
"lepasin gue!!!"teriak satu suara
"ada apa ini!!"teriak lara lantang apabila masuk ke lobby perusahaan
karyawan dibuat kaget dengan kemunculan lara yang tiba tiba
"maafin saya nona tapi mereka bersikeras untuk bertemu dengan nona"ucap receptionist sembari menunduk ketakutan
"mereka"lirih amanda di belakang lara sembari tersenyum sinis melihat keluarga surya dan longe yang sedang menahan amarah
"nggak papa,lanjutin pekerjaan mu"ucap lara kepada receptionist tersebut dan melangkah ke arah mereka yang nggak puas hati akan lara
lara telah mengambil kesemua saham di surya company dan tidak meninggalkan sepeser pun untuk hendri.lara juga mengambil separuh saham dari longe company
"ada apa"tanya lara sembari tersenyum miring kepada mereka
"kau,dasar cewek sialan"maki sinka sambil menatap lara tajam dan melepaskan tangannya yang dipengang kejap oleh satpam
plakk
satu tamparan dari sinka berhasil mendarat di wajah lara apabila sinka berhasil mencabut topeng yang dikenakan oleh lara
para karyawan dibuat kaget dengan tamparan sinka dan kecantikan wajah lara yang mereka dapat lihat akibat topeng yang dicabut oleh sinka.ada juga yang ingin mengabadikan momen ini dengan mengambil beberapa keping foto
cantiknya
itu bidadari dari syurga
berani banget dia menampar calon isteriku
berangan amat lo
begitulah ocehan para karyawan apabila melihat wajah lara
"kau keponakan nggak tau untung!!!!"teriak sinka lantang
para mafioso dvs yang menjadi karyawan di lui company nggak terima melihat queen mereka ditampar begitu
lara mengangkat tangannya mengisyaratkan untuk para mafioso berundur.lara memberi kode kepada amanda
amanda yang mengerti isyarat lara memberi perintah kepada para mafioso untuk menghalang karyawan mengambil foto dan mengelakkan identitas lara bocor
lara hanya memasang wajah datar dan melangkah ke arah sinka
plaaakkk
semua yang melihat tamparan itu meneguk salivanya.tamparan sinka nggak sebanding tamparan lara yang keras.lagian lara hanya menggunakan separuh dari kekuatannya kalau nggak sinka bisa koma akibat tamparan lara
"lo emang nggak nyadar diri,apa lo lupa kalau kita udah mengasuh mu!!"teriak hendri nggak terima melihat lara yang menampar isterinya
"mengasuh apa memperlakukanku sebagai pelayan!!"teriak lara lantang
"walau bagaimana pun aku adalah pamanmu!!!!"teriak hendri nggak kalah kencang
"apa seseorang yang cuba untuk memperlecehkanku bisa dipanggil paman"balas lara sembari menatap hendri tajam
para karyawan saling berbisik bisik apabila mendengar ucapan lara
"k..au nggak punya bukti"ucap hendri terbata bata kepada lara
lara tersenyum miring mendengar ucapan hendri.lara memberi kode kepada salah satu mafiosonya
mafioso itu mengerti kode lara dan memasang layar dan proyektor dengan cekatan
di layar udah terpapang jelas tentang perlakuan kejam yang mereka lakuin terhadap lara
lara tersenyum sinis dan melangkah ke ruangan khusus presdir
"urusin keadaan ini dan bawa mereka ke ruang rapat.kalau mereka nggak mau bawa aja mereka ke pihak kepolisian"ucap lara kepada amanda yabg setia di belakang lara
hendri dan sinka yang mendengar ucapan lara merinding ketakutan apabila melihat lara mempunyai bukti yang kuat untuk memasukkan mereka ke jeruji besi atas tuduhan penderaan
"baik nona presdir"sahut amanda dan melakukan perintah lara
lara hanya memasang wajah datar dan masuk ke dalam lift khusus presdir
amanda memberi arahan kepada para mafioso untuk membubarkan para karyawan dan memastikan identitas lara nggak terungkap kepada pihak lain.
"mari tuan nyonya"ucap amanda sopan kepada mereka walaupun merasa jijik
lara melangkah masuk ke ruang rapat untuk menunggu kehadiran mereka.seringai licik muncul di wajah lara kerana membayangkan rencana yang akan dibuat terhadap para manusia matre itu
**dan jangan lupa
vote💖
like😘
comment😊**