Queen Scorpion

Queen Scorpion
bab 44



lara sedang mengetikkan sesuatu di laptopnya


sedari pagi tadi,lara nggak keluar dari monitor kecuali untuk sarapan


"nampaknya kalian bersenang senang yah atas pengkhianatan kalian"ucap lara sambil tersenyum miring selepas melihat laptopnya


lara telah menghack data peribadi leader dan tangan kanan black death.mengikut informasi leader black death adalah bekas tangan kanan andri dulu.dia telah melakukan pengkhianatan terhadap andri dan menyebabkan andri keluar dari dunia permafiaan


tapi ngapain dia melakukan pengkhianatan lagian dia adalah teman daddy dari kecil.batin lara hairan dan bergulat dengan fikirannya


tokk


tookk


(anggap aja tuh bunyi pintu diketuk)


"siapa"tanya lara kepada orang yang mengetuk pintu ruang monitornya


"ini gue jess"sahut suatu suara


"masuk"ucap lara dan tidak mengalihkan perhatiannya dari laptopnya


"ya ampun ra,lo nggak capek buatin itu dari pagi"omel jasmine ketika masuk di ruangan tersebut


"nggak"ucap lara datar


jasmine hanya mengeluh perlahan dan duduk di hadaoan


"yukk ke mall"ucap jasmine kepada lara


"kalian pergi aja"sahut lara datar dan tidak mengalihkan tatapannya dari skrin laptop


"ayuk ra,nggak asyik sih nggak ada lo"ucap jasmine sembari menarik tangan lara yang berada di atas laptop


lara hanya mengeluh perlahan


"tungguin gue di mobil"ucap lara lirih


"makasih ra"sahut jasmine girang dan keluar dari ruang monitor


lara hanya memandang jasmine hanya dengan tatapan datar dan memberesin barangnya


di mall


setelah sampai di mall,lara ditarik oleh jasmine dan nadmine ke salah satu toko baju.amanda hanya mengikuti mereka di belakang


lara hanya memandang datar baju yang berjenama dan berwarna warni.bagi gadis yang lain mereka pasti akan memborong semuanya tapi lara hanya memilih baju berwarna hitam,putih dan ada sedikit warna grey


"ayok ra,kok warna itu sih,baju lo semua baju kayak gitu.apa lo nggak bosan yah"omel jasmine kepada lara


selepas membayar belanjaan mereka,lara ddk pergi ke cafe yang berada di restoran itu untuk makan siang


"gue ke tandas dulu"ucap lara ketika mereka masuk ke cafe itu


bruukk


lara terlanggar seorang pria ketika keluar dari toilet


lara hanya memandang datar pria itu dan pergi dari hadapan pria itu


"lara luina"sahut pria itu dan menghadang langkah lara


lara hanya menaikkan alisnya hairan


"lo nggak kenal gue"tanya pria itu kesal kepada lara


"nggak"ucap lara datar


pria itu hanya tersenyum manis


"gue erick,lo pernah ketemu gue tahun lepas di area balapan"ucap erick lembut


"jadi"sahut lara dingin dan pergi dari situ


erick hanya menatap lara dari jauh


setelah sampai di meja teman temannya,lara melihat pelbagai hidangan di atas meja


mall ini milik lara dan tentunya caffe ini milik lara.para pelayan udah menyedari kehadiran lara dan teman teman dan menyediakan pesanan mereka secepat mungkin


"sampai jugak lo,lapar banget gue nungguin lo"omel jasmine selepas melihat lara duduk di bangku meja


"hmmm"sahut lara singkat


"kalian benaran bisa habisin semuanya"tanya lara kepada teman teman selepas menatap makanan di atas meja


"bisa sih ra"sahut jasmine dan melahap makanannya


nadmine dan amanda hanya memutar bola matanya malas


lara juga mengambil makanannya lagian dia juga nggak makan sedari tadi


"liat noh,ra kok pria itu tatap lo terus"ucap nadmine kepada lara dan menunjuk ke arah erick yang menatap lara sedari tadi


"biarin ajah"sahut lara singkat tanpa melihat erick yang berada sedang duduk di meja nya yang bersebelahan dengan lara dkk