
riki mengikuti lara dengan jantung yang berdebar dan keringat yang meluncur di dahinya
lara hanya tersenyum nipis melihat kelakuan riki sembari membuka pintu ruangan kerjanya
lara duduk di sofa yang berada di ruangan kerjanya.riki hanya berdiri di hadapan lara dengan tangan yang bergetaran
"duduk"arah lara datar
riki mengikuti arahan lara dan duduk di hadapan lara dengan kepala yang menunduk
"tenang aja ka,gue nggak mungkin marahin abangnya gue"ucap lara sembari tersenyum manis.yah,riki atau nama penuhnya riki jiryawan wirka telah lara anggapnya sebagai abang kandungnya sama jugak dengan orang orang kepercayaannya di markas yang lain
"beneran nih ra"tanya riki sumringah
"iya"sahut lara sambil tersenyum manis
riki menarik nafas lega mendengar ucapan lara.ya juga kali lara nggak pernah memarahi tangan kanannya dan orang orang kepercayaannya kecuali diberi hukuman
hukuman.batin riki gementaran kerana dia masih mengingat hukuman terakhir kalinya yang diberikan oleh lara.walaupun riki adalah anak didiknya andri sejak berumur lima tahun tetapi dia masih lagi gementar apabila berhadapan dengan lara
"oh yah bisa nggak kakak panggilin kembaran ama kak amanda untuk datang ke sini"ucap lara
"baik lara"sahut riki walaupun kepalannya udah terisi dengan hukuman hukuman yang akan diberikan oleh lara
"tungguin hukumannya nanti"ucap lara sembari tersenyum miring kepada riki yang sedang membuka pintu ruang kerja lara
"iii..ya"sahut riki terbata bata dan keluar dari ruang kerja
ya ampun gawat deh bentar.hukuman queen bukannya masuk akal.batin riki
lara bangkit dari sofa dan duduk di kerusi kerjanya.lara mengetikkan sesuatu di laptopnya yang sememangnya udah ada di sana
tokk
tokk
"masuk"sahut lara tanpa mengalihkan perhatian dari laptopnya
amanda,nadmine dan jasmine masuk ke ruang kerja lara selepas mendengar sahutan lara
"ngapain panggilin kita ra"tanya nadmine sembari menuju ke arah lara
lara bangkit dari duduknya dan menuju ke sofa.amanda,nadmine dan jasmine mengikuti lara dan duduk di sofa itu juga
"gue pantasnya bilang ke kalian dari dulu"ucap lara sembari menatap mereka
"apa dia ra"tanya jasmine hairan
"red scorpion adalah pelaku di atas kematian keluarga kalian"ucap lara jelas
"APPAA!!!"teriak mereka lantang
"red scorpion yang menyerang mobil keluarga gilbert dan membunuh keluarga anderson"ucap lara datar
"lo nggak bercanda kan"tanya amanda kepada lara dengan tatapan tajam
"gue nggak pernah bercanda"sahut lara dingin dan menatap amanda,nadmine dan jasmine yang menggepalkan tangannya disertai tatapan tajam
"markas mereka akan kita serang malam ni,persiapkan diri kalian"ucap lara dingin kepada mereka
"dan gue nggak akan lakuin rencana licik..kerana gue udah tau kemauan kalian"tambah lara datar
"kok lo tau"kaget nadmine kerana mereka niatnya mau meminta itu sama lara
lara hanya tersenyum nipis
"tapi kenapa red dragon membunuh nyokap dan bokap gue"tanya nadmine hairan
"gimana pun motifnya gue nggak akan maafin mereka!!!"teriak amanda lantang dengan dendam yang cukup kuat
"gue akan membunuh dan mencabik cabik mereka!!!"teriak nadmine dingin
"gue akan membuat mereka merasakan siksanya mati di tangan gue"teriak jasmine dengan tatapan membunuh
lara hanya tersenyum nipis melihat aura yang mematikan dari mereka
"persiapin diri kalian malam nanti"ucap lara datar dan keluar dari ruang rapat yang terasa mencengkam
lara mengatur langkahnya ke ruang medis
beberapa tim medis disana membungkuk hormat ke arah lara
"bawa gue pada pengkhianat itu"ucap lara datar kepada seorang mafioso wanitanya
"baik queen"sahut mafioso itu dan menuntun lara ke arah pengkhianat itu
lara tersenyum miring apabila melihat seorang pria yang diikat secara berdiri di salah satu ruangan medis
lara mengambil kerusi dan duduk di hadapan pria tersebut.tubuh pria itu terkesan cambukan yang kuat dan sedikit lemah
"heyy,wake up"panggil lara datar sembari menepuk pipi pria yang sedang terlelap
pria itu membuka matanya dan melotot lebar apabila melihat seorang cewek bertopeng
"lepasin gue brengsek!!!"teriak pria itu walaupun tubuh yang gementaran apabila melihat leader DVS secara langsung
"huss husss nggak usah teriak napa"sahut lara dingin dengan senyuman miring
brengsek!!!gue nggak takut sama lo.lo lihat aja red dragon akan bunuhin lo !!!!"
"hahahahaha"gelak lara lantang.mafioso yang berada di sana dibuat merinding mendengar tawa lara yang lantang nggak ubah kayak psikopat
"gue nggak akan mati,lo yang akan mati"ucap lara datar dan bangun dari duduknya
"ikat dia dan bawa dia ke markas yang baru"ucap lara datar
bukkk
"pengsan,lemah amat"omel lara selepas pria tersebut langsung pengsan setelah menerima tumbukan lara di perutnya
"baik queen"sahut beberapa mafioso dan mengangkat pria itu
………
dua puluh buah mobil dan lima truk melalui jalanan pada waktu sore.ada juga para warga yang mengabadikan momen ini dengan mengambil foto kerana bertemu dengan iringan mobil mafia DVS mengingat lambang yang ada di mobil mereka
kesemua mereka sampai di hadapan lapangan yang luas di pinggir kota
"black,non aktifkan mod sembunyi"ucap lara kepada jam tangannya
"baik queen"sahut black dan terpaparlah sebuah mansion yang mewah bahkan lebih mewah dari mansion yang lama
lara memasuki gerbang mansion diikuti rombongannya
**dan jangan lupa
vote💖
like😘
comment😊**