Queen Scorpion

Queen Scorpion
bab 10



kelihatan seorang cewek cantik keluar dari mobil mewahnya.tidak lupa juga menutupi wajahnya dengan topeng


para karyawan yang sedang bekerja terkejut dengan kedatangan presdirnya yang jarang mampir ke perusahaannya


cewek cantik itu hanya menghiraukan pandangan para karyawan dan menuju ke lift khusus untuk para petinggi


"eh, tunggu lo!!"teriak resiopsionis yang memakai baju ketat yang menampakkan belahan dadanya dan rok ketat


lara menaikkan alisnya selepas dihadang oleh receptionist itu


"eh, lo budak kecil ngapain lo kesini"tanya receptionist itu


"mau masuk lift khusus lagian"ucapnya sambil tersenyum merendahkan


kiana inya.batin lara selepas membaca tag namanya yang terletak di kiri baju


"hey, kok diam aja. takut ya"ucapnya sambil tersenyum sinis


"dengar yah lo, kalau mau buat pertunjukan sarkas bukannya di sini loh"ucapnya sambil menondongkan jarinya di topeng yang dipakai lara


"dengar yah puan kiana, apa hak lo ngusir gue"tanya lara sopan


"iya lah kerna gue saudaranya presdir di perusahaan ini"ucapnya tersenyum sinis


"wah,aku terkejut"ucap lara dan menutup mulutnya berlakon seperti terkejut


"makanya jangan macam macam lo, pakai topeng segala cih lo ingat keren apa"ucap receptionist itu


lara hanya tersenyum sinis


"tapi apa yang gue tau,presdir lui'company nggak ada saudara ****** kayak lo"kata lara sambil melihat baju receptionist tersebut


"kurang ajar banget lo,SATPAM!!!"teriaknya


"iya nona"ucap pak satpam selepas sampai di depan meja receptionist


"usir wanita ****** ini!!!"teriaknya sambil menunjuk ke arah lara


lara hanya tersenyum tipis kepada pak satpam


"anu.. itu"ucap pak satpam terbata bata.buset aku masih sayang sama pekerjaanku.batinnya


"pak,usirnya nungguin apa lagi!!"teriak receptionist geram


lara memberi isyarat kepada pak satpam untuk pergi. para karyawan berbisik tentang receptionist itu


lara mendekatkan diri ke receptionist itu dan


plaaakk


sebuah tamparan dilayangkan kepada receptionist sampai berdarah di sudut bibirnya


"hey,berani banget lo.kalian kok tengok aja usir sih gadis ****** ini"ucap receptionist kesal ke arah para karyawan


plaakk


sebuah lagi tamparan dilayangkan oleh lara


"ini kerna udah ngatain gue"kata lara sinis


"DENGAR SINI PARA KARYAWAN!!!"teriak lara


"emangnya salah aku naik ke lift khusu ini!!!"teriak lara sambil menunjukkan lift khusus itu


"emang salah dong,lo itu siapa mau naik lift khusus segala"jawab receptionist itu sambil memegang pipinya


"gue nggak nanya sama lo ******"ucap lara sambil memandang tajam ke arahnya sehinggak membuatnya merinding


"emang salah"tanya lara kepada para karyawan


"nggak salah kok!!! "ucap para karyawan kompak


"kerana anda presdir lui'company"ucap salah satu karyawan sambil membongkokkan badannya dan diikuti para karyawan yang lain


receptionist itu kaget dan mematung


"lo dengar sini yah,gue nggak ada saudara yang pakai baju kayak ****** kayak lo"ucap lara tersenyum sinis


"ma..afin s..aya..nona presdir"ucap receptionist itu terbata bata


lara hanya mengacuhkannya dan berdiri dekatnya


"kemasin barang lo,gue nggak mau lihat wanita ****** kayak lo"bisik lara


"nona.. ma..afin s.. aya"ucap receptionist itu sambil terbata bata


lara nggak menghiraukan dan menuju ke lift untuk pergi ke ruangan presdir


braakk


tendang lara di pintu presdir


"ya ampun lara,kagetin aku aja"ucap manda kesal di ruangan presdir itu


"ckck,mana berkas perusahaan"tanya lara datar


"ini"ucap manda dan menyodorkan berkas perusahaan


"nanti kamu urusin rapat ya"ucap manda


"hmmm"ucap lara dingin


"kamu rapatnya sama presdir longe corporation"terang manda


"ngapain rapat sama mereka"tanya lara


"mereka mau ajukan kerjasama"jawab manda


"lagian perusahan mereka perusahan no3 terkaya di dunia. untung loh"ucap manda


"hmmm"ucap lara dingin


ini anak kok dingin amat sih. batin amanda


lara menyambung untuk menyiapkan berkas perusahaan sehingga habis waktu makan siang


"yuk,rapat"ucap manda selepas melihat jam di pergelangan tangannya


lara dan manda keluar ruangan dan menuju ke ruang rapat


cekleekk


"selamat siang,tuan presdir"ucap amanda kepada pria separuh baya itu selepas melihat dia dan seorang pria tampan di ruang rapat itu


"selamat siang"jawab tuan frans ranson longe selaku tuan presdir longe corporation


"kenalin, ini nona presdir lui'company"ucap manda


"satu kehormatan bagi saya mengenali nona presdir"ucap tuan frans ramah sembari menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan dan disambut lara


"oh ya, kenalin putra saya devano arya longe"ucap tuan frans sembari menunjuk ke arah pria tampan yang hanya mendiamkan diri


pria itu hanya tersenyum ramah


lara terkejut kaku melihat pria itu


devano...mantan pacarku.batin lara


"oh, ya selamat siang tuan"ucap lara ramah dan menepis kenangan masa lalu yang menyakitkan


"selamat siang nona presdir"ucap devano.kok gue rasa gue dekat sama suara ini. batinnya