
Menghabiskan waktu kurang lebih 4 jam berada di apartemen kevin, elmir pun merasa bosan dan memilih untuk pulang ke rumah saja " Han, aku pulang duluan " Ucap elmir sambil mengenakan jacket-nya.
Sejak sore yohan dan elmir berada di apartemen kevin yang letak-nya berada di lantai atas, sementara untuk lantai bawah kevin gunakan untuk usaha bar-nya. Mereka berdua berduel main PS, namun yohan selalu kalah dari elmir.
" Apa-apan kau ini, aku belum mengalahkan mu, ayo teruskan " Sahut yohan melempar stik PS ke arah elmir, ia belum puas karena selalu di kalah-kan el.
" Kau membosankan, main sendiri saja " Elmir melangkahkan kaki-nya dan meninggalkan yohan di apartemen kevin.
" Dasar manusia aneh " Guman yohan melanjutkan Game-nya
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Elmir berjalan menuruni tangga, tak lupa juga ia berpamitan dengan kevin yang sedang menjadi bertender di bar-nya. Setelah sampai di parkiran, tepat saat elmir hendak membuka pintu mobil-nya, ia malah melihat pemandangan yang merusak mood-nya. El memegang keras gagang pintu mobil-nya " Gadis itu hobi sekali menyuapi laki-laki, bahkan berbeda dengan orang yang tadi siang. Dasar gadis murahan " Elmir begitu geram melihat-nya. Bagaimana tidak, dulu perasaannya tak terbalas bahkan gadis itu memutuskan kontak dengan-nya, tak di pungkiri ternyata elmir belum sepenuh-nya melupakan kiara, di tambah lagi, ia kerap berpapasan dengan-nya di jalan tanpa kia sadari.
Elmir terlihat begitu kesal sehingga ia mengurungkan niatnya untuk pulang dan memilih kembali masuk ke dalam apartemen kevin dengan suasana hati yang buruk. Melihat elmir kembali, kevin pun heran, namun ia tak sempat menanyakan pada el karena kevin sendiri sedang di sibukkan menjadi bartender.
Elmir kini masuk kembali ke apartemen, disana masih ada yohan yang sedang bergelut dengan PS 3 " Heh, kenapa kau kembali lagi " Tanya yohan masih fokus dengan PS
" Nggak mood " Singkat elmir meneguk air putih dalam botol
" Sudah ku bilang duel saja dengan ku, malah ngeyel "
" Apa kau lapar " Tanya elmir
" Kenapa? Kau mau membelikanku makanan? " Yohan sama sekali tak melirik ke arah elmir, ia hanya fokus dengan PS-nya
" 10 menit lagi datang "
" Weh, kau serius " Ujar yohan, namun el tak menanggapi-nya. Ia malah merebahkan tubuh-nya di sofa.
****************
Dan benar saja, tak lama kemudian ada seseorang datang mengantarkan makanan, dia adalah pak amin penjual sate yang ada di depan bar kevin. Rupanya elmir menyuruh security untuk membeli semua sate di tempat pak amin, mendengar suara bel berbunyi elmir pun membuka-kan pintu " Permisi mas, saya mau mengantarkan pesanan anda tadi " Ucap pak amin
" Oh, iya terimaksih pak " Sahut elmir menerima empat kantung plastik besar berisi sate
" Kalau begitu saya permisi mas, terimakasih.. Marii " Pamit pak amin
" Pak, tunggu " Ucap elmir menghentikan langkah kaki pak amin " Ada apa mas? " Tanya-nya
" Ah.. Tidak jadi pak, maaf " Tutur elmir, entah apa yang ingin dia sampaikan namun tidak jadi.
" Saya duluan mas, mari " Pak amin kini meninggalkan tempat tersebut. Sementara elmir masuk kedalam dengan membawa tiga kantung plastik yang cukup besar, ia memborong semua sate pak amin. Tidak tau apa yang sebenarnya yang ada di pikiran elmir.
" Apa itu el? " Tanya yohan menghentikan permainan PS-nya.
" Sudah ku bilang 10 menit lagi makanan datang " Elmir meletakkan ketiga kantung tersebut di atas meja. Ia lalu mengambil dua piring untuk diri-nya dan yohan.
Yohan perlahan membuka satu persatu kantung tersebut " Wahh sate, kenapa banyak sekali el, bisa-bisa mumet kepala ku " Ucap yohan
" Kalau kau nggak mau, nggak usah di makan " Sahut el memindahkan sate-nya ke piring.
Tanpa basa-basi yohan langsung menyantap sate tersebut " Sayang banget kalau nggak di makan el " Ucap-nya sambil mengunyah
" Harus-nya pakai ini bodoh " Kata elmir memberikan sambel kacang pada yohan
" Kau beli dimana el? "
" Di jalan depan gedung ini, enak juga ya ternyata " Mereka berdua baru menyadari bahwa warung sate depan bar kevin sangatlah enak.
Kini mereka telah menghabiskan 25 tusuk sate, perut mereka sudah merasa kenyang, bahkan kekesalan elmir tadi pun kian mereda " El, kenapa kau membeli sate segini banyak-nya " Tanya yohan melihat sate yang masih banyak.
" Biar pak tua itu cepat pulang, kasian kan sudah tua masih jualan " Sahut-nya mengelak. Elmir sengaja memborong sate yang tersisa yaitu 80 tusuk karena kesal melihat kiara bersama pria lain.
" Oh, kau dermawan juga yaa " Ucap yohan sedikit menaruh curiga pada-nya " Lalu mau kau apakan ini semua " Sambung yohan.
Belum saja elmir menjawab tiba-tiba kevin datang, karena bartender-nya sudah datang jadi kevin memilih kembali ke apartemen-nya " Kenapa kau yang bingung, kan ada dia " Tutur elmir menunjuk kevin
" Kalian sedang membicarakan ku " Tanya kevin melepas sepatu-nya, yohan dan elmir hanya saling menatap " Wihh, ada apa nih banyak sekali makanan-nya, apa kalian menunggu-ku " Imbuh kevin langsung mengambil satu tusuk sate dan menyantap-nya.
" Baiklah, tapi seperti-nya ada yang kurang " Ujar kevin, ia lalu menghentikan makan-nya dan pergi ke ruang belakang.
Lima menit kemudian, kevin datang membawa tiga kaleng bir " Ahhh, ini diaa... Makan sate cocok sekali kalau minum ini, ya kan " Kata-nya sambil membuka kaleng bir lalu meneguk-nya.
" Aku kira apaan " Celetuk yohan. Kini mereka bertiga minum bersama " Hey, kenapa hanya aku saja yang makan, kalian makan juga dong " Ucap kevin
" Aku sudah kenyang, lebih baik kau ambil minuman lagi saja " Sahut elmir yang sudah kehabisan minuman-nya.
" Oke baiklah, akan ku ambil-kan " Kevin kembali ke belakang untuk mengambil minuman lagi.
Sementara itu, yohan menatap dengan penuh pertanyaan pada elmir " Melihat mu seperti ini, aku jadi teringat 2 tahun yang lalu. Apa terjadi sesuatu? " Tanya yohan..
" Aku... " Tutur elmir ragu, meski yohan sudah paham tentang masalah elmir dengan cinta masa lalu-nya, ia mencoba memancing-nya agar elmir bercerita lebih banyak lagi.
" Jangan bilang, kau belum melupakan gadis itu " Ucap yohan. Sebenarnya yohan sendiri juga tidak pernah tau seperti apa wajah wanita yang membuat sahabat-nya sulit move on.
" Ada apa ini, gadis mana yang kalian bicarakan " Tanya kevin tiba-tiba, kali ini ia membawa 1 botol wine chateau cheval blanc.
" Akhirnya kau membawa wine juga vin " Ujar elmir mengganti topik pembicaraan.
" Ah kau ini pandai sekali mengalihkan pembicaraan " Kevin pun membuka wine tersebut dan menuang-nya ke gelas " Jadi siapa gadis yang kau bicarakan tadi, seperti-nya aku baru mendengar kau membicarakan seorang gadis " Imbuh kevin memberikan gelas yang berisi wine pada elmir.
" Hmm, hanya masa lalu vin jangan terlalu di bahas " Sahut elmir, ia memang tidak pernah menceritakan hal tersebut pada kevin. Baginya itu hal yang memalukan karena di campakkan seorant gadis.
" Kalau kau mau, aku bisa mengenalkan beberapa wanita padamu " Tutur kevin
" Haha, terimakasih tapi aku lagi nggak mood vin " Ucap-nya meneguk wine
" Mending kau kenalkan ke aku saja vin, asal gadis baik-baik aku mau kok haha " Celetuk yohan memecah suasana.
" Kau mau-nya yang baik-baik tapi kau sendiri nggak baik, dasar curut " Sahut kevin membercandai yohan
" Kau belum tau, aku ini pria baik hati dan tidak sombong, suka menabung lagi " Yohan sudah mulai melantur karena mabuk.
...****************...
Kini ketiga pria tampan yang sedang berada di apartemen tengah menghabiskan wine-nya. Ketiga-nya sudah sama-sama mabuk dan bicara melantur, apalagi elmir, ia sedikit mencurahkan kekesalan hati-nya yang selama ini ia pendam " Gadis itu, tadi siang aku melihat-nya di cafe bersama seorang pria, lalu tadi aku juga melihat-nya di warung sate depan bersama pria yang berbeda, apa dia menjadi murahan setelah menolakku " Ucap elmir melantur mengeluarkan kekesalan-nya.
" Sebenarnya siapa yang kau bicarakan " Tanya kevin
" Apa dia gadis yang tadi siang kau lihat di cafe cendana " Tanya yohan bergantian, ia sempat melihat kiara saat di cafe cendana meskipun hanya terlihat dari belakang.
" Huhf, aku harus menjawab yang mana dulu " Sahut elmir bersandar di sofa " Aku benci sekali ketika melihatnya bersama pria, tapi aku juga ingin tau kabar-nya " Sambung-nya
" Kenapa hidup-mu repot sekali, kau tinggal telfon dia saja kan " Tutur kevin
" Dia tidak pernah menjawab panggilan telfon ku jadi aku merasa tidak perlu menghubungi-nya lagi " Sahut elmir, tanpa sadar ia menceritakan semua-nya pada kedua sahabat-nya tersebut.
" Telfon dia pakai ponsel ku saja, siapa tau di jawab " Ujar yohan mengelantur memberikan ponsel-nya, elmir pun menerima ponsel yohan dan mengambil ponsel milik-nya untuk melihat nomor kiara " Apa kau yakin , lalu aku harus mengatakan apa pada-nya kalau dia menjawab panggilan-nya " Tanya elmir, ia benar-benar menjadi bodoh ketika membahas perihal cinta.
" Astaga, benar apa kata lagu yaa, cinta itu pembodohan " Celetuk kevin, ia merebut ponsel yohan yang ada di tangan elmir " Mana nomor-nya biar ku hubungi dia " Sambung kevin.
Elmir membuka kontak ponsel-nya dan mengetik huruf "Q" lalu menunjukan-nya pada kevin. Dengan pandangan yang kabur tidak jelas kevin mencatat nomor kiara dan langsung menekan panggilan.
Tutt.....tuutttt ....tuutttt.....
Panggilan tersambung...
" Hallo...
Bersambungg...
Jangan lupa dukung kami dengan vote dan like kalian...
Follow kami juga ya kak, happy reading😁