Queen Scorpion

Queen Scorpion
bab 19



"hoaamm"gumam seorang cewek cantik di atas kasurnya


selepas melihat jam di nakasnya,lara menarik selimutnya rapat ke dada😅😅


"LARA!!!"teriak amanda dan mengetuk pintu kamarnya kuat


"iya"ucap lara malas


"cepatan bangun.lo bilang mau jalan jalan!!"teriak amanda dan menggendor pintu kamar kuat untuk bangunin lara


"iya,udah bangun kak"ucap lara malas dan bangun dari kasurnya sebelum amanda merobohkan pintu kamarnya


"cepatin,kakek udah nungguin lo di bawah sono"ucap amanda dan pergi dari pintu kamar lara


lara bergumam nggak jelas dan menuju ke kamar mandinya untuk memulakan ritual mandinya


selepas siap,lara memakai bajunya untuk keluar berjalan jalan


lara pergi ke arah balkon kamar dan terpapanglah pemandangan pagi hari di negara F iaitu negara kelahirannya.selepas pergi dari mansion surya,lara dan amanda terus berangkat ke negara F


selepas puas menghirup udara segar,lara keluar dari kamarnya dan pergi ke ruang makan yang ditungguin oleh amanda dan kakeknya


"selamat pagi kek,kak"ucap lara ketika sampai di hadapan amanda dan kakeknya,sumardi jian luano.kakeknya adalah ayah dari andri surya


"selamat pagi lara"ucap sumardi dan amanda kompak


"lo jadi kan mau bawa kak jalan jalan hari ni"tanya manda apabila melihat lara di ruang makan


"iya kak"ucap lara dan menarik bangku di meja makan untuk mengambil sarapannya


amanda tersenyum lebar dan merencanakan barang barang yang akan dibeli hari ini.


lara yang melihatnya tersenyum tipis


moga aja ia bisa nutupin mulutnya tentang devano.batin lara kerana sejak peristiwa di mansion surya,amanda selalu bertanya tentang pertunangan devano dan elva


selepas itu,semua penghuni mansion larut dalam makanannya.hanya detingan sendok yang kedengaran


"ayukk,cepatan ra"ucap amanda selepas menghabiskan sarapannya


"iya,nggak sabaran sih kak"ucap lara dan mengelap bibirnya dengan tisu


"kami pamit dulu kek"ucap amanda dan bersalaman dengan sumardi diikuti oleh lara


"iya,hati hati jalannya"ucap sumardi kepada cucu cucunya


"iya"ucap lara dan amanda kompak


"lara,kamu cepetan pulang ya.kakek ada sesuatu mau ngomong sama kamu"ucap sumardi kepada lara


"baik kek"ucap lara dan menyusul amanda yang udah keluar dari mansion


lara dan amanda memasuki mobil untuk bergerak menuju mall kepunyaan lara


"tempat ini nggak pernah berubah yah"ucap amanda yang menyetir mobil


"iya,gue kangen banget sama tempat ini kak"ucap lara sambil memandang samping mobil


amanda hanya tersenyum melihat lara


"nggak usah sedih ra,mereka udah nggak ada tapi kita yang masih hidup harus tetap tabah ra"ucap amanda bijak.iya amanda tau kalau lara lagi sedih kerana tempat ini adalah tempat kenangan dia bersama orang tuanya ketika masih bayi


"iya kak"ucap lara dan mengusap kasar air matanya


"oh ya,gimana sih kakek pujuk si hendri dan sinka untuk biarin lo tinggal di sini dulu"tanya amanda untuk membantu lara melupakan kesedihanya


"nggak tau sih kak,lagian kan cuma satu tahun"ucap lara sambil mengingat tentang kakeknya yang mati matian memujuk hendri dan sinka untuk membiarinnya tinggal di sini untuk satu tahun dulu selepas kematian lisa dan andri


"udah nyampai,yuk kita belanja"ucap amanda semangat dan memarkirkan mobilnya


skip mall


selepas pulang dari mall,lara pergi ke kamarnya untuk memulakan ritual mandinya.siap dengan mandinya,lara mengambil sesuatu dari kopernya dan keluar dari kamar


tokk


tokk


lara mengetuk pintu ruang kerja kakeknya


"masuk"ucap suara dari dalam


lara membuka pintu dan masuk ke dalam


"maaf menganggu kek"ucap lara ketika melihat kakek sedang sibuk dengan berkas perusahaanya.di negara ini,kakek menguruskan lui company. lagian lui'company sememangnya milik kakeknya dan diserahkan kepadanya untuk diuruskan


"nggak ganggu sih ra"ucap kakek dan tersenyum manis ke arah lara yang berdiri di hadapannya


lara duduk di kerusi di depan meja kerja kakeknya dan meletakkan kotak kayu yang diambil dari kopernya


"kamu udah jumpa barangnya"ucap sumardi dan mengambil kotak kayu yang diletakkan oleh lara


"iya"ucap lara.kalian masih ingat nggak tentang kotak kayu yang diambil oleh lara di mansion surya di bab 8


"tapi kek gimana mau bukanya"tanya lara hairan


sumardi tidak menjawab soalan tersebut dan bergerak ke arah almari yang berada di tepi perpustakaan.sumardi mengambil barang di almari tersebut


lara melihat kunci yang dipegang oleh kakeknya


"kok kuncinya ada pada kakek"tanya lara hairan


sumardi hanya tersenyum tipis dan duduk di kerusinya


"buka"ucap kakek dan menyodorkan kuncinya ke arah lara


lara mengambil kunci itu dan membuka kotak kayu di hadapannya


cekleek


kotak kayu tersebut terbuka


lara melihat isi dari kotak itu


"apaan ini kek"tanya lara kaget ketika melihat isinya


lara mengeluarkan rantai yang bersimbolkan kala jengking dari kotak itu


"itu untuk kamu,ra.semua barang dalam kotak itu adalah milik kamu ra"ucap sumardi


"tapi kek,emangnya kenapa di dalam kotak ini ada pistol dan pisau.malahan ianya mahal banget"tanya lara melihat beberapa pistol di dalam kotak tersebut


"itu pistol ayahmu ra"ucap sumardi


lara hanya mengangguk


"rantai apa nih kek"tanya lara


sumardi menghembuskan nafasnya perlahan dan pergi ke balkon


"lara,sebenarnya pembunuhan orang tua mu dirancang oleh seseorang"ucap sumardi perlahan


"APAAA!!!"teriak lara.sebenarnya lara sudah mengetahui tentang itu tetapi masih nggak yakin tentang pembunuh itu


"siapa yang merancangnya kek"tanya lara


"dia..."