RANTI & RHAFI

RANTI & RHAFI
pernikahan



hari ini adalah hari dimana pernikahan tanpa cinta akan di laksanakan. para pengantin pun sudah pasrah dengan apa yg akan terjadi di masa depan dengan hidup mereka.


saat ini Ranti dan aisyah sedang di ruas di kamar yg sama.


"sudah selesai mbak" ucap perias.


"maksih ya mbak" ucap aisyah.


"iya kalau begitu kami permisi dulu ya mbak, assalamu'alaikum" ucap perias itu.


"waalaikumsalam" ucap Ranti dan aisyah.


"hikss.. hiks.. " aisyah menagis.


"syah kamu kenapa" ucap Ranti panik.


"Ranti, aku mau ngomong sama kamu" ucap aisyah dengan air mata membasahi pipi.


"kamu mau ngomong apa, ngomong aja " ucap Ranti.


"aku, hikss... cinta sama... hikss.. faqih" ucap aisyah masih menangis.


"syah, sebenarnya aku juga cinta sama kak Rhafi. tapi, ini sudah terlambat. kita gak bisa ngubah ini semua" ucap Ranti ikut meneteskan air mata.


"iya, aku tau Ranti tapi, apa aku bisa hidup selamanya bareng orang yg gak aku cintai" ucap aisyah.


"kita mungkin gak bisa, tapi kita harus bisa" ucap Ranti.


"Ranti, aisyah ayo kita turun sebentar lagi akad nya mau di mulai" ucap tiwi.


mereka pun menuju ke tampat di mana akan dilaksanakan nya akad nikah. saat itu semua mata tertuju pada kedua pengantin itu. ada yg kagum, ada juga yg memuji mereka sambil berbisik.


Ranti dan aisyah duduk di belakang calon suami mereka dengan jarak 1 meter, agar mereka tidak bersentuhan.


"ya Allah apa ini saatnya aku menghentikan pernikahan ini" batin Rhafi.


satu persatu acara pun telah usai, kini tinggal ijab qabul yg akan di laksanakan.


"baiklah kita akan memulai ijab qabul saudara faqih ar-rahman dan aisyah al bahr. baru setelah itu saudara Rhafi pradipta dan aisyah az Zahra." ucap penghulu


"baiklah nak faqih silakan jabat tangan ustadz Raihan" ucap penghulu. dengan ragu faqih menjabat tangan Raihan.


"baik, bismilah. saudara faqih ar-rahman bin zaki alfandy, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putriku yg bernama Ranti al bahr binti Raihan al zakarriya dengan maskawin emas 100 gram dibayar tunai" ucap Raihan dengan lantang.


saat faqih ingin mengulangi apa yg di ucapkan Raihan tiba-tiba.....


"TUNGGU!! " ucap Rhafi dengan tegas dan berdiri dari duduknya.


semua orang pun tersentak kaget dan langsung berdiri dari duduknya.


"kenapa nak Rhafi" ucap Raihan yg juga kaget.


"abi, Rhafi mewakili, Ranti, faqih dan aisyah. kami mau bilang kalo kami mau tuker jodoh bi" ucap Rhafi dengan nada protes.


"apa" ucap rahmad dan zaki.


sementara tiwi, Rizka, elin dan ana hanya bisa terdiam.


"kami gak bilang dari awal, karna kami gak mau buat kalian kecewa" ucap Ranti membuka suara nya.


"baiklah kalo kalian mau bertukar jodoh, tapi kamu Rhafi, apa kamu mencintai Ranti? " ucap Raihan.


"iya bi, kami saling mencintai. begitu juga faqih dan aisyah" ucap Rhafi.


"baiklah ayo kita mulai " ucap Raihan merangkul Rhafi dengan senyuman.


"saudara Rhafi pradipta bin arafa dhoni pradipta, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putriku yg bernama Ranti al bahr binti Raihan al zakarriya dengan maskawin emas 100 gram dibayar tunai" ucap Raihan dengan lantang.


"saya Terima nikah dan kawinnya Ranti al bahr binti Raihan al zakarriya dengan maskawin tersebut di bayar tunai" ucap Rhafi tak kalah lantangnya.


"bagaimana para saksi, sah?" ucap penghulu.


"sahhh!! sahhh... " ucap semua tamu undangan.


"alhamdulillah" ucap penghulu lalu membacakan doa.


sekarang Ranti dan Rhafi telah sah menjadi pasangan suami istri, begitu juga aisyah dan faqih.


sekarang saatnya mereka duduk di pelaminan untuk menyalami para tamu dan diberi ucapan selamat.


"kamu lihat kan, aku bisa mengubah takdir" bisik Rhafi pada Ranti.


"iya iya, kamu emang suami paling the bestt, love you" bisik Ranti.


"love you too.... sayang" goda Rhafi.


beralih ke faqih dan aisyah...


"aku seneng bisa berumah tangga sama kamu" ucap faqih.


"faqih, tolong bimbing aku jadi istri yg ang sholehah buat kamu" ucap aisyah.


"pasti" ucap faqih.


saat ini para pengantin baru sedang pandang pandangan ya..


"ehemmm" deheman doni membuat para pengantin baru yg lagi kasmaran itu tersentak kaget.


"nanti kalo mau liat liatan, disini masih banyak tamu" ucap Raihan.


para pengantin pun merasa malu sendiri karena kepergok.


___________________________


gimana, greget?? atau kurang greget???


hahaha,😄😅😅 jangan lupa like ya