Relationship

Relationship
Rezeki pagi



Setelah memutuskan panggilan dari alan, reynaldi yang tadinya hendak pulang memutar balik mobilnya dan menuju ke mall yang di sebutkan alan tadi.


Beberapa menit kemudian Reynaldi sampai di mall, ia turun dan mencari keberadaan alan. Reynal sempat kesulitan menemukan alan, karena alan merebahkan kepalanya di meja " Ahhhh, itu diaa " Gumam reynal langsung menghampiri alan yang sedang lunglai.


" Apa kau hampir mati kebosanan " Tanya reynal.


Alan yang merebahkan kepalanya di meja pun langsung bangun dan antusias melihat kedatangan reynal, artinya dia ada teman ngborol menurutnya " Rey, akhirnya kau datang " Seru alan dengan tawa bodohnya seperti orang yang sudah lama tidak bertemu dengan kekasihnya. Beberapa orang yang ada di cafe menatap aneh kedua pria itu " Hey, jaga bicaramu. Aku jijig mendengarnya " Reynaldi duduk di depan alan dengan raut wajah kesal


" Kau tau, aku sudah menunggu ketiga putri itu selama hampir satu jam dan belum ada tanda² mereka keluar... Astaga... " Gerutu alan


Reynal hanya menggeleng melihat tingkah gila alan " Mbak, buatkan saya 2 americano ice ya " Ucap reynal pada salah satu pelayan cafe yang lewat, pelayan itu pun mengangguk.


" Kenapa kau mengikuti mereka , sudah tau ke mall pasti shoping lah " Sahut rey santai.


" Sebenarnya tadi aku hanya berdua dengan kia, aku mengajaknya makan cake marble kesukaannya dan dia sangat happy banget rey , hanya sebuah cake dia sesumpringah itu " Kata alan menceritakan pada reynaldi


" Kau tau dari mana dia menyukai marble cake, dan kenapa hanya berdua. Lalu dimana abel dan oliv " Tanya rey tanpa jeda


Pesanan minuman mereka telah datang, seorang pelayan wanita meletakkannya " Silahkan tuan " Ucapnya, lalu pelayan itu segera pergi.


" Minumlah dulu, jangan terburu² " Alan memberikan minumannya pada reynaldi " Aku berteman dengannya sudah 2 tahun jelas lah aku tau " Jawab alan santai


" Aku hanya berdua karena aku melihat kia sendirian di halaman kampus menunggu olive dan abel, dia seperti anak ayam yang kehilangan induknya makanya aku mengajaknya membeli marble cake " Jelas alan meneruskan jawaban dari pertanyaan reynal tadi.


" Apa kau cemburu " Celetuk alan, memperhatikan reynaldi yang terlihat seperti orang sedang cemburu " Aku, tidakk.... " Jawaban reynal terpotong oleh kedatangan 3 putri yang baru selesai berbelanja " Oiiikkkkk " Terdengar suara teriakan oliv dari jarak yg cukup jauh


" Jhahaha, apa kau yakin " Goda alan, namun reynal tak menanggapi alan dan memilih menatap kearah ketiga putri yang sedang berjalan menghampirinya.


" Apa yang sedang kalian bicarakan, kenapa kau tertawa seperti orang bodoh " Tanya abel dan duduk si sebelah alan " Aku membicarakanmu yang membawa banyak buruan wkwk " Goda alan terkekah melihat wajah kesal abel


" Sudahlah, kalian ini kenapa setiap bertemu selalu adu mulut. Aku takut kalian akan jatuh cinta nanti " Tutur olive fokus mengecek barang belanjaannya satu² " Ck amit² " Jawab alan dan abel bersamaan.


......................


Karena shoping cukup melelahkan ketiga gadis itu pun merasa lapar dan memesan makanan. Selama dua tahun terakhir persahabatan mereka semakin erat, ditambah satu makhluk lagi yang bernama alan. Pria dengan tingkah konyolnya, bisa dibilang alan suka membuat kegaduhan, jahil namun dia juga paling ceria diantara empat sahabt lainnya.


Tetapi meskipun alan sangat konyol dan ceria, ia justru memiliki kisah paling pilu diantara keempat sahabatnya.


Bagaimana tidak, dia adalah seorang anak adopsi. Menurut yang ia ceritakan pada keempat sahabatnya, ia kehilangan ibunya saat ia datang ke sebuah taman bermain. Entah sengaja atau tidak di sengaja yang dia ingat adalah ibunya bilang akan pergi membeli harum manis untuknya bersama dengan adiknya. Ia menunggunya sampai sore ibunya tidak terlihat kembali menjemputnya hingga ia menangis sejadi²nya di taman bermain itu. Lalu datanglah seorang wanita parubaya yang tidak mempunyai anak, ia mengajak alan untuk pulang dan mengatakan " Mulai sekarang kau adalah putraku, dan aku ibumu " Ingatan itu masih jelas di benak alan. Mau tidak mau harus tinggal bersama ibu angkatnya itu, berharap ibu kandungnya datang mencarinya hingga sampai sekarang harapan itu mulai sirna.


Ibu angkatnya selalu baik, meskipun suaminya tidak pernah menyukai alan karena bukan anak kandungnya. Namun semenjak alan duduk dibangku SMP ibunya mulai bersikap kasar padanya sehingga alan harus merasakan sakit hati. Sakit hati karena tidak ada tempat mengadu, dan sakit hati karena merindukan ibu kandungnya.


Alan melakukan pekerjaan part time untuk membantu ibu angkatnya dan untuk biaya sekolahnya sendiri. Kini ia sama seperti kia mendapatkan beasiswa penuh di universitas. Terkadang karena kia mengerti apa yang dirasakan alan, kia membawanya pulang untuk makan bersama, itulah mengapa alan sangat baik pada kia, alan tak ada menaruh rasa suka atau cinta pada kia. Yang alan rasakan hanyalah sayang pada kia seperti adik sendiri.


...****************...


Karena waktu sudah menunjukkan pukul 20:05 mereka lalu pulang " Ra, pulang bareng aku ya " Ucap alan menawarkan diri


" Barang belanjaannya bisa jatuh kalau naik motor " Reynaldi menyela


" Jhahaha kau pasti mengira dia akan pulang bersamamu kan " Ejek alan dengan menjengkelkan " Diam kau " Reynaldi memilih pergi dan enggan meladeni alan


...****************...


Pagi harinya di kediaman heri abizard, sepasang suami istri berusia parubaya itu terlihat sedang duduk bersama di meja makan beserta putra bungsu mereka. Tria seorang ibu yang dulu galak dan judes telah berubah menjadi wanita yang lembut, dulu ia sangat pandai membeda²kan anak²nya namun sekarang tidak lagi.


Hari minggu membuat kia bermalas²an, kia sudah bangun sejak pagi tadi namun hanya melaksankan sholat subuh saja lalu ia kembali tidur. Gadis itu tidur dengan nyenyaknya meski matahari sudah tampak naik kemudian datanglah tria ke kamar kia, wanita parubaya itu membuka gordeng jendela kamar kiara.


Merasakan sinar yang menyilaukan mata karena gordeng terbuka, kia pun terbangun. Ia berencana menutup kembali gorden nya namun saat bangun dari ranjang ia terkejut karena sudah ada tria disana " Baguslah kau sudah bangun, mandi lalu turun kita sarapan " Ucap tria dengan senyum menekan. Benar ia sekarang tidak galak seperti dulu, tetapi jika kia bersalah tetap saja harus ditegur.


" Baik buu " Kiara pun berjalan menuju kamarnya. Ia tau bahwa tria sengaja membuka gordeng agar kia bangun tanpa harus teriak² membangunkannya.


...****************...


Usai mandi dan sarapan, kiara duduk di sebuah teras depan rumahnya. Ia duduk bersama laptop dan beberapa buku catatan miliknya untuk mencatat nama dan barang yang customer order di online shop nya.


Kiara hanya menjual fashion wanita, ia belum berminat untuk menjual pakaian pria. Namun siapa sangka nama Online shopnya sangat viral di medsos " Fluffy Olshop " Nama yang kiara buat dan ia kembangkan sendiri cukup sering dibicarakan di media sosial seperti Pesbuk ataupun stagram.


Tak lama kemudian gadis itu bangun dan membereskan pekerjaan yang ia lakukan di teras lalu menaruh laptopnya di kamar, tak lupa juga kia mengambil jacket di kamarnya " Kau mau kemana nak " Tanya heri karena melihat kia menenteng jacket


" Aku mau mengantar orderan ini yah, hehe rezeki pagi " Saut kia dan mengambil kunci motor yang ada di nakas


" Ya sudah, hati² dan jangan lupa pakai helm " Ujar heri mengingatkan kia yang pelupa " Siap ayah " Kiara pun pergi ke alamat yang sudah di berikan oleh customernya. Sudah kedua kalinya customer itu memesan di online shopnya kiara, karena puas dengan bajunya customer itu kini menjadi langganan. Pemilik akun @putri itu memesan sebuah dress edisi terbaru di online shopnya kia.


Tepat pukul 10:08 Kiara sampai di alamat yang diberikan oleh pemilik akun @putri. Orderan pertama kia antar menggunakan jasa kurir, namun karena hari ini libur kia mengantarkannya sendiri sekalian dengan milik customer lain.


Kiara menguncir rambutnya , ia mengenakan hodie berwarna mustard dan celana panjang berwarna hitam. Dilengkapi dengan slingbag miniso untuk menyimpan ponselnya. Kia lalu turun dari sepeda motornya dan berdiri di depan rumah yang pagarnya tertutup.


" Benar kan ini rumahnya " Gumamnya sambil melihat² sekitar siapa tau ada orang. Mata kia tertuju pada tombol bel yang ada di samping pagar, tak butuh waktu lama kia langsung memencet bel " Teettt....teeetttt....teeetttt " Mendengar suara bel berbunyi, pemilik rumah itu pun keluar dan membukakan pagar " Maaf cari siapa yaa " Tanya seorang wanita parubaya


" Permisi nyonyaa, apa ini alamat rumah putri adelia " Dengan sopan kia bertanya pada wanita parubaya itu. Namun sebelum wanita perubaya itu menjawab putri adelia sudah datang " Mah, apa kurirnya sudah datang " Tanya adelia berjalan keluar " Ah, apa anda putri adelia? Saya datang untuk mengantar orderan anda " Ucap kiara


" Oh begitu kah, biasanya kurir yang mengantar " Adelia menerima paperbag dari tangan kiara, ia memandang kiara dari atas sampai bawah


" Iyah nona karena hari ini kebetulan saya sedang libur jadi sekalian mengantarkan orderan yang lain " Sahut kiara


" Apa anda pemilik online shop itu " Tanya adel penasaran, kia hanya mengangguk dan tersenyum " Baiklah saya permisi, terimakasih orderannya nona " Pamit kia segera untuk melanjutkan ke alamat berikutnya. Namun saat kiara membalikkan tubuhnya untuk menuju ke motor, ia justru dibuat terkejut oleh seseorang yang baru saja datang....


**Bersambung......


...****************...


Terimakasih untuk yang sudah mampir membaca karya saya. Semoga kalian menekan tombol ❤️ jangan lupa like nya, beri jejak komentar dan vote yaa kakk🤗🤗


Happy reading🌹**