
hari ini adalah hari dimana Ranti akan di jodohkan begitu juga Rhafi.
"sayang kamu siap siap ya nanti tamu kita akan datang abis isya" ucap tiwi pada Ranti yg sedang bermain komputer.
"iya mi" ucap Ranti masih fokus pada komputer nya.
"hmm.. " gumam tiwi keluar dari kamar Ranti.
dirumah Rhafi....
"Raf nanti abis isya kita kerumah Ranti ya" ucap doni.
"oke pa" ucap Rhafi dengan semangat.
"semangat banget kemarin aja kayak mau mati papa jodohin" ledek doni.
"ih mana ada, kemarin ya mood Rhafi tuh lagingak bagus kalo sekarang mah udah oke" ucap Rhafi mengelak.
"alahh... serah kamu lah papa mau ke kamar" ucap doni pergi ke kamarnya.
"hmm... aku masih belum percaya kalo aku mau nikah sama Ranti" ucap Rhafi senyum senyum sendiri.
(kita beralih ke Ranti).
"mi Ranti pergi dulu ya" ucap Ranti.
"iya jangan lupa pulang sebelum ashar" ucap tiwi tegas.
"siap mi, Ranti pergi ya assalamu'alaikum" ucap Ranti mencium tangan tiwi.
"waalaikumsalam" ucap tiwi.
sebenarnya Ranti keluar karna ingin membeli buku. saat sampai di toko buku Ranti langsung memilih milih buku.
"nah yg ini kayaknya bagus tapi tipis banget" ucap Ranti. ia melihat ke atas dan pandangannya tertuju pada sebuah buku.
"nah itu baru tebel " ucap Ranti hendak mengambil buku itu tapi tidak sampai karna buku itu berada pada rak paling atas.
Ranti pun mengambil tangga dan naik ke tanggal itu untuk mengambil buku. tapi saat ia ingin menaiki anak tangga yg terakhir kakinya tergelincir dan hampir terjatuh, untung saja ada seorang pria yg menyelamatkan nya.
Ranti dan pria itu saling tatap beberapa saat namun seketika keduanya tersadar.
"astaghfirullah" gumam pria itu.
"kamu gak papa" ucap pria itu membenarkan tubuh Ranti.
"iy... iya gak papa kok. makasih ya kak udah nolongin" ucap Ranti.
"iya lain kali hati hati ya" ucap pria itu.
"iya kak" ucap Ranti.
"kamu mau ambil buku" ucap pria itu.
"iya kak tapi tinggi banget" keluh Ranti. pria itu pun mengambil buku untuk Ranti.
"nih" ucap pria itu sambil memberikan buku pada Ranti.
"makasih kak.... " ucap Ranti karna ia tak tau nama pria itu.
"faqih" ucap faqih.
"oh kak faqih, nama saya Ranti kak" ucap Ranti dengan senyuman nya.
"MasyaAllah seyumannya" batin faqih.
"nama yg bagus" puji faqih.
"hehhehe... makasih. emmm kak Ranti kedepan dulu ya" ucap Ranti.
"oh iya" ucap faqih.
"waalaikumsalam" ucap faqih.
setelah membayar buku yg ia beli Ranti langsung pulang karna sebentar lagi ashar.
saat sampai rumah Ranti langsung menuju ke kamar nya karna ia sudah sangat lelah.
setelah isya...
semua sudah bersiap di rumah Ranti tinggal menunggu tamu datang.
tak lama kemudian Rhafi bersama keluarga datang.
"assalamu'alaikum" ucap doni Rhafi dan elin.
"waalaikumsalam" ucap tiwi membuka pintu.
"umi" ucap Rhafi mencium tangan tiwi.
"ayo masuk" ucap tiwi.
"apa kabar pak doni" ucap Raihan bersalaman serta berpelukan dengan doni.
"alhamdulillah baik pak, bapak sendiri baik kan" ucap doni.
"alhamdulillah" ucap Raihan.
"mereka belum datang ya" ucap doni.
"iya Pak doni mungkin sebentar lagi" ucap Raihan.
"yasudah silakan duduk pak" ucap Raihan.
"umi panggil lin Ranti dong" ucap Raihan pada tiwi. tiwi pun langsung ke atas memanggil Ranti.
"Ranti yuk turun" ucap tiwi.
"oke umi" ucap Ranti.
saat Ranti turun betapa terkejutnya ia karna disana ada Rhafi dan keluarga besarnya yg sedang berbincang bersama Raihan.
"ehh ini yaa.. yg nama nya Ranti " ucap elin.
"iya tante" ucap Ranti. ia pun menyalami elin dan doni saat ingin menyalami Rhafi ia hanya menagkup kan tangan di dada.
"cantik sekali kamu nak, kamu ngidam apa tiwi sampai anak kamu secantik ini" ucap elin.
"hahahah... bisa aja kamu lin" ucap tiwi.
sementara itu sedari tadi 2 insan yg saling mencintai ini saling curi curi pandangan satu sama lain.
"ya Allah mimpi apa aku semalem sampe aku mau di jodohin sama kak Rhafi" batin Ranti.
"semoga Ranti menerima perjodohan ini" batin Rhafi.
tak lama kemudian datanglah 2 keluarga besar.
"assalamu'alaikum" ucap mereka semua.
"waalaikumsalam" ucap tiwi.
"kalian udah datang ayo masuk" ucap tiwi. mereka semua pun masuk.
___________________________
hayo tebak siapa tamu yg datang???
yg bisa nebak author kasih uang 100 jt dalam bentuk gambar😅