Queen Scorpion

Queen Scorpion
bab 35



"kenapa lara mau kumpulin semua mafioso"tanya rayden


"nggak tau sih bang,mungkin lara mau omongin sesuatu sama kita kak"ucap nadmine sembari mengelap bibirnya dengan tisu


"kita tungguin lara aja"ucap sumardi sambil tersenyum miring kerana udah dapat meramal apa yang mau diomongin


"ya udah,kita beritahu pada semua mafioso"ucap jefri sembari bangun dari ruang makan


di kamar,lara membuka laci almarinya dan mengambil sesuatu untuk langkah keselamatan nantinya.selepas mendapat apa yang dibutuhkan lara keluar dari kamar dan turun ke lantai dasar menggunakan lift.kelihatan dua kembar iaitu duo dark hacker yang menuju ke halaman belakang


"nad jes,tunggu metar!!"teriak lara untuk menghentikan mereka


"kenapa ra"tanya mereka hairan


"pasangin"ucap lara sembari menyerahkan satu alat yang berbentuk bebola


"ini bukannya alat baru yang kita cipta yah"tanya jasmine hairan sembari memandang bebola itu.lara,nadmine dan jasmine bisa dibilang orang yang jenius kerana bisa mencipta alat alat canggih untuk kegunaan mafia mereka


"iya,pasangin aja di halaman belakang"ucap lara sembari mengambil tangan jasmine dan meletakkan alat itu.lara pergi ke halaman belakang tanpa menjawab persoalan yang ada di batin mereka


jasmine mengerutkan alisnya dan memandang nadmine.


"emang kenapa yah harus pasang ini alat.kok nggak bilang sama kita.kita emang nggak penting yah.apaan sih yang ada di kepala batu lara tuh"tanya jasmine bertubi tubi kepada nadmine di sebelahnya


"lo nanyain gue ngapain.emang gue tau jawapannya"sahut nadmine kesal kerana menghadapi adiknya yang bisa dibilang kebo


"yah,gue nanya aja kok.kok gue dimarahin"omel jasmine kesal


"ya udah kita pasang aja alatnya"ucap nadmine sambil memutar bola matanya malas.nadmine mengambil bebola yang berukuran kecil seperti bola tenis daripada tangan jasmine.nadmine dan jasmine memasang bebola itu di sekitar halaman belakang.bebola itu berfungsi sebagai penghadang kepada alatan elektronik yang bermaksud mana mana alat elektronik yang dipasang di kawasan berhampiran dengan bebola itu akan menghadapi gangguan isyarat


"udah pada kumpul semuanya"ucap lara dingin ketika sampai di halaman belakang


"udah queen"ucap adka kepada lara


"alatnya udah terpasang queen"ucap nadmine ketika sampai di halaman belakang


"bagus"ucap lara datar dan menuju ke tempat letak senjata yang disediakan di halaman belakang.halaman belakang juga dijadikan ruang latihan para mafioso jadi nggak hairan bisa menemukan senjata di sana


lara mengambil katana yang terletak apik di sana dan berdiri di hadapan mafiosonya yang berjumlah 10 ribu orang


semua mafioso dibuat berkeringat dingin apabila melihat queen mereka yang sedang memutar katananya dengan lihai.mereka lebih sanggup diserang oleh seribu orang daripada berhadapan dengan queen yang sangat lincah dalam menggunakan katananya.mereka pernah melihat queen mereka mencincang tubuh seorang leader mafia ketika penyerangan.leader itu dicincang oleh lara seperti mencincang ayam


"apa kalian mau tahu kenapa aku mengumpulin kalian"tanya lara dingin


"nggak tau queen!!!"ucap mereka kompak


"semalam aku melihat pergerakan yang mencurigakan di markas kita"ucap lara datar kepada mereka sembari memainkan katana


"dan rupanya di sini ada penyusup!!!"teriak lara dingin dan meletakkan katananya di tanah dengan keadaan menegak


lara memandang semua mafioso dingin dan disertai tatapan membunuh


"siapa penyusup itu queen dan darimana dia datang"tanya amanda hairan kepada lara


lara hanya tersenyum miring sembari mengambil ketananya.lara berjalan mengitari barisan mafiosonya


"iya kan"lanjut lara dan meletakkan katananya di leher seorang pria yang udah berkeringat dingin


"bba...gaimana lo tahu"tanya pria itu terbata bata


"nggak ada yang gue nggak tau"ucap lara sinis dan mengangkat katananya


crashh


"arrghh"lirih pria itu dan terjatuh kerana lara menebas dua kakinya


"sekarang lo jawab,bagaimana lo masuk ke markas gue!!"teriak lara dingin dan menatapnya tajam disertai auranya yang membuat sekelilingnya merinding


"gue nggak akan ngomong ke lo"ucap pria itu dengan tatapan meremehkan walaupun badannya udah bergetar hebat


"sombong banget sih lo"ucap lara dingin


"bawain satu lagi katana"perintah lara kepada mafiosonya


"ini queen"sahut salah satu mafioso dan menyerahkan katana


lara memainkan dua buah katana dengan lihai sembari tersenyum miring


semua mafioso,five angel death dan kakek sumardi merinding melihat lara yang memegang dua buah katana


"kalau lo nggak mau ngomong,biar gue yang paksa lo"ucap lara dingin dan menusuk dua buah katananya ke kaki pria itu yang udah lara tebas


"argghh...lo i..blis"lirih pria itu menahan sakit apabila lara menusuk katananya ke luka tebasan di kakinya


"hahaha iblis...lo yang bangunin iblis"ucap lara sambil tertawa dengan intonasi yang menyeramkan


lagi semua yang berada di sekeliling lara meneguk salivanya melihat lara menusuk katananya sehingga mencuratkan darah


"ngomong..bagaimana lo masuk ke markas DVS"tanya lara dingin kepada pria itu


"kalau lo nggak mau ngomong...gue pindahin sakit lo ke keluarga lo"ucap lara datar


"jangan apa apain keluarga gue"ucap pria itu dengan wajah pucat kerana kehilangan banyak darah


"kalau gitu lo tinggal omong aja"ucap lara dingin


"b..aik.gu..e masuk me..lalui lori peng..hantar bekalan..m..akanan"ucap pria itu terbata bata


"bagus"ucap lara dingin


**dan jangan lupa


vote💖


like😘


comment😊**