
" Mau nanya soal apa mas "
" Aku pengen tau kenapa kamu bedaa bangett waktu kita ngobrol dichat sama kita ngobrol langsung kayak gini, aku selalu pikirin hal itu. Kamu terlihat nyaman bangett kalo kita ngobrol di chat dan aku pun sama merasa nyaman sama kamu jadi aku berencana untuk bertemu kamu langsung di butik tapi respon kamu nggk seperti yang aku harapin " Ucap elmir panjang kali lebar
Mendengar hal itu mata kiara terbelalak " Bagaimana bisa aku salah mengiraa, padahal dia punya sikap tulus sama aku " Batin kia , ia diam dan belum menjawab apapun pertanyaan elmir .
" Aku harus gimana nih, apa aku bicara jujur aja kalo aku salah paham dan mengira dia reynaldi. Tapi aku nggak enak ngomongnya " Batin kiara diam tanpa kata
" Kia " seru elmir memanggil kiara hingga lamunan-nya terbuyar " I...iyyaaa mas " Saut kia terbata
" Jadi kenapa ki, apa aku membuat kamu risih hingga kamu berubah sikap sama aku " Tanya el sekali lagi. Ia hanya ingin tau kebenarannya, tak bisa dipungkiri elmir memang sedikit merasa nyaman selama dekat dengan kiara meskipun hanya chatingan dalam waktu yang singkat.
" Mau nggak mau aku harus bicara jujur " Batin kia
" Jadi gini mas, dulu waktu kamu dm aku minta nomer ku kebetulan hari itu juga aku ketemu sahabat lamaku yang juga minta nomer ku dan aku juga ngasih dia kontak aku, lalu waktu kamu mengirimi ku pesan aku kira kamu sahabat aku. Dan sahabat ku bernama reynal makanya aku panggil rey, kalo tau itu kamu aku pasti nggk manggil dengan nama saja karna umur kita kan terpaut lumayan jauh, Aku minta maaf baru menjelaskan sekarang " Ucap kiara dengan menunduk karena merasa bersalah
Elmir tak menyangka bahwa selama ini kia salah paham, ia mengira bahwa elmir orang lain. Tentu saja membuat elmir kecewa " Jadi, selama ini kamu bukan nyaman sama aku tapi sama reynal " Tanya el, ia masih mencerna penjelasan kia " Apaa²an ini, jadi aku nggk pernah ada" Batin el
Dibilang nyaman si iya, karena dia sahabat aku waktu SMP dan udah hampir 2 tahun baru ketemu lagi waktu itu. Daan hari itu aku juga lupa kalo kamu dm minta kontak aku, makanya aku nggk berfikir kalau itu kamu. Aku bener² minta maaf mas. Seru kia
Elmir mencoba memahami dan menerima semuanya meskipun kecewa " Seenggaknya aku udah tau jawabannya " Batin el
" Berarti kamu nggak ada ngarepin aku yaa meskipun sedikit " Celetuk elmir
Kiara semakin merasa tidak enak " Kenapa dia bilang gitu " Batin kia
" Bukannya gitu, sebenernya aku nggak yakin aja waktu itu kalo kamu minta kontak aku. Aku pikir kamu hanya main² " Saut kia
" Main²......Konyol sekali " Gumam el yang masih kecewa
" Sebenernya aku sendiri juga kaget waktu pertama kali nyadar , aku bener² minta maaf mas " Ucap kia merasa bersalah menundukan kepalanya
Elmir yang melihat kia merasa bersalah tidak tega " Baiklah, mungkin kita harus kenalan lagi biar nggak ada canggung di antara kita " Ucap elmir
" Hai, kenalin nama ku Elmir rayyan yafik " Ucap el sambil menjabatkan tangan nya ke arah kia
Kiara pun tersenyum lega karena elmir tidak marah meskipun sebenarnya ia sangat kecewa dengan kiara " Hai , nama ku kiara larassati. Salam kenal mas elmir " Kiara membalas jabatan tangan el dengan tersenyum membuat kekecewaan elmir mereda.
Deg....deg...degg....
" Okee jangan ada canggung diantara kita ya kia " Ucap elmir
" Iyaa mas , makasih udah mau mendengarkan penjelasanku dan mau ngertiin " Sautnya " Ternyata dia nggak seburuk yang aku pikir " Batin kia dan tersenyum
Akhirnya kesalah pahaman itu terselesaikan, kiara yang lega karena sudah menjelaskan semuanya. Begitu pula elmir yang sudah mengerti kenapa selama ini sikap kia berbeda. Meskipun hubungan mereka hanya teman, namun itu tidak membuat mereka canggung seperti sebelumnya.
" Ngomong² kok kamu tau alamat rumah ku mas, aku kan nggk pernah bicarain soal alamat rumah " Tanya kia yang lupa bahwa ia pernah diantar pulang oleh elmir. Mereka melanjutkan obrolannya karna sudah merasa sama² lega
" Kamu lupa dulu aku pernah nganter kamu pulang, aku sendiri juga lupa sih alamat rumah kamu , makanya aku nanya ke mamah tadi hehe " Saut nya " Kalo dipikir² aku udah kenal bokapnya kia, kia juga udah kenal nyokap ku " Batin el
" astagaa aku lupaa hehe.... Emmm, ibu farah gimana kabarnya " Tanya kia
" Iyakan sama² pelupa haha. Mamah alhmdulillah sehat kok " Saut el
Saat mereka sedang asyique ngobrol tiba² " Kruyukkk.....kruyukkk....kruyukk " Terdengar suara peerut kiara " Duhh malu²in banget sih nih perut mana kenceng banget bunyinya, semoga dia ngga kedengeran " Batin kia
Elmir pura² tak mendengar suara itu namun ia sedikit menahan tawanya karna lucu mendengar suara perut kia yang lapar " Kamu tidur dari jam berapa ki " Tanya elmir
" Tadi habis magrib mas " Sautnya
" Pasti nggak sempet makan ya, kita cari makan yuk kebetulan aku juga sedikit laper " Ucap el alih² tadi denger perut kiara keroncongan, ia lebih memilih pura² nggak tau dan mengajaknya untuk makan.
" Nggak usah deh mas udah hampir jam 10 juga pasti nggk di bolehin ayah " Saut kia, sebenernya ia mau karena emang laper.
" Nggak apa² , dimana om heri biar aku ijin dulu " Tanya el
" Di dalem " Kiara pun mengajak elmir masuk kedalam rumahnya dan duduk di kursi ruang tamu, kiara memanggil heri yang sedang nonton tv. Beberapa menit kemudian heri keluar " Kenapa nak elmir " Tanya heri
" Gini om, saya mau ajak kiara makan di luar boleh nggak? Nggak jauh kok om di depan gang aja kebetulan ada kedai nasi goreng " Ujar elmir , saat ia menuju kerumah kia memang sempat melihat kedai nasi goreng di gang sebelum masuk alamat rumah kia yang jaraknya kira² 200 meteran.
" Iyaa om izinin karna deket, jangn kemalaman ya pulangnya " Seru heri
" Siap om, habis makan langsung pulang hehe " Saut el dan lega sudah izin dengan ayahnya kia " Yaudah yukk ki " Ajak el
" Ok bentar aku pake cardigan dulu " Kiara masuk mengambil luaran , sementara elmir masih duduk di ruang tamu ditemani heri " Anak ini gentleman juga " batin heri
Beberapa menit kemudian kiara keluar " Yah aku keluar dulu yaaa " ~~~ " iyaaa jangn lama² " saut heri
" mari om " Pamit el
Mereka berdua berjalan keluar " Mas , kita jalan kaki aja yuk kan deket nggak usah naik mobil " Ucap kiara
" Boleh sih, tapi kamu nggak apa² kalo jalan kaki " Tanya el
" Nggak apa² mas, sekalian jalan² " Saut kia. Mereka pun berjalan kaki menuju kedai nasi goreng yang hanya berjarak 200 meter dari rumah kiara. Dijalan banyak yang menyapa kiara, dari yang muda sampai yang tua karena kia termasuk anak yang ramah.
" Kamu populer juga yaa di gang ini, hehe " Ucap el bercanda
" Nggak juga, kita semua kan tetangga mas jadi wajar dong, aku juga sering lewat sini jalan kaki klo pergi dan pulang kerja " Saut kia
" Orang lupa itu wajar, aku juga suka lupaan orangnya. Apalagi buat orang² yang banyak kesibukan kayak kita hihi " Saut kia yang berbicara tanpa canggung sekarang
" ciyeee udah nggak canggung yah sekarang " Elmir pun meledek kiara tanpa canggung ~~ " apaan sih mas katanya jangan ada canggung diantara kita " Saut kia
" Iyaa iyaa bercanda kok " Dann 10 menit kemudian mereka sampai di kedai nasi goreng, banyak pasangan yang makan disana dari yang abg sampai yang tua karena kebetulan malam minggu jadi ramai " Kok rame banget ya ki " ucap elmir yang baru pertama kali ke kedai nasi goreng.
" Iyaa nasi goreng disini tuh uwenakk banget mas hehe " Saut kia
" Segitunya ki " Celetuk kia
" beneran mas, duduk sini yukk " Kiara mengajak elmir duduk di lesehan yg deket dengan jalan.
" Pak nasi goreng 2 ya sedeng aja jan pedes² , sama jeruk angetnya 2 " Ucap kiara pada pak yanto kang nasi goreng
" Siap neng " Sautt kang nasi goreng
Kiara memilih duduk di luar dengan lesehan yang dekat dengan jalan. Di kedai tersebut setiap malam minggu di tempat duduk lesaham tidak diberi lampu dan hanya menggunakan lilin jadi terkesan romantis. Banyak pasang mata yang melihat kiara dan elmir pasalnya kia yang terlihat sangat cantik meskipun berpakaian sederhana dan tanpa make up. Begitu pula dengan elmir yang sangat tampan.
" Kamu suka makan disini ki " Tanya elmir
" Iyaa , karna nasi goreng disini enak banget, tapi masih enak buatanku sih " Sautnya sambil tertawa
" Sama siapa? pacar ?
" Aku kalo beli disini tuh selalu bungkus bawa pulang "
" oh ya emang kamu bisa bikin nasi goreng "
" Jan ditanya soal itu mah, ayah aku aja selalu ketagihan hehe "
" Baru kalii ini aku ngerasa kiara bener² nyaman ngobrol sama aku " Batin elmir
" Kapan² bisa nih makan nasi goreng buatan dia " Gumam el
" Kenapa mas " Tanya kia sedikit mendengar el bergunam ~~ " nggk kok " Sautnya
Beberapa menit kemudian pesanan mereka dateng " Silahkan neng , tumben makan disini biasanya bungkus. Bareng pacar ya neng " Ucap ibu siti pengantar pesanan yang tak lain adalah istri pak yanto penjual nasi goreng.
" Hehe bu... " Belum kelar bicara tiba² ibu itu udah dipanggil oleh pak yanto suaminya " Iyaaa pakk??? silahkan neng selamat menikmati ya " Ucap ibu siti dan berlalu pergi
" Bukan bu, hmmmm ibu siti ada² aja, mana mungkin aku sama mas elmir " Batin kia
" Apa aku sama kia terlihat cocok ya makanya dia pikir aku pacarnya, mana mau kia jadi pacarku " Batin elmir
Kiara mengambil sendok dan membersihkannya pakai tisu lalu dikasihkan ke elmir " Makasih ki " ~~~ " Sama² mas, kalo makan dipinggir jalan gini mending dilap dulu sendoknya sebelum dipake, jangan lupa di celupin ke air kalo ada hehe " Ucap kia dan mereka berdua pun makan " Gimana mas enakk kan rasanya " tanya kia
" Iyaaa, enakk dan nggak kalah sama restauran. Ini pertama kalinya aku makan di kedai " Ucap elmir dan membuat kiara tersedak karena kaget " Uhukk....uhukkk... "
" Ati² dong ki kalo makan nggak usah buru² aku nggak minta punya kamu kok " ucap el sambil memberikan air putih ke kiara " makasih " Kiara meminumnya dan sudah tidak tersedak lagi " Dia bahkan baru pertama kali makan di kedai " Batin kia
" Tapi kenapa kamu ngajak kesini mas , kalo kamu baru pertama " tanya kia
" Karena ini yang paling deket , ga apa² kan " Seru elmir
" Nggak apa² apanya, harusnya aku yg nanya gitu " Batin kia
saat sedang menyantap nasi goreng tiba² elmir melihat daniyal sedang berjalan dengan 3 orang temannya yang dari warnet " ki itu bukannya adik kamu " Tanya elmir kiara kaget " Kok dia tau adek aku " Batin kia
" mana "
" itu lohhh " elmir menunjuk kearah seberang " haiii siniii dekkkkkk " Elmir memanggil dani dan melambai²kan tangannya karena ia tidak tau namanya jadi hanya memanggil dek " Kenapa disuruh kesini mas , biarin dia pulang aja sih " ucap kia
Dani yang mendengar dan melihat seseorang memanggilnya pun menghampirinya bersama 3 orang temannya yaitu bagus, davin , angga.
Siapa itu yang manggil kamu dan? tanya bagus
" nggak tau , samperi yuk " dani pun mengajak teman²nya menghampiri elmir dan kiara...
*
*
*
*
*
*
*
*
Terimakasih yang sudah mampir di novel ku.
jangan lupa like , komen dan vote ya kak😍