
wah,cantik banget tuh ceweh
hai neng bisa kenalan nggak
yuk pacaran
ngaco sih lo
begitulah bisikan para pengunjung mall apabila melihat wajah datar lara
lara memasuki toko pakaian dan memilih beberapa pakaian untuknya
selepas memilih pakaian yang sesuai,lara pergi ke kasir dan mengeluarkan black cardnya
selesai pembayaran lara keluar dari toko dan menuju ke restoran untuk mengambil makan siangnya
gue bosaaan amat,perusahaan markas nggak ada yang seru sih.batin lara kesal apabila mengingat kesemua mafia yang lain nggak punya nyali mengusik DVS yang sudah menjadi mafia no1 di dunia
lara memesan makanannya kepada pelayan di hadapan
sesudah kepergian pelayan itu,lara mengetik ponselnya sembari menunggu pesanannya
"hai"seru satu suara kepada lara
lara hanya mengerling kepada empunya suara
"apa ada urusan"tanya lara datar kepada pria yang duduk hadapannya
"nggak ada apa apa,ano cuma mahu ngelihatin keadaan ina"sahut devano yang berada di hadapan lara.devano yang berbelanja keperluannya di mall ini secara kebetulan terserempak dengan lara di restoran ini
lara hanya menaikkan alisnya
"udah liatkan"tanya lara datar
"iya"sahut devano
"nggak ada urusan lain"tanya lara lagi
"nggak"sahut devano
"yasudah pergi sono"ucap lara dingin
devano hanya tersenyum kecut apabila diusir oleh lara
"tapi ano kangen sama ina"ucap devano mantap
"tapi gue nggak"sahut lara
hening
"ini mbak pesanannya"ucap pelayan yang memecahkan keheningan yang tercipta sembari meletakkan hidangan yang dipesan oleh lara
"bisa pergi nggak"ucap lara datar kepada devano selepas pelayan itu pamit
"nggak"sahut devano
lara hanya mengeluh perlahan
"terserah"ucap lara datar dan mengambil sendok untuk memakan makanannya
devano hanya tersenyum tipis sembari menyeruput minumannya
Ini cowok bisa pergi nggak.gue sih mau bersenang senang udah hilang kesenangannya.batin lara kesal
di tempat yang bersebelahan dengan restorannya
"banyak banget pakaian lo"tegur erick kepada zian yang menenteng belanjaannya
"ini mah sikit doang"sahut zian sembari keluar dari toko pakaian itu
"cewek aja nggak belanja kayak lo tau"ledek erick
"biarin,lo pergi ke restoran duluan yah gue mau letakin barangnya di mobil"sahut zian kepada erick sembari menunjukan restoran yang berada di samping mereka
erick hanya mengangguk mantap kepada zian
erick memasuki restorannya dan netranya berkeliling mencari meja untuk diduduki olehnya dan zian
perlahan netranya menatap sepasang pasangan yang duduk di pojok restoran
kebetulan banget ketemu gadis gue tapi sama siapa tuh.batin erick apabila melihat lara dan devano
erick melangkah mendekat ke arah lara dan devano
"hai ra,kebetulan banget ketemu lara di sini"ucap erick setelah sampai di hadapan lara dan devano
buset banget sih sok sokan akrab segala.batin lara sembari mengerling ke arah erick
erick hanya tersenyum tipis dan duduk di kerusi yang bersebelahan dengan devano
devano mendengus kesal apabila keberduaannya dengan lara diganggu sama erick
"erick"ucap erick dan menyahut huluran tangganya
"kamu siapanya lara"tanya erick kepada devano
"gue pacarnya"sahut devano sembari membusungkan dadanya bangga
mantan pacar goblok.batin lara kesal sembari meneruskan makannya
"ada yang salah tuh"ucap erick
devano hanya menaikkan alisnya hairan
"hanya M.A.N.T.A.N pacar"sahut erick sembari menekankan perkataan mantan itu.
devano hanya menatap tajam yang dibalas oleh erick.terpancar aura permusuhan oleh keduanya
punca permusuhan mereka nggak mempedulikan mereka dan melanjutkan makanannya
"maaf rick ngebuat lo nunggu"sahut satu suara
devano dan erick menoleh ke arah suara itu kompak
zian yang ditatap oleh mereka merasa nyalinya menciut
kok seram amat sih.batin zian
"g..ue permisi duduk yah"ucap zian terbata sembari duduk di kerusi sebelah erick
woy,ini sih cewek yang erick nyuruh gue nyariin informasinya.batin zian apabila melihat lara yang sedang asyik dengan makanannya.
kayaknya ada drama cinta tiga segi nih.batin zian lagi apabila melihat devano yang notebenya mantan pacar lara.yah bisa dibilang erick menyuruh zian mencari informasi tentang lara.tapi mereka nggak tau tentang mafia dan perusahaannya lara
tapi cantik banget nih cewek.kalu gue masuk campur kiranya cinta empat segi dong wkwkwk.batin zian sembari menatap lara
lara yang udah habis makanannya hanya mengerling perlahan kepada erick dan devano yang masih melemparkan tatapan tajam
"kalian ada urusan apa sama gue"tanya lara perlahan
erick dan devano yang mendengar suara bariton lembut itu menoleh serempak ke arah lara
"kalu nggak ada urusan pergi sono"usir lara halus dan menyeruput minumannya
devano dan erick tersenyum kecut mendengar lara yang mengusir mereka
zian hanya menahan ketawanya
kriiinng
kriiinngg
bunyi deringan ponsel lara memecahkan suasana itu
lara yang melihat nama pemanggilnya tersenyum miring dan mengangkat panggilannya di hadapan erick dan devano
"iya sayang"ucap lara ketika panggilannya telah bersambung
devano dan erick membulatkan matanya kompak apabila mendengar perkataan sayang dari mulut lara
"anjiirr,kok sayang sayang sih jijik amat gue"sahut jasmine lewat ponsel apabila lara mengangkat panggilannya
"kok nakal banget sih sayang,nanti pacarmu pulang yah"sahut lara sembari menahan rasa jijiknya
devano dan erick mengedipkan matanya kaget apabila mendengar perkataan pacar darinya
"cuma ada dua kecoa sih,nggak usah khawatir"ucap lara kepada jasmine di ponselnya
jasmine yang sudah mengerti kondisinya hanya mengikut drama singkat lara
"sapa sih yang lebih tampan aku apa kecoa sayang"ucap jasmine kepada lara
"udah tentu tampannya kamu sayang.kecoa ini jelek amat nggak layak dibanding kamu sayang"ucap lara lembut di hadapan erick dan devano
"aku juga K.A.N.G.EN sama kamu"lanjut lara menekankan perkataan kangen dan bangun dari kerusinya
lara udah punya pacar.batin devano nggak percaya sembari melihat lara yang udah keluar dari restorannya
siapa sih pacarnya.batin erick sembari memanggut manggut dagunya
zian hanya menahan ketawa melihat dua orang pria di sebelahnya
**dan jangan lupa
vote💖
like😍
comment🤗**