Queen Scorpion

Queen Scorpion
bab 20



"dia adalah leader mafia black death"ucap sumardi sambil mengusap air matanya kasar


"black death...kalau nggak salah mafia itu"ucap lara kaget sambil melihat kakeknya


"iya,black death ialah mafia no1 terkejam di dunia"ucap sumardi sambil melihat pemandangan di luar balkon sambil duduk di bangku yang disediakan di balkon


lara juga turut pergi ke arah kakeknya dan duduk di bangku


"emangnya kenapa...mereka ngebunuh mommy and daddy"ucap lara menghembuskan nafasnya perlahan


"kerana mereka musuh daddymu"ucap sumardi dan melirik ke arah lara yang teduh mukanya


mungkin ini adalah masa yang tepat untuk kamu mengetahuinya lara.batin sumardi dan menghembuskan nafasnya kasar


"daddy nggak pernah ada musuh"ucap lara kerana andri sangatlah ramah dan baik kepada semua orang


"kamu harus tahu sesuatu ra"ucap sumardi dan menatap mata lara lekat


"apa dia kek"tanya lara


nggak pernah kakek seriusan gini.batin lara


"daddy mu adalah mafia.lebih tepatnya leader mafia dan kakek mantan leader mafia"ucap sumardi serius


lara melongo mendengarnya dan mencuba mencerna ucapan kakeknya


"beneran kek"tanya lara nggak percaya


"iya,andri mungkin nggak pernah memberitahu kamu kerana nggak mau kamu terlibat dengan ini"ucap sumardi


"andri udah nggak terlibat dengan dunia bawah tanah tapi mungkin aja dia masih punya musuh lagian dunia bawah tanah sangat sukar untuk kita keluar kalau udah memasukinya"ucap sumardi panjang lebar


"apa sih dendam black death dengan daddyku"tanya lara sampai menggepalkan tangannya


"itu kakek nggak tahu sih ra"ucap sumardi


"ini rantai apa kek"tanya lara dan memegang rantai yang mempunyai ukiran kala jengking


"itu rantai daddymu ketika menjadi leader mafia.kamu bisa nunjukin rantai itu supaya kamu bisa menjadi leader mafia the dark scorpion"ucap sumardi


"dark scorpion"gumam lara


"baik aku akan balasin perbuatan mereka yang udah ngebunuh daddy dan mommy"ucap lara dan mengeluarkan aura yang mencengkam.sumardi yang berada di sebelahnya juga merinding


gila ini anak,auranya lagi kuat dari andri.batin sumardi


"aa..lamat markasnya ada di kotak itu lara"ucap sumardi terbata bata


lara keluar dari balkon kamar dan mengambil alamat itu.lara keluar dari ruang kerja kakek dengan tangan yang ternggepal dan matanya yang memancarkan aura yang penuh dengan dendam


"black death...kalian tunggu pembalasanku"ucap lara dingin dan melangkah menuju kamarnya


"lara!!!"teriak amanda dan mengendor pintu kamar


"iya kak"ucap lara tanpa mengalihkan pandangannnya dari laptop


"yuk,makan malam"ucap amanda di luar pintu


"iya,nanti gue turunnya"ucap lara dan membereskan barangnya


tap


tap


tap


terdengar langkah kaki lara menuju ke ruang makan


"cih,tuan putri kita udah datang"ucap seorang pria di samping lara


lara menoleh ke arah sumber suara tersebut


"YA AMPUN,BANG RAY"teriak lara keras dan memeluk pria tampan di sampingnya


"lara,telinga abang masih berfungsi sih"omel rayden sambil melepas pelukan lara


"bila abang pulangnya"tanya lara kepada rayden iaitu sepupunya,rayden dirka luino


"baru aja sih,abang nggak nyangka lara makin cantik aja"ucap rayden dan mengacak rambut lara gemas


lara hanya cemberut


rayden hanya tersenyum nipis


"oh,ya tumben lara pulang.apa udah selesai urusannya"tanya rayden hairan sambil menatap lara yang dianggap sebagai adiknya sendiri


"udah kok bang,ini lara loh"ucap lara angkuh


rayden memutar bola matanya malas


"lagian,bang harus makasih dong sama sama gua kerana kalau gue nggak selesain urusan lara nggak mungkin abang bisa ketemu sama kak manda"goda lara dan menaikkan alisnya


"nggak pernah berubah deh perangai lo"ucap rayden dan memalingkan wajahnya dan amanda yang turut serta sama mereka hanya menundukkan kepalanya


"yaudah,nggak usah berantem.yuk makan kakek udah laperan nih"ucap sumardi dan duduk di bangkunya


lara,amanda dan rayden hanya mengangguk dan duduk di bangku mereka


ketika makan,lara asyik melihat amanda dan rayden lekat.kerana mereka nggak pernah bicara berdua dan bermesra layaknya seorang pacar di hadapan orang ramai tetapi dari tingkah mereka kayak orang pacaran aja atau emang mereka pacaran ya