Relationship

Relationship
Terkejoet



Haii.....Assalamualaikum...


Perempuan desember kembali lagi buat nulis bab selanjutnya nihh, padahal nggak tau ada yang baca apa enggak tapi yakinin diri ajaa😆😆


Aku ini juga pembaca lohh gaiss, jadi nggak hanya nulis ajaahh gitu, jadii mohon didukung yaaa biar aku semangatt.. Dukung Karya sayaa yang masih super amatir ini dengan cara LIKE , COMMENT DAN VOTE NYAA😍😍


---------Matursuwun---------


~


~


Next..


~


~


~


Dirumah sakit medika farma.


Setelah dokter menjelaskan bahwa tidak ada tulang yang retak, kiara merasa lega.


" Ingett ya kata dokter nggak boleh banyak gerak? Ujar oliv , ia yang paling over protectiv apalagi kia cidera karna membeli jus untuknya.


" Iyaa ibu ratu, sayaa mengerti ? Saut kia dengan canda tawa


" Lagian siapa sih yang nabrak kia kita, sampe begini huhu " Seru oliv merengek seperti anak kecil walaupun bercanda sih


" Oh..iya kamu ngabarin orang tua kamu nggak ki? Apa mau aku telfonin? Tanya abel


" Nggak usah lah bell , cuma kesleo doang ini? Saut kia


" Cuma....cumaa kamu bialng ki? Seru abel dengan nada kesal


" Bell, kamu tau kan ibu aku? Nggak usah telfon yahh, ada kalian disini aja aku seneng banget nggak berasa lagi sakitnya hehe " Ujar kia


" Huhuu....cepet sembuh yaa sayangg " Ucap oliv sambil peluk kiara


" Yaudahh. UjarAbel yang pasrah aja , mau gimana lagi yang dikatakan kia emang bener. Kalo ibunya tau yang ada malah marah² .


" Tapi ki, nanti pulang kan ibu kamu juga bakal liat kaki kamu begini ? Ucap abel


" Gampang....nanti biar aku lepas aja medicrepe-nya kalo udah nyampe rumah? Saut kia. Namun mereka bertiga tidak sadar, bahwa ada dua pasang kuping yang mendengarkan pembicaraan mereka sedari tadi, di depan pintu ruangan kia.Yaa.... siapa lagi dia kalau bukan reynaldi, laki² itu berdiri membawa plastik putih yang lumayan besar berisi cemilan.


Saat rey hendak masuk tak sengaja rey mendengar pembicaraan mereka mulai dari " Kamu nggak ngabarin orang tua kamu ki " jawaban kia dari pertanyaan itu membuat rey memberhentikan langkahnya. Rey merasa iba pada kia, melihat sikap ibunya yang masih saja seperti dulu. Dan pembicaraan yang membuat rey terkejut adalah " Nanti aku lepas aja medicrepnya kalo udah dirumah " Sontak rey langsung membuka pintu dengan keras...


'


'


" Nggak boleh dilepas " Seru rey, sehingga Kiara, abel dan oliv kaget dan membuat heran abel dan kia ( OMG......siapa diaaa, ganteng bangetttt ) Batin abel&oliv, mereka berdua melongo.


" Haii....abell...hai oliv? Sapa rey meringis malu. Kia hanya memegang kepala nya ( *Duhh, )


" Kamu.....kok tau nama kitaaa*?????? Tanya abel&oliv terkejoet


" Loh...kita satu Smp kan, aku reynaldi,?


" Whaatttttttttttt " Seru Abel&oliv mereka saling menatap penuh dengan rasa nggak percaya,😆


" Jangan konyolll , reynaldi itu botakk? Ujar abel


" Benerr, kita nggak percaya " Imbuh oliv


-


-


Bell......liv.....Dia emang reynaldi , sibotak ? Ucap kiara. Membuat abel dan oliv mebulatkan kedua matanya.


" Yaudah, kalo kalian nggak percaya ngga apa² ngga rugi juga aku " Ujar rey dengan santai


" Nih ndutt cemilan buat kamu, makan juga sama mereka? Oh iyaa kamu nggak boleh lepas medicrepe-nya awas kalo kamu lepas ? Ucap rey yang berjalan menuju sofa diruaangan kiara. Reynal memasukkan kia keruangan kelas 1 jadi diruangan terdapat sofa dan juga televisi.


" Kiii.....nduttt kan panggilan dari botak untuk kamu waktu smp? Ucap abel


" Yaa karna dia emang reynaldi si botak bel " Saut kia, reynal tak bergeming ia hanya menonton televisi sambil memakan cemilan.


" Kok dia jadi ganteng bangetttt kiii...." Bisik abel &oliv


" Terus kok dia bisa disini sama kamu " Bisik oliv


Jadi , yang hampir nabrak aku tuh diaa bel,liv ? Saut kia tanpa bisik²


Ohhh, jadi kamu beneran reynal si botakk, maaf aku nggak ngenalin kamu tadi soalnya kamu berubah banget si rey? Ucap abel yang berjalan mendekati rey kesofa begitu pula oliv yang sama² berjalan duduk disamping rey " Makasih yaaa rey udah bawa kia kita kerumah sakit " Ucap oliv sok manja😆


Kiara hanya tersenyum melihat kedua sahabatnya yang terkejoet " Awalnya juga aku terkejoet kayak kalian gaes " Batin kia sambil melihat kearah para sahabatnya itu. Kiara merebahkan tubuhnya , ia merasa lelah. Sementara mereka mengobrol menanyai tentang kabar dan kesibukan mereka masing.


Wahhhhhh....kiii nggak nyangka sibotak 18th udah mau dapet gelar s1 dari dulu IQ-nya nggak berubah yaa mana ganteng lagi sekarang ? Ucap oliv dan menoleh kearah kiara, yang ternyata kia sudah terlelap tidur.


" Ki.... Panggil Abel


" Kayaknya tidur deh bel tuh anak " Ucap oliv


" Yahh...beneran tidur, mungkin dia capek bel, liv. Biarin dia nginep di rumah sakit aja biar aku yang jaga. Ujar rey


Aku telfon ibunya dulu ya ? Ucap abel


Nggak usah bel, bilang aja kia nginep dirumah kamu? Saut rey


Kia itu nggak suka bikin ayahnya khawatir " Imbuh rey


Yaudah rey, kita ikut jaga disini ya, besok hari minggu juga nggk sekolah? Ujar abel&oliv


Kalian pulang ajaa, biar aku yang jaga. Besok aja kalian gantian kesini pagi²? Saut rey


Yaudahh dehh, tolong jaga kia ya reyy? Pinta Oliv


Kita balik duluu, Bye ? Pamit abel&oliv


Abel dan oliv pulang kerumah-nya masing² tidak ada yang menginap malam ini. Dan reynal tengah duduk di kursi sebelah ranjang kia, rey menatap teduh wajah ayu kiara dan menyibakkan rambut kia yang sedikit menutupi matanya, dengan lembut ia juga membelai pipi kia. Merasa ada yang menyentuhnya kia sedikit menggerakkan tubuhnya namun kia tak bangun sama sekali, rey yang melihat cara tidur kia yang seperti anak kecil hanya tersenyum " Dasar...nduttt, kalo mau bangun² aja jangan banyak gerak " Gumam rey


*


*


*


*


*


---------**Dirumah Abel----------


Abel sedang menghubungi ibunya kiara. Tutttttt.....tuuuutttt.....tutttttt....Tersambung


Ibu tria : Hallo...


Abel : Halloo bu, asslamualaikum


Ibu tria : Walaikumsalam, ada apa bel?


Abel : Saya cuma mau bilang bu, malam ini kiara menginap dirumah saya, sama oliv juga.


Ibu tria : Ohh, kenapa dia nggak nelfon saya sendiri malah nyuruh kamu?


Abel : Kia udah tidur buu ( bohong )


Ibu tria : Yaudah jangan keluyuran . Tutttt telfon terputus


" Udah gitu doangg, nggak takut apa anaknya diculik " Gumam abel


Abelpun pergi bobok cantiq.


*


*


*


Dirumah sakit


*


*


Pukul 22.05


Rey masih setia menatap wajah gadis itu, " Senang bisa ketemu kamu lagi ndutt, maaf karns hampir menabrak mu " Gumam rey sambil membelai kepala kiara.


Akhirnya rey pun terlelap dikursinya dan menyenderdisamping kia sambil memegang tangannya..






Pukul 23:27


Saat rey sedang terlelap tiba² tangan kiara bergerak, reynal pikir kiara bangun. Ternyata, kia menggigil seketika rey pun panik ia memegang dahi kia yang ternyata sangat panas. Rey langsung memanggil dokter.


Dia kenapa dok " Tanya reynal panik


" Dia demam mas , tolong nanti kompres dia dan saya akan beri dia infus supaya demam'nya turun " Saut dokter


Kok bisa demam dok , tadi nggak apa² kok " Tanya rey


Demam bisa terjadi pada orang yang cidera pada tulang'nya, meskipun tidak ada patah tulang bisa jadi ini efek dari jatuh mas " Sahut dokter sambil menyuntik jarum infus ditangan kia.


" Tapi dia nggak kenapa² kan dok " Tanya rey sekali lagi


Iya nggak pa² mas, khawatir banget ya sama pacar ? Saut dokter dengan tawa kecil


Yasudah saya permisi dulu, jangan lupa pacarnya di kompres mas " Imbuh dokter dan berlalu pergi dari ruangan.


Reynal hanyaa tersenyum tersipuh malu teringat apa yang dikatakan dokter tadii .


Hemmm....pacar katanya ki, emang kamu mau " Batin rey


Reynaal duduk kembali dikursi samping ranjang kia tidur, ia memegang tangan kia. Merasaa masih mengantuk akhirnya reynal tertidur lagi disamping kiara.










**Jangan lupa follow Perempuan desember, dan mampir ke novel aku yaa, tinggalkan jejakk seperti Like, komen dannn vote nyaaa.


Terimakasih😍😍😍😍😍**