
"hahahahaha"gelak nadmine dan jasmine.lara hanya tersenyum nipis di samping amanda yang sedang menyetir mobil
"lucu banget sih reaksi mereka bentar tadi"ucap jasmine sambil terkekeh geli mengingat upaca kelulusan lui high school.jasmine dan nadmine juga berada di upacara tersebut tetapi nggak disedari oleh orang lain kerana memakai topeng
"reaksi dirna lucu banget"tambah nadmine ketika mengingat bekas kawannya
"ra,emang lo nggak khawatir identitas lo terbongkar"tanya amanda kepada lara sembari melihat jalan raya yang udah lenggang
"gue udah suruhin mafioso kita urusinnya"sahut lara sembari memainkan ponselnya
"lara,bisa nggak kita mampir makan bentar sebelum ke markas"pinta jasmine kepada lara sembari menunjukkan puppy eyesnya
"lo sih makan mulu"ucap nadmine sambil menyenggol lengan jasmine
"gue lapar sih,bisa nggak lara sayang"pinta jasmine kepada lara yang asyik dengan ponselnya
"terserah lo aja"sahut lara datar
"makasih lara,muacchh"ucap jasmine dan melayangkan flying kiss kepada lara
"hmmm"sahut lara singkat
di hadapan restoran xxx
"yukk,makan!!!"ucap jasmine riang sembari turun dari mobil
lara,nadmine dan amanda hanya mengikuti langkah jasmine yang udah kayak nggak pernah ketemu makanan sebulan
"liat sono"bisik nadmine sambil mengisyaratkan sesuatu
lara,amanda dan jasmine mengikuti tatapan mata nadmine ke suatu tempat
elva dkk dan devano yang menyedari kehadiran mereka memalingkan wajah ke tempat lain
"biarin aja mereka"sahut lara dan berjalan ke arah meja kosong yang jauh dari kedudukan meja elva dkk dan devano
nadmine,jasmine dan amanda hanya mengikuti langkah lara dan memesan makanan
sebaliknya di tempat devano dan elva dkk
nggak nyangka lo adalah presdir lui company.pantasan gue liat lo makan di restoran mewah.batin devano mengingat ketika dia ketemu lara dan amanda di salah satu restoran mewah(eps 9)
"yuk cabut gais"ajak elva kepada teman temannya.elva nggak mau satu ruangan dengan lara apatah lagi menyedari devano yang asyik menatap lara
elva dkk dan devano pergi dari restoran dan melintasi meja lara dkk.lara dkk hanya memasang wajah datar dan tidak menghiraukan elva dkk dan devano
"mereka takut yah sama kita"ucap jasmine tiba tiba selepas elva dkk dan devano keluar dari restoran
"mungkin"sahut amanda singkat
"biarin aja"tambah lara datar
"lara,lo nggak papa kan"tanya nadmine kepada lara yang berada di hadapannya
"hmmm"sahut lara singkat+datar+dingin sambil memainkan ponselnya tetapi fikirannya nggak tertuju ke arah ponsel tapi kepada kejadian masa lalu kerana hari tersebut berlakunya pengkhianatan yang nggak bisa lara lupakan
flashback
sehari selepas kejadian pembunuhan tersebut
"mummy daddy,kenapa kalian tinggalin lara.....hiks....lara nggak punya sesiapa selain mummy daddy...hikss"tangis lara di samping makam lisa dan andri yang masih basah
"tenang lara,kakek masih ada kok buat kamu"ucap sumardi di samping lara sembari mengusap kepala lara
"kek,kenapa mereka tinggalin lara....hiksss...mereka jahat kek...mereka tinggalin lara...hikss.."rintih lara sembari memeluk sumardi
"tenang lara,mummy dan daddymu nggak akan tenang liat kamu kayak gini"ucap sumardi dan berusaha untuk menenangkan lara
beberapa detik,lara menangis di pangkuan sumardi.lara bangkit dan keluar dari kawasan pemakaman
"lara,mau kemana!!!"teriak sumardi lantang
akhirnya lara sampai di sebuah mansion yang megah dan menemui devano dan mummynya di halaman belakang mansion
"ano!!!!"sahut lara sembari berlari kearah devano.ano adalah panggilan manja devano dan ina adalah panggilan manja lara
"ina kangen!!!"teriak lara girang dan memeluk devano kejap
devano hanya membatu dan tidak memberikan reaksi
"sayaaangg"seru suatu suara manja
lara menoleh ke arah suara tersebut dan melihat elva yang menuju ke arah mereka
"elva"ucap lara hairan
"sayang,yuk masuk mummy daddy udah nungguin loh"ucap elva dan bergelayut manja di lengan devano
"baik"ucap devano dan mengelus puncuk rambut elva
"kenapa ano"tanya lara dengan air mata yang masih tersisa di pelupuk matanya
"kerana anak aku udah nggak suka sama kamu"sahut suara seorang perempuan
lara menoleh dan melihat seorang wanita dan pria paruh baya yang menuju arahnya.pria itu adalah bokapnya devano dan wanita itu ialah nyokapnya devano iaitu wiona lia longe dan bokapnya devano
"maksud mummy"tanya lara hairan kepada wiona
"siapa mummy lo!!!"teriak wiona lantang dan angkuh.sinka dan hendri yang berada di samping wiona tersenyum miring
lara kaget dengan perubahan wiona kerana dulu wiona dan frans sangat menyayanginya sehingga menyuruh lara memanggil mummy dan daddy
"lepasin tangan lo dari pacar gue!!!"teriak elva dan mendorong lara jauh dari devano
"tapi gue adalah pacarnya"ucap lara lirih sembari menahan air matanya dari tumpah
"siapa sih yang mau sama cewek miskin kayak lo"tambah sinka dengan angkuh
"dengar yah,aku cuma terima kamu sebagai pacar anak aku kerana bokap dan nyokap kamu tapi kerana mereka udah mati jadi kamu nggak ada gunanya lagi loh"ucap wiona panjang lebar
"dan sekarang gue adalah pacarnya dan bakal tunangannya"ucap elva sambil tersenyum mengejek
lara hanya menundukkan wajahnya dan terpaksa menerima apa yang berlaku
lara mengangkat wajahnya dan memandang devano yang hanya memalingkan wajahnya
"ano"ucap lara lirih
"maafin ano,tapi ano juga nggak jujur pacaran sama ina.ano cuma turutin permintaan mummy ano"ucap devano sembari memengang elva
"udah jelas,yaudah pergi lo dari sini!!!"teriak elva dengan lantang
"gue nggak akan pergi sehingga..."ucap lara lirih dan menyapu air matanya yang mengalir perlahan sembari berlari ke arah devano
"ano....adakah ano cinta sama ina!!!!"teriak lara dengan air mata yang mengalir deras sembari memegang tangan devano
devano hanya membatu dan menatap lara
"udah,pergi lo!!!"teriak elva dan mendorong lara sehingga tersungkur
"satpam!!!usir perempuan j4l4ng ini!!!"teriak elva lantang
**dan jangan lupa
vote💖
like😘
comment😊**