RANTI & RHAFI

RANTI & RHAFI
R & R : season 2



happy Reading readers...


kini usia pernikahan Ranti dan Rhafi telah menginjak 7 tahun, tentu nya banyak cobaan yg mereka hadapi. tapi karna mereka selalu saling menguatkan, akhirnya cobaan itu berhasil terlewati.


mereka juga telah memiliki 1 orang anak lagi selain Rara, yaitu Rangga. walaupun usia Rara sudah menginjak 7 tahun tapi ia selalu bersikap sangat dewasa, sedangkan Rangga ia selalu bersikap kekanak-kanakan jika ada di dekat Ranti dan Rhafi.


"abi, adek mau gendong abi" rengek Rangga.


"adek, adek itu udah besar, adek kan punya kaki jadi jalan sendiri aja" ucap Rara datar.


ya, sifat Rara menuruni sifat Rhafi yaitu dingin, tidak manja dan selalu dewasa, sedangkan Rangga menuruni sifat Ranti yg sangat manja dan cengeng.


"nggak mau, lagian kakak kenapa sih, adek kan minta gendong sama abi bukan sama kakak! " ucap Rangga dengan wajah kesalnya.


"serah" setelah mengucapkan itu, Rara langsung kedapur untuk membantu Ranti.


sedangkan Rangga, ia masih sibuk bergelut manja dengan Rhafi.


"abi, kakak kok pendiem terus judes banget? " tanya Rangga pada Rhafi.


"adek mau tau? " ucap Rhafi.


"iya"


"kakak itu kayak gitu karna waktu pas umi lagi hamil kakak, umi ngeliat abi lagi marahin karyawan abi, terus umi langsung benci sama abi karna abi sifatnya nggak ramah sama karyawan abi" jelas Rhafi.


"hah? terus apa hubungannya sama kakak? " ucap Rangga.


"karna waktu itu umi benci sama abi, jadi sifat kakak kayak abi" ucap Rhafi sambil terkekeh di ujung kalimat nya.


"haha.. pantesan kakak kayak gitu hehhhe" ucap Rangga sambil terkekeh geli.


"abi!! adek!! ayo makan" teriak Ranti yg tengah berada di dapur.


segera Rhafi dan Rangga langsung menuju meja makan. dan seperti biasa, selalu ada pertengkaran antara Rara dan Rangga.


"umi suapin adek ya" punya Rangga di sertai dengan wajah memelas nya. tapi baru saja Ranti ingin menjawab, tapi langsung di potong oleh Rara.


"adek itu udah besar!! sebentar lagi juga mau masuk Tk, masa makan aja masih di suapin" ejek Rara.


"terserah adek dong, kan adek yg mau di suapin bukan kakak! " ucap Rangga sambil menatap tajam ke arah Rara.


"apa liat liat!! " ucap Rara dengan nada dingin.


"terserah adek, ini kan mata adek bukan mata kakak"


Ranti dan Rhafi hanya memperhatikan anak anak nya yg sedang bertengkar, karna itu adalah hal biasa, karna setiap saat Rara dan Rangga memang selalu bertengkar.


"siapa yg manja" ucap Rangga dengan mata yg sudah berkaca kaca.


Rara tak menjawab, karna ia tahu kalo adik nya itu mudah sekali menangis untuk hal kecil.


"huaaa... umi... abi... kak ra nakal hiks... hikss.. huwaaaa" teriak Rangga disertai air mata yg terus mengalir di pelupuk matanya.


"cup.. cup.. jangan nangis, nanti abi beliin es krim deh buat kakak dan adek" ucap Rhafi.


"yg bener bi? " ucap Rangga yg langsung berhenti menangis.


"iya, nanti abi beliin 2 es krim buat kakak dan 3 es krim buat adek" ucap Rhafi.


"horee.. es krim adek banyak! " ucap Rangga sambil memeluk Rhafi.


"jadi laki-laki kok manja banget" ejek Rara.


"adek nggak manja!! " teriak Rangga.


"ohh yaa?? " ucap Rara, lalu ia langsung berdiri dari duduknya.


"umi, ara udah selesai makannya, ara cuci piring dulu ya" ucap Rara yg di angguki oleh Ranti dan Rhafi.


"kak ara nyebeliiiinnn!! " teriakan Rangga menggelegar di seluruh ruangan.


"ehh.. shiitt, anak cowok gak baik teriak teriak" ucap Rhafi.


"iya, maaf abi" ucap Rangga sambil menunduk.


"anak pinter" ucap Ranti sambil mengusap lembut kepala Rangga.


"yaudah sekarang adek selesain makan nya, abis itu kita beli es krim ya" ucap Rhafi.


"iya abi" ucap Rangga, kemudian dengan cepat ia menghabiskan makanan di piring nya.


____________________________________


holaa... gimana gimana, cerita nya memuaskan gak? kalo nggak maaf ya hehhe..


ok jangan lupa like comen and vote...