
setelah mengganti pakaian Rhafi langsung pulang karna sedari tadi mama nya menelfon.
"umi kak Rhafi mana" ucap Ranti sambil celingak celinguk.
"udah pulang tadi" ucap tiwi.
"loh kok gak bilang" ucap Ranti.
"kamu sih dandannya lama banget" ejek tiwi.
"ih.. siapa juga yg dandan" ucap Ranti mengelak.
"yudah dari pada kamu berantem gak jelas sama umi, lebih baik kamu bantuin umi potong wortel" ucap tiwi.
"siap" ucap Ranti langsung mengambil pisau dan memotong wortel.
setelah semua makanan tersaji di meja makan Ranti memanggil Raihan.
"abi ayo makan" ucap Ranti sambil mengetuk pintu kamar Raihan dan tiwi.
"iya " ucap Raihan dengan wajah malas.
"abi kenapa??" ucap Ranti heran karna melihat abinya seperti itu.
"abi baru bangun tidur, kamu sih bangunin abi tidur, Hoammm... " ucap Raihan sambil menguap.
"iya maaf, Ranti cuman di suruh umi bangunin abi" ucap Ranti.
"hmmm... bilang sama umi, abi makannya nanti aja" ucap Raihan kembali masuk ke kamar.
"ish... dasar abi udah tau umi kali marah gimana, huhhh sebel deh... nanti kalo Ranti yg di marahin umi gimana coba" ucap Ranti. ia pun memutuskan untuk kembali menghampiri tiwi.
"loh abinya mana" ucap tiwi.
"abi masih tidur mi, tadi sih Ranti udah bangunin tapi katanya nanti aja" ucap Ranti.
"yaudah kamu makan gih, umi juga nanti aja makannya" ucap tiwi meninggalkan Ranti yg sedang duduk di meja makan.
"yahh.. umi mah" ucap Ranti cemberut, karna perutnya sudah minta di isi akhirnya ia pun makan sendirian.
keesokan harinya....
Ranti sedang bersiap untuk pergi kerumah sakit seperti biasanya dan setelah itu ke kantor untuk membantu Raihan menyusun berkas.
"abi nebeng yaa.. " ucap Ranti dengan wajah imutnya. (itu jurus Ranti supaya Raihan numpagin ya😅).
"iya, udah sana masuk mobil" ucap Raihan.
"eh.. eh.. enak aja cuma umi yg boleh nyium pipi abi" ucap tiwi.
"ishh.. kan cuma sekali umi" ucap Ranti memanyunkan bibirnya.
"mau sekali kek dia kali kek, umi gak peduli pokoknya cuma umi yg boleh cium abi, iya kan abi" ucap tiwi memeluk lengan Raihan.
"iya dong umi sayang muachhh" ucap Raihan mencium pipi tiwi.
"ishh... " gumam Ranti dengan kesal lalu masuk ke mobil.
"hahha... lucu ya dia bi" ucap tiwi.
"hahha.. iya lagian umi ngidam apa ya" ucap Raihan.
"ABIII!!! AYO BERANGKAAATT!! " teriak Ranti.
"astaghfirullah, itu beneran ana kita bi" ucap tiwi tak habis pikir dengan sikap Ranti.
"ketuker kali dirumah sakit haha... " ucap Raihan tertawa.
"RANTI DENGER YAA" ucap Ranti sedikit berteriak.
"haha... yaudah berangkat gih nanti tambah marah tuh anak" ucap tiwi.
"iya, abi berangkat ya assalamu'alaikum" ucap Raihan.
"waalaikumsalam" ucap tiwi.
Ranti dan Raihan pun sampai di rumah sakit.
"maksih ya abi udah nganterin" ucap Ranti.
"iya nanti kalo mau pulang telpon abi ya" ucap Raihan.
"siap, Ranti masuk dulu ya.. assalamu'alaikum" ucap Ranti menuruni mobil.
"waalaikumsalam, hati hati ya nak" ucap Raihan.
"iya" ucap Ranti sedikit berteriak.
_____________________
assalamu'alaikum.... semua maaf ya kalo up nya 2 hari 1x soalnya author lagi ujian online jadi ya.... up nya cuman bisa segitu sekali lagi maaf yaa...
jangan lupa like... come.. and vote😁