
driingg driingg
bunyi alarm ponsel terus dimatikan oleh gadis yang terbaring di kamarnya yang sempit
"hooaamm"nguapnya sembari mengucek matanya dan menuju ke kamar mandi untuk membasuh muka
selepas keluar dari kamar mandi,lara terus keluar dari kamarnya untuk menuju ke dapur
"selamat pagi bu"ucap lara kepada pelayan yang berada di dapur mansionnya
"selamat pagi lara"ucap bu adis kepala pelayan di mansion itu
"mau masak apa bu"tanya lara dan menuju ke meja dapur dan membantu para pelayan
"seperti biasa nona"ucap bu suri salah satu pelayan di mansion itu
"ckck, bu ini kan udah bilang panggilnya lara aja"ucap lara sambil tersenyum.
"iya,non...eh lara"ucap pelayan itu
"lara nggak siap untuk berangkat ke sekolah"tanya bu adis
"nggak papa bu,lagipula masih awal kalau udah siap masak nanti lara siap ke sekolah ya"ucap lara ramah.selepas kematian orang tuanya, hanya para pelayan ini yang melayaninya dengan baik
bu adis hanya mengganguk dan melanjutkan pekerjaanya
kesian nona lara. di usia yang muda dia harus hadapin ini semua. batin bu adis. bu adis sudah lama bekerja di sini maka dia udah tau kejadian yang menimpa keluarga lara dan dia juga melihat kejadian pembunuhan itu
selepas semua pekerjaannya udah beres, lara masuk ke kamarnya untuk bersiap ke sekolah
sesudah siap,lara menggandeng tasnya menuju ke dapur untuk berpamitan dengan para pelayan
"lara berangkat dulu ya"ucap lara kepada para pelayan
para pelayan hanya mengganguk sopan
lara menuju keluar dari mansion dan terus ke bus umum untuk berangkat ke sekolah.elva dan elvin udah berangkat lebih awal dari lara dengan supirnya dan lara dilarang sama sekali untuk berangkat bersama mereka. holang kaya kan
setibanya di sekolah, lara dihadiahi oleh pandangan dari siswa siswi di sana
makan apa sih cantik bangat
bidadari udah datang tu
sok an cantik aja
cih cewek miskin
lara hanya berjalan dan nggak ambil peduli sama kata siswa dan siswi lain.toh,udah biasa gituaan.nggak dipungkiri, lara emangnya cantik kerna mempunyai body bak biola dan mempunyai wajah putih mulus dilengkapi hidung mancung dan bibir yang ranum.
dengan langkah santai, lara menuju ke kelasnya dan duduk di bangkunya
belajar emang nggaklah.sepanjang pembelajaran lara hanya tertidur di bangkunya.bu guru hanya memandangnya lagian lara udah lulus sekolah dan emangnya lara selalu tidur ketika belajar
driiingg driiingg
bunyi bel istirehat berbunyi
semua murid menuju ke kantin untuk mengisi perut mereka tapi nggak untuk lara yang masih tidur di mejanya
bisa dihitung dengan jari berapa kali lara pergi ke kantin lagian lara selalu menyediakan bekal dari mansion dan semua siswa siswi memilih menghindar dari lara apabila mendengar omongan dari elva bahawa lara hanya anak pelayan di mansionnya. kesemua siswa siswi di sekolah lara hanya memilih harta bila berteman.nggak tau reaksi mereka apabila mengetahui yang sebenarnya
sedang asyik lara tertidur tiba tiba
braakk
seseorang menghentak mejanya. lara hanya memandang datar orang itu
elva ngapain ke sini. batin lara
"kamu dipanggil pak guru ke ruangan bk"ucap elva dengan nada angkuh
teman teman elva di samping elva hanya memandang lara dengan tatapan meremehkan
"baik"ucap lara datar dan bangun dari bangkunya. enggak berguna melayan kalian.buang waktu aja. batin lara
"lo...