


Elmir pun pulang diantar kedepan oleh heri, sementara kia masuk ke kamarnya kembali bersama tria " Apa kamu masih pusing nak " Tanya tria


" Sedikit bu " Saut kia lemas


" Yasudah dibawa istirahat ya, jangan begadang dan main hp " Ucap tria sambil memakaikan selimut kia


" Iyaa iyaa " Saut kia, ia merebahkan tubuhnya di atas ranjang dan menaikan selimutnya hingga menutupi sampai ke dada " Brrrr dinginn banget " Gumam kia lalu ia mencoba memejamkan matanya.


Kiara terlihat gelisah dan mebolak² balikan posisi tidurnya miring ke kanan dan ke kiri, ia tak dapat memejamkan matanya meskipun ia mencobanya " Tidurlahhh, tidurlahh " Batin kia. Ia sebenernya masih terpikirkan dengan ucapan elmir tadi, ia tak menyangka bahwa elmir akan menyatakan perasaan padanya " Aku harus jawab apa " Gumam kia dan terbangun dari rebahanya " Nggk bisa begini, aku nggak bisa menerimanya aku harus fokus dengan pendidikan ku dulu " Gumam kia masih dengan posisi yang sama yaitu duduk diatas ranjangnya. Kia berdebat dengan diri sendiri " Iya bener, aku harus fokuskan pendidikan ku dulu... Aku nggak mau terganggu karena berpacaran, " Gumamnya sekali lagi, kemudian kia mengambil obat dan meminumnya lagi lalu kembali merebahkan tubuhnya di atas ranjang.


Tak lama kemudian rasa kantuk pun menggelayuti mata kia karena efek dari obat, kia pun sudah memejamkan matanya hingga lelap...


...****************...


Hari telah berganti, seperti biasa jam beker di dalam kamar kia berbunyi hingga membangunkan pemiliknya, keadaannya sudah mendingan dan ia pun bangun dari ranjangnya lalu keluar untuk menghirup udara segar pagi hari. Kia mengenakan sweater rajut dan celana list panjang, ia keluar dan duduk di teras depan rumahnya..



Selang beberapa menit kemudian tria keluar untuk membuang sampah " Loh kamu sudah bangun ki, udah mendingan belum " Tanya tria yang berpapasan dengan kia di teras


" Udah kok bu, kayaknya hari ini aku berangkat aja deh " Saut kia


" Emang badanmu sudah mendingan, kalo masih ngga enak libur aja dulu "


" Enggk deh bu, udah enakan nih liat " Saut kia menggerak²an kedua tangannya. Lalu tria pun lanjut keluar untuk membuang sampah.


...****************...


Pagi hari di kediaman keluarga yafik seperti biasa, farah menyiapkan sarapan yang sudah di masak oleh pembantu mereka. Lalu keluarlah untuk sarapan , di meja sudah ada camilla dan farah " El dimana mah " Ucap yafik


" Dia sedang joging pah " Saut farah karena ia melihat elmir joging di atas treadmill yang ada dirumahnya " Sebentar mamah panggil dulu untuk sarapan bersama " Farah pun pergi ke ruang dimana tempat elmir joging.


Elmir tampak fokus berlari diatas tredmill dengan kecepatan sedang. Dahinya di penuhi keringat yang turun kebawah, kaos bagian belakangnya pun terlihat basah karena ia memakai kaos berwarna putih. Dan tak lama kemudian terdengar suara perempuan parubaya memanggilnya yaitu farah " Nak, apa kau sudah selesai berolahraga? Mari sarapan bersama " Tutur farah menghampiri elmir.


" Iya mah, bentar lagi el turun " Sautnya sambil mengurangi kecepatan tredmill " Baiklah, papah dan camilla sudah menunggu " Farah pun kembali ke ruang makan.


Elmir turun dari tredmil lalu sejenak mengelap keringatnya dengan handuk. Ia memilih kembali ke kamar untuk mandi terlebih dahulu...


...****************...


Begitu pun kiara yang sudah bersiap² untuk berangkat kerja, kia lalu keluar dari kamarnya. Heri pun melihat kiara yang sudah rapi " Loh, mau kemana nak? Bukannya lagi nggak enak badan " Tanya-nya


" Kalau gitu kia berangkat dulu ya yahh, buu " Pamit kia


" Kalau kamu mau kerja sarapan dulu " Ujar tria seperti biasa dengan mode judesnya


" Sarapan di kerjaan aja bu " Saut kia


" Kalau kamu menolak, lebih baik nggak usah berangkat. Gampang kok " Cetus tria, heri hanya menggeleng²kan kepalanya melihat sikap istrinya yang perhatian namun dengan mode judes.


Kini kia tak bisa menolak dan akhirnya mereka bertiga menyantap sarapan bersama " Mulai sekarang kamu harus sarapan dirumah " Tutur tria. Sementara itu kia hanya mengangguk, kia senang ibunya jadi perhatian dengan dirinya.


...****************...


Setelah menghabiskan sarapannya kia pamit untuk berangkat kerja. Kia berangkat dengan naik busway seperti biasanya " Sepertinya aku bener² udah enakan " Batin kia menunggu bus datang di halte



Tak lama kemudian bus pun datang, kia segera naik dan duduk dikursi belakang sambil mendengarkan musik dari ponselnya menggunakan earphone barunya yang tanpa kabel.


...****************...


Begitu juga dengan elmir yang tengah selesai sarapan dan sudah siap berangkat kerja, elmir selalu terlihat tampan setiap hari. Pesonanya semakin bertambah dengan setelan jas hitam yang ia kenakan..



...****************...


Matahari semakin naik, hari senin adalah hari dimana sebagian orang memulai aktifitasnya. Kiara terlihat sibuk dengan beberapa customer yang datang ke butik. Kartika melihat kiara dari ruangannya meski agak jauh namun karena batasannya kaca jadi ia bisa melihatnya, kartika mengerutkan alisnya " Kenapa kia pucat sekali " Batin kartika


Kartika lalu keluar dan berjalan menuju ketempat kiara " Ada apa bos " Tanya kia


" Apa kamu masih sakit? Kamu terlihat pucat " Saut kartika


" Aahhhh, saya sudah mendingan ko bos tenang aja "


" Kalau kamu masih sakit lebih baik ambil libur saja dan istirahat dirumah , kalo kamu kenapa² di tempat kerja kan saya juga nanti yang salah " Kartika mengomel pada kiara hingga karyawan lain melihatnya " Tapi saya sudah mendingan kok bos beneran " Saut kia sedikit takut karena kartika jarang sekali memarahinya


" Saya nggak bermaksud memarahi kamu, tapi kamu itu terlihat pucat ki. Lebih baik istirahat saja dirumah dulu nanti kalau sudah bener² sembuh baru kamu bisa berangkat lagi " Ucap kartika


" Maaf bos, tapi saya benar² udah sembuh "


" Yasudah lah, semoga beneran sudah sembuh " Kartika mengalah dan meninggalkan perdebatannya dengan kiara.


Hari ini butik sangat ramai pembeli hingga semua karyawan keteter, kartika pun menyuruh kia untuk mencari pekerja baru baik laki² maupun perempuan. Sore hari telah tiba, kartika menutup butiknya " Kalian sudah bekerja keras , ini bonus untuk kalian " Ucap kartika memberikan amplop berisi uang bonus untuk setiap karyawannya yang brjumlah 8 orang " Makasih boss que " Saut beberapa karyawan secara bersamaan termasuk kiara.


" Lain kali akan saya traktir kalian ya tapi nggak sekarang. Kalian pulanglah sudah sore dan hati² " Ucap kartika. Semua karyawan pulang masing² begitu juga dengan kiara, ia berjalan menuju ke halte namun dipanggil oleh kartika " Ki, pulang bareng saya " Seru kartika karena posisi kia agak jauh dari dirinya. Kiara akhirnya pulang bersama dengan kartika...


Saat di mobil kia tidak banyak bicara, hanya memandangi ke arah luar. Tiba² ponselnya berbunhi notif pesan yaitu dari elmir...


Elmir...


Ki, ada waktu nggak nanti malam?


Kia hanya diam tanpa membalas pesan elmir, ia sudah paham dengan maksud elmir mengajaknya bertemu " Aku sudah membuat keputusan yang tepat " Batinnya...


...****************...


Bersambung....


**MAAF BANGET BARU UP SETELAH SEMINGGU LEBIH KARENA AUTHOR SAKIT INI AJA BARU MENDINGAN HEHE...


JANGAN LUPA BERI KITA LIKE , KOMEN DAN VOTE YAA KAKAK...


MAKASIH YANG SUDAH BERKENAN UNTUK MAMPIR😍**