Queen Scorpion

Queen Scorpion
bab 34



sebuah mobil membelah jalanan dengan kecepatan sedang di jalan raya yang udah lenggang kerana udah hampir sore.lara menyetir mobilnya ke mansion keluarga luano selepas menguruskan berkasnya di perusahaan QS company


ciitt


lara menghentikan mobilnya kerana dihadang oleh beberapa pria bertato


"ya ampun,mereka nggak capek yah urusin gue"keluh lara perlahan selepas melihat tato mereka yang berlambang mafia black wolf


lara mengambil topeng dan keluar dari mobilnya.lara menyandarkan badannya ke pintu mobil sembari melipat tangannya ke dada


"leader kalian emang nggak sayang sama anak buah yah sampai hantarin mereka untuk menyerang gue"ucap lara dingin kepada beberapa pria di depannya.mafia black wolf udah tiga kali menyerang lara dan ini bisa dibilang kali keempat


pria pria itu kaget kerana lara bisa mengetahui tentang tujuan mereka kemari


"kenapa kaget,gini aja gue udah bosan layanin kalian.jadi maafin yah"ucap lara dan mengeluarkan pen di saku bajunya


pria pria itu tertawa terbahak bahak dan menatap lara dengan tatapan meremehkan


"emang leader dark valley squad nggak bisa bedain pen sama pistol yah"ledek mereka sambil terkekeh


lara hanya tersenyum miring dan menekan pen yang dipegangnya


dorr


dorr


doorr


beberapa pria itu tergeletak tak bernyawa selepas ditembak oleh pistol yang lumayan kecil.pistol itu direka khas oleh lara sendiri.pistol itu bisa berubah bentuk kepada pen ataupun liontin untuk mengaburi pihak musuh


"lumayan untuk cuba pistol baru gue"ucap lara sinis dan memasuki mobilnya


lara mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang


"beresin semuanya di jalan xxxx"ucap lara dan mematikan panggilannya sepihak


lara menancap gas mobil untuk melanjutkan perjalanannya yang tertunda kerana cecunguk cecunguk itu


gue harus segera memberesin mereka.lagian mereka hanya pencundang kasian amat biarin mereka hidup di dunia yang kejam ini.batin lara sambil menyetir mobilnya ke mansion luano


skip mansion


cahaya matahari mengintai di celah jendela kamar seorang cewek cantik.lara mengedipkan matanya untuk menyesuaikan matanya yang terkena cahaya matahari


lara bangun dari kasurnya dan pergi ke bilik mandi untuk memulakan ritual mandi


selepas siap,lara memakai jaket hitam dan celana panjang yang berwarna hitam


lara mengambil topengnya dan keluar dari kamarnya.kebetulan nggak ada orang di mansion maka lara nggak ditanya oleh pelbagai soalan kerana lara nggak pernah memakai jubahnya kecuali untuk penyerangan


lara mengambil mobil sportnya yang berwarna hitam dan menancap gasnya


mobil sport lara meluncur laju di atas jalan raya ke markasnya di pinggir hutan jarak mansion luano ke markasnya lumayan jauh dan mengambil masa lebih satu jam untuk sampai ke sana


"black,non activekan mod sembunyi"ucap lara kepada jam tangannya


"baik queen"sahut black dan menyah activekan mod sembunyi.lara masuk ke markasnya dan mod sembunyi diactivekan semula secara automatik.lara turun dari mobilnya selepas memakirkan mobilnya ke garasi


kesemua mafioso dibuat kaget apabila lara masuk ke markas dengan baju kebesaran sehingga menghentikan acara makan sarapan mereka


"teruskan"ucap lara singkat apabila beberapa mafioso bangkit dari duduknya di ruang makan yang berada di lantai dasar


lara memasuki lift untuk menuju ke lantai atas


"emang hari ini ada penyerangan yah"tanya salah satu mafioso kerana lara hanya memakai jubah kebesarannya ketika penyerangan


"nggak tau tuh,kita tunggu aja"sahut mafioso yang lain


lara keluar dari liftnya dan menuju ke ruang makan di lantai atas


five angel death,jefri,sumardi dan beberapa pelayan dibuat kaget dengan kemunculan lara tiba tiba dengan memakai baju kebesaran.mereka menatap lara hairan


sedangkan orang yang ditatap hanya memasang wajah datar dan mengambil sarapan sembari duduk di ruang makan


kesemua mereka hanya mendiamkan diri kerana udah ditetapkan lara kalau sedang makan nggak ada yang bisa berbicara


suasan hening seketika dan kesemua mereka larut dalam pertanyaan mereka di batin mereka


"perintah semua mafioso berkumpul di halaman belakang"ucap lara datar sembari mengelap bibirnya dengan tisu


"ngapain ra"tanya jasmine hairan


"nanti kalian juga akan akan tau"sahut lara dan menuju ke kamarnya meninggalkan mereka yang termangu


**dan jangan lupa


vote💖


like😘


comment😊**