Queen Scorpion

Queen Scorpion
bab 23



lara menyetir mobilnya menuju ke mansion keluarga luano


apa kakek ada tamu yah.batin lara apabila melihat beberapa mobil di depan mansion


lara memasuki mansion mewah itu


"lara pulang"ucap lara dingin apabila memasuki mansion


lara membulatkan matanya melihat tamu kakek yang duduk di ruang keluarga


"ya ampun,tante kangen banget sama keponakan tante ini!!"teriak seorang wanita paruh baya dan menuju ke arah lara


"tante ria,bila nyampainya"tanya lara dan memeluk tantenya iaitu adik kepada andri,riana aliansya luano


"baru aja,lara sihat"tanya riana


"sihat kok tante"ucap lara sambil menyalami tangan riana


"kok sama tante aja disambut"ucap pria paruh baya kesal


"ish,lara nggak lupa sih sama paman kesayangan lara"ucap lara sambil tersenyum manis kepada pamannya iaitu suami kepada tante ria,agus ivansyah leornad


"kamu makin cantik aja ra"ucap agus


"biasa aja kok"ucap lara sambil menyengir


"papah sama mamah tega banget sih lupain anak sendiri"ucap rayden kesal kerana mamah sama papahnya hanya menyambut lara


"nggak usah ngambek sih kak,jelek amat sih"ucap lara sambil terkekeh


rayden hanya mengeruncutkan bibirnya


kesemua penghuni mansion terkekeh melihat rayden


selepas makan malam,lara duduk di ruang santai bersama paman,tante dan kakeknya


"paman,bisa nggak paman urusin lui'company mulai sekarang"ucap lara kepada pamannya sambil memakan cemilan


"kenapa ra"tanya agus


"lara mau membuat perusahaan sendiri"ucap lara datar


paman,tante dan kakeknya kaget dengan ucapan lara


"tapi ra kenapa"tanya sumardi hairan


"lara mau mandiri kek lagian perusahaan itu kan milik keluarga kita"ucap lara


"jadi paman mau yah urusin lui'company"pujuk lara dengan wajah memelas


"tante gimana"tanya lara sambil menatap riana lekat


"lui'company kan milik kamu lara,tante nggak berhak keatasnya"ucap riana lembut dan menatap lara lekat.riana beranggapan bahawa dia nggak layak dalam perusahaan itu lagian dia hanya anak angkat keluarga luano


"tapi tante,lara nggak bisa urusin dua perusahaan sendiri"ucap lara


"siapa bilang sendiri,kakek jugak akan membantumu.riana jugak nggak keberatan kalau membantumu mengurusinnya"ucap sumardi sambil melirik ke arah riana


riana menghembus nafasnya perlahan


"iya,tante akan membantumu tetapi presdirnya tetap kamu"ucap riana kepada lara


"makasih tante"ucap lara sambil tersenyum


"kemarin lara ke mana sih"tanya sumardi kepada lara kerana lara tidak bermalam di mansion ini


"oh,lara bermalam di mansion baru lara"ucap lara kepada kakeknya


"buat apa kamu membeli mansion baru ra"tanya sumardi hairan


"mansion itu khusus lara beli untuk markas mafia nantinya"ucap lara


"kamu udah ketemu sama mafia ayahmu!!"teriak sumardi kaget


"iya"ucap lara singkat


"nanti kakek mau ketemu sama mereka bisa nggak"tanya sumardi antusias


"bisa aja kek"ucap lara


"lara pasti mau bangunin mafia"tanya riana khawatir


"lara pasti!!!!"teriak lara semangat


"terserah kamu tapi kamu janji sama tante kalau kamu nggak akan kenapa napa yah"ucap riana dan menatap mata lara


"iya,tante"ucap lara dan tersenyum manis


di kamar,lara menuju ke kasurnya dan mengambil laptopnya


lara membuka laci di samping kasurnya dan mengambil chip ciptaan daddynya


lara cuba memasukkan chip ciptaan daddy ke dalam komputer daddynya


daddy keren banget nih,chip ini bisa memantau seluruh dunia dan bisa dizoom lagi,apa yang gue harus lakuin cuma kembangkannya sedikit aja.batin lara dan menekan laptopnya dan komputer daddynya


sepanjang malam,lara hanya berkutat dengan laptopnya dan komputer daddynya