Queen Scorpion

Queen Scorpion
bab 22



lara menyetir mobilnya ke kawasan yang jauh dari kota dan diikuti oleh tiga buah mobil yang lain


lara memasuki gerbang mansion yang telah dibelinya.mansion ini sangat terlindung dari kesibukan kota dan mampu memuatkan 10 ribu orang


lara keluar dari mobilnya untuk membuka pintu mansion.jefri dan beberapa pria yang lain terlopong melihat mansion yang bisa dibilang sebagai istana


"ini mansion siapa,queen"tanya jefri kepada lara.


"mansion kita"ucap lara datar dan masuk ke mansion


jefri dan mafioso yang lain kaget dengan ucapan lara


"apa saya salah dengar yah queen"ucap jefri sambil mengikuti lara masuk kedalam mansion


"nggak,oh ya aku merasa kalian nggak usah sih memanggilku queen"ucap lara sembari melihat sekeliling mansion


lumayan sih mansionnya.batin lara


"kenapa queen"tanya jefri hairan


"mommy dan daddyku udah anggap kalian sebagai keluarga,jadi kalian juga gue udah anggap sebagai keluarga"ucap lara panjang lebar


"tapi queen.."ucap salah satu mafioso


"nggak ada tapi tapian,kalian hanya bisa memanggilku queen hanya dihadapan mafioso yang lain"ucap lara dengan tatapan tajam


para mafioso yang lain meneguk saliva mereka melihat tatapan maut lara


"emang sebanyak ini aja anggota TDS(the dark scorpion)yang tinggal"tanya lara kepada jefri dan duduk di ruang keluarga diikuti para mafioso yang lain


"iya,queen..."ucap jefri dan terpotong kerana tatapan tajam lara


jefri meneguk salivanya perlahan


"i..ya,l..lara kerana kebanyakan anggota memilih untuk memasuki mafia yang lain jadi hanya mereka yang setia"ucap jefri terbata bata


"kemampuan mereka"tanya lara


"mereka bisa menembak dan bela diri kerana diajar terus oleh tuan andri"ucap jefri


"maksudmu"tanya lara dan menatap jefri hairan


"mereka ini telah diselamatkan oleh tuan andri dan diajar bela diri dan menembak olehnya sendiri"ucap jefri


lara hanya mengangguk dan menatap mereka lekat


"kenalkan diri kalian"ucap lara datar kepada tujuh pria di hadapannya


"baik queen"ucap mereka kompak


"b..baik,lara"ucap salah seorang pria


lara hanya mengangguk dan tersenyum manis


"saya...


di ruang kerja lara,lara duduk di kerusi dengan beberapa berkas perusahaan


tokk


tokk


suara ketukan pintu


"masuk"ucap lara


jefri memasuki ruang kerja lara dengan seorang pria yang bernama adka


"senjata ini mau kami taruh di mana lara"tanya jefri sambil memegang tas yang mengandungi senjata


"sebentar"ucap lara dan mengambil jam tangannya di atas meja


"bukakan pintu senjata,black"ucap lara kepada jam tangan yang dipegang


"baik queen"ucap sebuah suara melalui pembesar suara dan perpustakaan di belakang jefri tergeser menunjukkan satu ruangan yang lumayan luas


jefri dan adka kaget selepas melihat jam tangan lara yang bisa berbicara dengan perpustakaan yang tergeser


ya ampun,apa ada hantu di ruangan ini.batin jefri


gue nggak nikah lagi sih.hantunya jangan gangguin gue.batin adka


jefri dan adka hanyut dengan lamunan mereka


"kok bengong,taruh senjatanya di sana"ucap lara hairan


"ah...bb..aik"ucap mereka kompak dengan terbata bata


jefri dan adka masuk di ruangan itu dan menaruh senjata mereka di sana.lara yang melihat mereka hanya bisa tersenyum


"nggak usah bengong sih,itu adalah black.sistem yang gue udah buat di mansion ini"ucap lara kepada jefri dan adka


jefri dan adka hanya mengangguk


"nanti suruh yang lain bersiap,gue traktir kalian makan malam"ucap lara dan menyambung menyiapkan berkas perusahaannya


"baik lara"ucap jefri dan keluar dari ruangan tersebut diikuti oleh adka