
"lara"ucap nadmine kepada lara yang menyetir mobilnya menuju mansion
"hmmm"ucap lara datar
"siapa sih para pria di mansion lo"tanya nadmine hairan mengingat para pria di mansion lara
"iya,tampan banget lagi"ucap jasmine di belakang sembari terkekeh
"mereka mafioso gue"ucap lara santai menghiraukan ucapan jasmine
"APAA!!"teriak nadmine dan jasmine kaget dengan ucapan lara
"apain teriak segala,gue bukannya budek!!"teriak lara dingin
"lo leader m..afia"tanya nadmine terbata bata
"hmmmm"ucap lara
"tapi gue baru aja mau buatin mafia lagian mafioso gue itu adalah mafioso daddy gue"ucap lara santai tanpa mengalihkan pandangannya dari jalan
"mafioso daddy lo,maksud lo daddy lo itu mafia"tanya nadmine di sebelah lara hairan
"hmmm"ucap lara dingin
"wah keren banget ra,gue mau masuk mafia lo"ucap jasmine antusias yang hanya diam dari tadi
"iya,gue juga mau"ucap nadmine dengan wajah memelas
"kalian seriusan"tanya lara dan melirik nadmine
"iya serius lagian gue bisa selidikin mafia yang udah ngebunuh orang tua gue"ucap nadmine semangat
"bagus,besok gue ajarin kalian bela diri dan menembak"ucap lara sembari fokus kepada jalanan yang udah mau lengang
"nggak usah sih ra,lagian kita udah bisa bela diri.iya kan nad"ucap jasmine angkuh
"iya,tapi bagusin bela diri gue kali"ucap lara angkuh dan melirik jasmine
jasmine hanya mengomel nggak jelas mendengar ucapan lara
skip mansion
lara menuju ke mansion kakeknya kerana amanda menghubunginya untuk beresin berkas berkas perusahaan
"lara pulang"ucap lara dingin sembari memasuki mansionnya
amanda dan rayden yang berada di ruang keluarga di lantai dasar melihat ke arah lara
"ada di kamar lo"ucap amanda sembari menatap lara
"ngapain tatap gue kak"tanya lara hairan dengan tatapan amanda
"lo habis dari mana"tanya amanda hairan kerana selalu melihat lara keluar mansion
"markas"ucap lara singkat
"APAA!!"teriak amanda dan rayden kompak
"nggak usah teriak sih,gue nggak budek kali"ucap lara kesal
"markas apa sih ra"tanya amanda
"markas mafia gue"tanya lara dingin
"tega banget sih lo,buatin mafia nggak ngomong pada kita.kita juga mau masuk mafia lo ra"ucap rayden ngambek
"nggak usah ngambek sih"ucap lara dingin dan menatap rayden tajam
rayden meneguk salivanya perlahan.tatapan lara dan auranya selalu bikin dia terciduk dan merinding
"bisa nggak kak masuk mafia lo"tanya amanda dengan wajah memelas
"bisa aja sih kak"ucap lara sembari tersenyum tipis
"abang mau juga ra"ucap rayden sambil memasang wajah memelas
"nggak bisa"ucap lara datar
"kenapa sih ra"tanya rayden ngambek
"mafia gue nggak nerima cowok yang ngambeknya mintak ampun"ucap lara sembari terkekeh
"ra,bisa dong ra gue masuk mafia lo"ucap rayden dengan wajah memelas
"bisa aja kok bang"ucap lara sembari terkekeh
"nanti gue kirimin alamatnya yah"ucap lara dan menuju ke kamarnya
lara masuk ke kamarnya di lantai atas dan mengambil berkas berkas perusahaan
selepas siap lara membersihkan dirinya dan turun untuk makan malam sebelum tidur kerana besok adalah hari yang paling melelahkan