
sebuah mobil mewah memecut dengan laju membelah jalan yang padat kerana sudah hampir sore
"lara"panggil amanda yang sedang memandu mobil kepada lara yang berada di sebelahnya
"hmmm"ucap lara dingin
ini anak cuma hmmmm aja.batin amanda
"nih, ada yang mau balap sama lo loh entar malam"ucap amanda bersemangat dan melirik reaksi lara
"motor atau mobil"tanya lara
"mobil"ucap amanda
"baik,entar malam aku pergi ke arena"ucap lara dingin
ckck dingin aja mentar ceria mentar dingin kesambet setan apa. batin amanda
"setan aja nggak sudi sama gue kak"ucap lara.iya,dia bisa membaca fikiran seseorang tetapi hanya beberapa sahaja.hanya mommy dan daddynya yang tau akan kelebihannya
"loh,kok lo tau"tanya amanda
"cih, lihat aja siapa"ucap lara bangga
amanda hanya memutar bola matanya malas
"oh ya, kakek ada hubungi gue"ucap amanda sembari fokus ke arah jalan
"jadi"tanya lara sambil melirik wajah cantik amanda
"kakek nanyain lo kapan pulangnya"ucap lara
"oh,kakek yang nanya atau kak yang nanya"tanya lara sambil menaikkan alisnya
"cih, kakek dong"ucap amanda yang tau akan arah pembicaraan lara
"benaran"ucap lara sambil tersenyum tipis
"i..ya"ucap amanda terbata bata
"hahahahaha... kak kalau mau pulang,pulang aja.nggak usah nunggu gue deh"ucap lara sambil tertawa lepas
"cih, nggak mau sih gue kan nggak ada yang nungguin di sana"ucap amanda
ckck... gue sih kok ngomong gitu kan jadi salah paham. batin amanda
"ayo lah kak,ngaku aja kak"ucap lara sambil terkekeh
"n...gaku apa"tanya amanda dengan wajah yang bersemu merah
"ngaku aja yang kak kangennya sama bang ray loh"ucap lara sambil tersenyum.apabila dengan amanda saja dia tersenyum kayak gini
amanda hanya diam tak menjawab
"oh ya, kamu kan udah dapat barang yang diminta oleh kakek"ucap amanda untuk mengubah topik tentang rayden yaitu kakak sepupu lara
"udah kok"ucap lara
"kalau gitu, kenapa nggak pulang"tanya amanda
"kakak kira mereka akan biarin aja gue pergi gitu"kata lara sambil menatap tajam manda
"nggak juga sih"ucap manda
"mereka kan matre"ucap lara sambil mendengus kasar
"lo kan bisa upah orang kan"saran amanda
"kalau gitu gak seru sih.gue maunya mereka yang usir gue"ucap lara sambil tersenyum licik
amanda yang melihat senyuman itu merasa merinding
"gi..mana lakuinnya"tanya amanda terbata bata selepas melihat senyuman licik lara
"elva,kenapa"tanya amanda hairan
"kak tunggu aja deh.baik akak siap kerana akan ketemu pacar mentar lagi"ucap lara
"cih"gumam amanda sebal
pada waktu malam, di arena balapan.lara udah dateng dengan mobil kesayangannya dan topeng yang setia di wajahnya
"mana orangnya"tanya lara kepada amanda di sebelahnya
"itu"ucap amanda sambil menunjukkan ke arah kumpulan pria yang berbual
lara dan amanda dan menuju ke kumpulan tersebut
"permisi boys, queen racingnya udah dateng"ucap amanda kepada sekumpulan pria itu
kesemua pria itu menghentikan perbualannya dan melihat ke arah amanda dan lara yang memakai topeng
"queen racing... nggak nyangka hanya gadis kecil"ucap pria itu sambil tersenyum sinis
"kenalin gue erick putra alexander"ucap pria itu sambil menyodorkan tangannya
"lui"ucap lara dingin dan datar
cih... dingin amat nih cewek tapi menarik juga ya.batin erick
"taruhan"ucap lara datar
"oh ya, kalau lo kalah mobil lo jadi milik gue dan lo harus jadi pacar gue"kata erick sambil tersenyum sinis dan disoraki oleh teman temannya
"kalau lo kalah"tanya lara datar
"kalau gue kalah,mobil dan apartmen gue milik lo. deal"ucap erick
"deal"ucap lara singkat
perlawanan balapan bermula.selepas lampu hijau, erick terus menginjak gas mobilnya dan memecut meninggalkan lara yang menunggu di garisan permulaan
"cih, cepatan"gumam lara
selepas hitungan dua minit, lara meninjak mobilnya dan memecut laju
mobil lara memecut melintasi erick dan sampai di garisan penamat
"horeeee, lo menang lagi !! "teriak amanda semangat
"gimana janjinya"tanya lara kepada erick
erick hanya mendengus kesal dan memberikan kunci mobil dan apartmen
cih, gimana aku bisa kalah.batin erick kerana nggak menerima kekalahan
erick mengikuti langkah lara dan amanda yang menuju ke mobil
lara melemparkan kunci mobil ke arah amanda dan disambut oleh amanda
"kak,bawa mobilnya ke mansion"ucap lara
amanda hanya mengangguk dan menuju ke mobil yang dimenangi oleh lara
lara membuka topengnya dan terus membuka pintu mobilnya
jepreet
erick yang sembunyi mengambil gambar lara tanpa disedari
cantik juga ya. batin erick selepas melihat hasil tangkapannya dan melihat mobil lara yang semakin jauh
"kita akan berjumpa lagi cantik"ucap erick sambil tersenyum