Queen Scorpion

Queen Scorpion
bab 13



selepas tamat liburan sekolah,para siswa siswi lui high school datang ke sekolah kayak biasanya


lara yang baru sampai sekolah menuju ke kelasnya dan berjalan ke bangkunya


elva dkk yang menyedari kedatangan lara mula berbual dengan keras


"wah,cantik banget lo punya gelang"puji tania kepada elva sembari melihat gelang yang dipakai oleh elva


"biasa aja,gue kan belinya waktu liburan gue"ucap elva sombong sambil melirik lara yang sedang duduk di bangkunya


gelang aja mau kepo.gure nunjukin mobil mewah gue nanti pada iri semua.sesungguhnya berdiam diri ini indah.batin lara dan melipat tangannya di atas meja untuk tidur


"mesti mahal banget gelangnya"ucap silia


"pasti dong,tapi kalau udah miskin nggak usah mimpi deh!!!"teriak tania sembari memandang lara dengan tatapan meremehkan dan menimbulkan gelak tawa semua teman kelas


sedangkan orang yang digelakkan telah berada di alam mimpinya


"cih,nggak punya perasaan banget"kutuk silia sinis


"iya,pantasan dia nggak punya teman"ucap elva sinis


dirna yang mendengarnya hanya tersenyum kelat


elva yang menyedari dirna yang mendiamkan diri tersenyum sinis


"nggak usah ingat sama teman lo yang udah miskin tu"ucap elva sambil memandang dirna tajam


"i...ya"ucap dirna terbata bata selepas menyedari tatapan tajam elva


"atau lo mau balikin ke cewek miskin itu..yaudah pergi sono ini hanya tempat cewek kaya plus cantik"ucap tania sambil melihat dirna sinis


"nggak mungkin deh gue mau sama cewek miskin"ucap dirna angkuh


"gitu dong"ucap elva sambil tersenyum


lara yang telah terbangun mendengarnya hanya tersenyum kelat


"kenapa lo mentingkan uang banding teman dir"lirih lara


flashback~


sehari sebelum pembunuhan orang tua lara,lara sedang duduk di bangku taman melihat kanak kanak yang sedang bermain


"lara!!!!"teriak seorang cewek cantik sambil berlari ke arah lara


lara yang mendengar namanya dipanggil memandang cewek itu sambil menaikkan alisnya


"ngapain nyari gue"tanya lara hairan


"ya ampun"ucap cewek itu kesal


"lo nggak ingat ya,kalau hari ini kita janjian makannya di restoran"ucap cewek itu


"ya ampun jess,gue lupa"ucap lara kepada temannya dan menarik tangannnya


"pelan dikit dong,gue baru aja larinya"omel jess kesal


lara nggak menghiraukannya dan berlari sambil menarik tangan temannya iaitu jasmine a.k.a jess


"lo nggak bawa supir apa"tanya jasmine sambil berusaha untuk mengikuti lara


"nggak,jalan kaki exercise"ucap lara singkat


"APAAA!!!"teriak jasmine


ya ampun sepatu gue haus nanti dong.batin jasmine


setelah sampai di restoran,lara terus menuju ke meja yang diduduki oleh dua orang cewek


"nyampai jugak lo,udah sejam kita nungguin lo"ucap salah satu cewek itu kesal


"cih,lo emang kayak gitu,udah tua kali"ucap cewek di sebelah dirna


"lo nggak usah canda deh nad,gue masih muda tau"ucap lara sambil memajukan bibirnya


"terserah lo deh,eh jessnya mana"tanya nadmine a.k.a nad


"jess..."ucap lara dan terpotong dengan kedatangan cewek yang tersemput nafas


"lo...ngapain... ninggalin gue"omel jasmine terbata bata


lara hanya tersenyum kelat


"yaudah,cepetan duduknya ngapain berdiri aja"ucap dirna


lara dan jasmine terus duduk di bangkunya,lara duduk di sebelah dirna manakala jasmine duduk di sebelah kakak kembarannya iaitu nadmine


"gimana lo lupa ra,kan gue udah bilang"tanya nadmine


"bila ya"tanya lara


"ya ampun nih anak makan semutnya banyak ya"ucap nadmine kesal


"lara sih nggak siuman apa"tanya jasmine polos


"kenapa"tanya dirna


"kan lara makan semutnya banyak jadi nggak siuman sih"jawab jasmine polos


lara,dirna,nadmine menepuk jidat mereka mendengar ucapan jasmine


"eh,emang salah ya"tanya jasmine


"salah sih"jawab nadmine sambil menyentil kening adik kembarannya


"kenapa"tanya jasmine hairan


"lo tanya mr google aja"ucap nadmine kesal kepada adik kembarannya.perilaku jasmine sangat berbalik dari nadmine,nadmine orangnya matang dan selalu berfikir mengikut keadaan manakala jasmine adalah cewek bar bar dan keanak anakkan


dirna dan lara yang melihat pertelingkahan kedua kembar itu nggak menghiraukannya.toh,udah biasa dengar mereka berantem


"lo,udah tau kalau nad sama jess mau pindah"ucap dirna tersenyum.di dalam hati terucap sesuatu yang hanya dia dan tuhan yang tau


"APAAA!!!"teriak lara dan menimbulkan pandangan para pengunjung


"kenapa"tanya jasmine hairan dan menghentikan omelannya kepada nadmine


"lo kok nggak pernah bilang kalau lo berdua mau pindah"tanya lara sambil memasang wajah sedih


"udah bilang tapi lo yang nggak ada"ucap nadmine


"kenapa mau pindah,kan jadi sedih gue"ucap lara sedih


"bokap dan nyokap kita yang nyuruh"ucap jasmine sambil tersenyum.nadmine dan jasmine juga nggak sanggup berpisah dengan teman temannya yang udah bersama ketika masih kanak kanak tapi nggak bisa lakuin apa apa kerna masalah perusahaan bokapnya menyebabkan mereka terpaksa pindah


"nggak usah sedih ra,gue kan ada"ucap dirna mencuba menceriakan lara sedangkan dalam hatinya terungkap satu perasaan


lara tersenyum kelat ke arah dirna


"makasih dir"ucap lara tersenyum manis


nadmine yang mendengar ucapan dirna menatapnya dengan selidik.dari dulu nadmine merasakan bahawa dirna akan mengkhianati lara.lagian dia tau bahawa dirna seorang cewek matre.toh,dia mampu merahsiakan dari lara dan jasmine untuk melindungi persahabatan mereka yang udah lama berjalin


"iya,lagian devano kan ada"ucap jasmine sambil tersenyum menggoda


lara hanya menunduk malu apabila mendengar nama pacarnya disebut


"iya,devano kan masih ada"ucap dirna sambil tersenyum kelat