
"waaa,gue kangen kasur gue!!!"teriak jasmine ketika sampai di mansion mereke di bandar p
"awww...ngapain sih ad"rintih jasmine kepada adka yang sedang menjewer kupingnya
"berisik tau gak"omel adka sembari melepaskan jewerannya
"biarin"ucap jasmine cemberut
lara hanya memutar bola matanya jengah dan naik ke lantai atas
setelah beberapa menit lara turun dari kamar dengan baju yang udah berganti rapih
"eh,lo mau pergi kemana sih"tanya amanda yang kebetulan berada di ruang keluarga lantai bawah
"markas"ucap lara singkat dan meneruskan langkahnya ke garasi untuk memilih mobil yang akan digunakan
"emang nggak bisa istirihat apa orangnya baru aja nyampai"omel amanda sembari mengetik ponselnya
di garasi
lara membuka pintu mobil sport hitam kesayangannya
"hai,black.udah lama nggak ketemu"ucap lara ketika masuk ke dalam mobilnya
"hai,queen.ke mana destinasinya"sahut satu suara iaitu black sistem yang udah dipasang oleh lara di setiap marmas dvs dan di mobil kesayangannya
mobil itu dimodifikasi oleh lara sendiri dengan pelbagai alatan canggih
"ke markas.mulakan pemanduan automatik"perintah lara lalu memejamkan matanya
"baik queen"sahut black
lara sih bukannya nggak bisa nyetir tapi waktu yang entar sore selalunya macet.dari habisin tenaga lara maki makiin pemandu lain lebih baik lara tidur aja sih
mobil sport hitam meluncur dengan tenang di jalan raya
lara yang udah nyaman tidurnya dikagetkan dengan suasana berisik di jalan raya
"serahkan semua barang kalian dan kunci mobil cepatin!!!!"teriak seorang pria di tengah jalan raya sembari memegang pistol
lara membuka mata perlahan dan melihat kericuhan di hadapan.beberapa anggota polisi mulai kewalahan menangani para pemberontak yang berjumlah sekitar dua ratus.beberapa warga yang melalui jalanan ini juga ditondong senjata api oleh mereka
"cih,sampah"gumam lara dan menyuruh black meneruskan pemanduan
"woyy,emang lo budeg apa gue bilang nggak ada sesiapa bisa kabur dari sini!!!"teriak pria itu yang merupakan ketua para pemberontak kepada lara yang berada di dalam mobil yang nggak bisa dilihat dalamnya kerana cermin gelapnya
"keluar dan serahin kunci mobil lo sekarang!!!"teriak pria itu sembari menatap tajam mobil sport yang berharga fantastis
lara hanya memutar bola matanya jengah dan mengambil topengnya sembari keluar dari mobil
"kalau gue nggak mau gimana"ucap lara dingin kepada pria yang berada di hadapan mobilnya
sontak semua yang berada di situ merasa kaget melihat pemilik mobil sport itu yang nggak bukan queen DVS dilihat dari topeng yang dipakai oleh lara
ketua merasa nyalinya menciut apabila berhadapan dengan queen DVS terus mundur ke belakang
"kok mundur sih.ayohh serang bukannya kalian mahukan mobil gue"ucap lara datar
"maa..aaff q..uueenn bi..sssaa lanjuut perjalanann..ya"ucap pria itu terbata bata
lara hanya tersenyum miring sembari melangkah ke arah para pemberontak
"kalau gue mahukan sesuatu untuk permintaan maafnya gimana"tanya lara kepada mereka
"appp..aa"tanya pria itu terbata bata dengan kaki yang gementaran kerana saking takutnya
"nyawa kalian"ucap lara santai sembari mengeluarkan pedangnya
craassh
craashh
sriing
sriing
pihak kepolisian,para warga dan pemberontak yang tersisa meneguk saliva mereka melihat lara yang bermandi darah
"yuukkk,maju!!"teriak lara kepada pemberontak yang tersisa
dorrr
dorrr
dooorrr
para pemberontak menembak secara bruntal ke arah lara sehingga peluru mereka habis nggak bersisa
cliingg
cliinggg
mereka semua dibuat kaget melihat peluru peluru tersebut terbelah dua dan berjatuhan ke tanah
"cih,setakat ini aja kemampuan kalian.lemah!!"teriak lara dingin.
"cih lo hanya pengecut yang memakai senjata"ucap salah satu pemberontak
"baik,gue nggak pakai senjata"ucap lara santai dan membuang pedangnya ke sembarang arah
para pemberontak yang melihatnya tersenyum lebar kerana percaya diri apabila melihat jumlah mereka yang mampu untuk mengalahkan lara seorang
"semuanya seraannggg!!!"teriak pria itu dan maju ke arah lara diikuti pemberontak yang lain
bruuukk
bruuukk
argghh
lara hanya santai menangani mereka yang rata ratanya nggak tau sama sekali tentang bela diri
"argghh"rintih seorang pria apabila lara memelintir tangannya dan mencampaknya ke arah pria yang lain sehingga bertabrakan.menyedari seseorang yang cuba menyerangnya dari belakang lara melakukan salto dan menyebabkan pria tersebut terlempar beberapa meter ke belakang dan bertabrakan dengan pria yang lain
dengan instingnya yang tajam,lara menyedari kehadiran seorang pria yang maju ke arahnya dengan pisau lipat.lara menedang tangannya sehingga pisau itu tercampak.lara memutar kepalanya dan mengangkatnya dengan santai sembari memusingkannya sehingga menyerang para pria yang sedang mengepungnya
"cihh,lemah"omel lara dan mengambil pedangnya sembari menghubungi seseorang
"entar mafioso DVS datang memberesin semuanya"ucap lara kepada polisi yang masih lagi termangu melihat aksi lara bentar tadi
"kalian mau ke polisi atau ke markas gue"tanya lara dingin kepada para pemberontak yang udah babak belur
"polisi..polisi"sahut para pemberontak cepat cepat.mereka lebih sanggup dihukum oleh pihak kepolisian dari disiksa oleh DVS
"anak pintar"ucap lara dingin sembari menyentuh kepala pria itu dengan pedangnya yang berlumuran darah
"queen"ucap salah satu mafioso DVS yang baru sampai kepada lara yang sedang bersandar di pinggir mobilnya sembari mengelap pedangnya
lara mengerling ke arah mafioso itu singkat.mafioso DVS yang berjenis kelamin wanita itu hanya menunduk ketakutan untuk menatap mata queennya
"hmm....tolongin pihak kepolisian"perintah lara kepada mafioso itu
"baik queen"sahut mafioso itu dan pergi menolong polisi yang udah kewalahan memberesin para pemberontak yang masih hidup atau yang udah merenggang nyawa
lara memasuki mobilnya dan meneruskan perjalanannya yang terkendala
dan jangan lupa
vote💖
like😍
comment🤗