RANTI & RHAFI

RANTI & RHAFI
R & R : season 2



Rhafi dan Rara pun kembali ke mobil. dan dilihatnya Ranti sedang mundar mandir di samping pintu mobil.


"kakak!! " ucap Ranti lalu langsung memeluk erat Rara.


"umi maafin kakak ya udah buat umi khawatir" ucap Rara.


"iya sayang gak papa, yg penting sekarang kamu udah kembali" ucap Ranti.


"yaudah yuk masuk mobil, panas ntar gosong loh" ucap Rhafi.


mereka pun masuk ke mobil, di mobil Rangga tak henti hentinya memasang wajah cemberut, karena sedari tadi Ranti terus memeluk Rara dan sesekali mencium nya, tapi berbeda dengan Rara jujur ia merasa risih selalu di peluk dan di cium.


"umii!! udah dong ciumnya kakak geli nih" ucap Rara sambil bergidik geli.


"geli gimana, dulu waktu umi kecil kayak kamu, nenek sering kok cium umi, kayak gini nih" ucap Ranti masih terus menciumi pipi Rara.


"umii!! adek juga mau di cium" ucap Rangga kesal.


"nanti dek, umi mau cium kakak, adek kan udah sering umi cium" ucap Ranti, ia berniat mengerjai Rangga.


Rhafi hanya tersenyum geli melihat tingkah istri dan anak anaknya.


"huwaaaa... umi gak sayang sama adek lagi, hiks.. hiks.. " ucap Rangga sambil terisak.


"ehhh.. nggak kok, umi sayang sama adek. cup.. cup.. jangan nangis ya, jangan nangis nanti air matanya mubazir, air mata adek enak loh kalo di jadiin jus" ucap Ranti yg mengundang gelak tawa Rhafi.


"hahaha.. ya ampun umi, abi baru kali ini denger air mata bisa di buat jus" ucap Rhafi disertai kekehan gelinya.


"hehe.. kan cuma bercanda bi" ucap Ranti sambil mencium pipi Rangga.


"yeyyy.. umi sayang sama adek, huhuhu kakak gak di sayang wekkk" ucap Rangga sambil menjulurkan lidahnya pada Rara.


Rara mengangkat satu alisnya "kamu kan cengeng mangkanya kamu dicium biar kamu gak nangis, kalo kakak kan nggak cengeng kayak kamu" ejek Rara.


"adek nggak cengeng, huwaaa..umi kakak jahat, umi hiks.. hiks.. " ucap Rangga sambil menangis.


"katanya nggak cengeng, buktinya baru di gituin aja nangis" ucap Rara pelan, namun bisa di dengar oleh Rangga.


"udah ya, jangan berantem lagi. kakak shiit!! " ucap Ranti sambil meletakkan jari telunjuk nya di depan bibir.


"ehh.. abi kita jalan jalan yuk bi" ajak Ranti.


"oh iya boleh tuh mi, kita jalan jalan ke mall aja gimana? " ucap Rhafi.


"gak mau" ucap Rara dan Rangga bersamaan.


"loh kenapa? " tanya Rhafi.


"kakak mau pulang aja bi, kakak capek" ucap Rara.


"iya bi adek juga, nanti kalo adek kecapean terus adek sakit dan masuk rumah sakit pasti umi sama abi khawatir" Rara bergidik geli mendengar kan perkataan adiknya, yg menurut nya alay.


"ihh.. lebay" gumam Rara.


Rhafi tersenyum geli melihat ekspresi Rara "iya iya, kita pulang sekarang ya" ucap Rhafi.


(skip)


tak lama kemudian mereka pun sampai di rumah. Rara langsung masuk ke kamar nya, sedangkan Rangga seperti biasa ia mau bermanja manja dengan orang tuanya.


"umi suapin adek es krim nya dong" ucap Rangga, yg saat ini sedang duduk di pangkuan Rhafi sambil menonton TV.


"iya, nihh.. Aaaaa" ucap Ranti sambil menyuapi Rangga.


"abi juga dong" ucap Rhafi, ia pun mendapat suapan dari Ranti.


°°°°°°°°°°


oke semua sampe sini dulu ya, maaf kalo kata di bab ini sedikit, gak tau kenapa otak author gk bisa di ajak kompromi, mungkin karena author lagi banyak tugas kali ya..


oke jangan lupa like comen and vote..