Queen Scorpion

Queen Scorpion
bab 17



"tawarannya adalah nyonya dan tuan batalin perjanjian itu"ucap kenson


"APAAA!!!"teriak sinka dan hendri


"tawaran kayak apa ini!!"teriak hendri kesal


"iya tuan,kami nggak mau batalin perjanjian itu"ucap sinka


"saya tau nyonya tapi tawaran saya bukan sahaja batalin perjanjiannya malah mendatangani sebuah perjanjian baharu"ucap kenson


sinka dan hendri membulatkan matanya selepas mendengar tawaran kenson


"kok bisa"tanya sinka hairan


"untuk pengetahuan tuan dan nyonya,saya adalah ketua dari firma guaman luiro's corporation"ucap kenson


"luiro's corporation...bukannya itu salah satu firma guaman di bawah lui' company"tanya hendri hairan


"iya tuan,jadi untuk batalin sesebuah perjanjian adalah perkara gampang bagi kami kerana luiro's corporation adalah firma guaman no1 di dunia"ucap kenson


"tapi batalin kayak apa"tanya sinka


"saya ringkaskan aja nyonya,di dalam perjanjian pada dua tahun lepas tuan dan nyonya bisa dapatin 25 peratus saham dari surya company tetapi melalui surat perjanjian yang baharu tuan dan nyonya bisa dapatin saham itu tanpa menunggu putri andri dan lisa berumur 20 tahun"ucap kenson


sinka yang mendengar ucapan itu bersorak riang


"tapi tuan bagaimana dengan lara"tanya hendri


"lara??"tanya kenson hairan


"dia putri andri dan lisa"ucap hendri


"tuan dan nyonya nggak perlu mengambil hak penjagaan ke atasnya kerana surat perjanjiannya terbatal"ucap kenson


"maksudnya kami bisa mengusirnya keluar dari rumah ini"tanya sinka


kenson hanya mengganguk


"ini dokumen perjanjian itu...tuan dan nyonya bisa membacanya"ucap kenson dan menyodorkan sebuah dokumen ke arah hendri dan sinka


hendri mengambil dokumen itu dan membacanya


"emangnya bagaimana kalian batalin suratnya dengan gampang"tanya sinka


kenson hanya tersenyum dan mengambil minumannya di atas meja ruang keluarga


"bagaimana tuan udah setuju"tanya kenson kepada hendri yang sedang memegang dokumen itu


"bisa tuan jelasin tentang perjanjian itu"ucap sinka kepada kenson


"bisa nyonya"ucap kenson sambil tersenyum ramah


"dengan tandatangan nyonya dan tuan...perjanjian itu terbatal tetapi saham itu bisa tuan dan nyonya dapatin kerna hanya tuan hendri saudaranya tuan andri.dengan perjanjian yang baharu,saham 25 peratus itu dapat tuan dan nyonya dapatin tetapi itu hanya dengan tandatangan putri dari tuan andri"ucap kenson


"yang perlu tuan dan nyonya pastiin ialah mengambil tandatangan dan cap jari dari putrinya tuan andri"ucap kenson


"gampang banget itu,paksa aja si lara itu"celah elva tiba tiba.kerana lara amat polos dan mudah ditipu oleh mereka


kenson hanya mengangguk


"tapi tuan syaratnya adalah surya company harus membuat usahasama dengan lui'company"ucap hendri dan meletakkan dokumen yang dibacanya di atas meja


"iya..selain itu surya company harus memberikan 10 peratus saham kepada lui'company"ucap kenson


"tetapi kenapa harus ada campur tangan lui'company"ucap hendri


"tuan nggak usah khawatir...lui company hanya mengambil 10 peratus saham dari surya company tetapi lui'company akan bantuin tuan dapatin 20 peratus saham surya company sebagai ganjarannya"ucap kenson


"APAA!!20 peratus saham"teriak sinka antusias


"iya nyonya,jadi tuan dan nyonya akan mendapat 35 peratus saham di surya company"ucap kenson


"banyak banget!!"ucap sinka antusias


"lumayan sih,tuan dan nyonya bisa usir lara dari rumah ini selain itu mendapat 35 peratus saham dan usahasama dengan lui'company"ucap kenson


"tuan dan nyonya apa setuju"tanya kenson


"setuju!!"teriak sinka antusias


"kalau tuan"tanya kenson sembari memandang ke arah hendri


"ayolah mas"pujuk sinka sambil memegang tangan hendri


hendri menghembus nafasnya kasar


"setuju"ucap hendri


sinka dan elva yang mendengarnya tersenyum lebar


"bagus,apa yang saya butuhkan adalah tandatangan tuan hendri"ucap kenson dan menyodorkan surat perjanjian tersebut


hendri mengambil pen dan menurunkan tandatangannya


"oh ya,saya juga memerlukan tandatangan putri dari tuan andri dan lisa"ucap kenson


"itu mah gampang,sebentar ya tuan"ucap sinka


"LARA!!!!"teriak sinka keras


lara yang mendengarnya keluar dari kamarnya dan berdiri di hadapan mereka


"surat apa ni nyonya"tanya lara


"nggak usah bawel lo pake tandatangan aja"ucap elva


"oh ini lara yang dimaksudkan"tanya kenson tiba tiba


sinka hanya mengangguk


"cantik kayak ibunya ya"ucap kenson


elva dan sinka yang mendengarnya menatap kenson tajam


"loh,ada yang salah ya"tanya kenson


hendri dan elvin hanya tersenyum kelat


"nona,bisa tandatanganin di sini"ucap kenson lembut dan mengedipkan matanya


elva yang melihat mendengus kasar dan menghentakkan kakinya sembari berlari ke kamarnya


bammm


terdengar bunyi pintu dihempas kuat


"apa nona elva lagi marah yah"tanya kenson hairan


lara nggak menghiraukannya dan menandatangani surat itu


"udah siap tuan"ucap lara sembari menyodorkan surat perjanjian itu


"bagus,sekarang....."


selepas menandatangani surat tersebut,lara terus menuju ke kamarnya


sinka yang mau mengusir lara menghentikan perkataannya


"terima kasih tuan"ucap hendri


"sama sama tuan,oh ya untuk usahasama itu nanti akan ada karyawan dari lui'company menguruskannya"ucap kenson


"mungkin bulan depan"ucap kenson


"bisa...."


bunyi koper pakaian menarik perhatian mereka.lara turun dari kamarnya dan menarik kopernya


"AKU TELAH DIUSIR"teriak lara dan melompat saking senangnya menghiraukan tatapan tajam sinka


"ASYIK!!!!aku diusir,makasih tuan nyonya"ucap lara dan keluar dari mansion itu dan menarik kopernya


brengsek,perangainya sama kayak ibunya nyebelin banget aku maunya biar dia melutut di kakiku.batin sinka


sialan aku nggak sempat mencicipinya.batin hendri


"bidadariku"lirih elvin perlahan


"kalu nggak ada urusan,saya pamit dulu tuan"ucap kenson dan melangkahkan kakinya


"tunggu dulu tuan"ucap hendri menghentikan kenson


"ada apa apa lagi tuan"ucap kenson


"untuk usahasama bisa nggak presdirnya yang datang"ucap hendri


"kenapa tuan"tanya kenson hairan


"iya,lagian saya nggak pernah ngelihat presdirnya jadi kalau bisa presdirnya yang hadir lagian ini usahasama antara dua perusahaan besar loh"ucap hendri


"mungkin saya bisa usahakan tapi nggak bisa saya janji kerana menurut apa yang saya tau presdirnya akan pergi ke luar negeri entar malam"ucap kenson


"saya faham tuan tapi saya harapkan presdirnya bisa datang"ucap hendri


"minta predirnya datang entar sore tuan"ucap sinka.aku juga penasaran sapa presdirnya.batin sinka


"tapi..."


"yaudah,makasih untuk bantuan tuan kenson"ucap sinka memotong ucapan kenson


”sama sama,saya pamit tuan"ucap kenson dan menghembuskan nafasnya kasar


kenson melangkah keluar dari mansion dan ditungguin oleh seorang cewek cantik di dalam mobilnya


"bagus,lo emang pelakon yang berbakat"ucapnya sambil menepuk pundak kenson selepas kenson duduk di bangku mobil


"lo jangan pernah nyuruhin gue lakuin itu lagi lara"ucap kenson kesal dan meraup wajahnya kasar


ngeri banget lihatin wajahnya elva entar tadi.batin kenson


lara hanya tersenyum sinis


"apa sih mereka bilang sama lo tadi"tanya lara


"mereka ingin ketemu sama presdir lui'company"ucap kenson


tapi kenapa.apa mereka akan batalin perjanjiannya kalau aku nggak ketemu sama mereka**.batin lara


"aku rasa lo harus lanjutin lakonan lo"ucap lara sambil tersenyum sinis


"APA!!!"