
Setelah apa yang Austin perbuat,Austin segera beranjak pergi dari Princessa nona baruku yang saat ini terlihat sekali sedang marah atas perlakuan ku tadi,lalu mengawasi nya diam-diam di tempat yang tidak dapat dilihat nya atau pun ketiga temannya, tak lama setelah aku pergi aku melihat dia pun beranjak pergi, entah apa yang ia bicarakan dengan temannya yang jelas aku melihat dia pergi ke arah parkiran aku pun mengikuti nya di jarak yang kurasa aman agar tak tertinggal oleh nya.
Setelah ku melihat dia menuju ke arah mobil nya aku pun bergegas menuju mobil ku untuk terus mengawasi nya dan kemana ia akan pergi,
'ternyata dia akan bolos,terbukti dia yang telah memasuki mobil nya dan menjalankannya ke luar university'
Aku pun langsung menelepon Mr.James
"Hallo,Mr.James saya saat ini tengah mengikuti Princessa dan dia membolos saat ini dan keluar dari area kampus" Ucapku sesaat setelah sambungan telepon ku tersambung dengan Mr.James
"..."
"Baik Mr.James saya akan membawa nya pulang"lalu sambungan pun terputus
***
Saat ini Princessa sedang mengendarai mobil nya menuju hyde park salah satu destinasi wisata di kota London dengan panorama nya yang indah dan menyejukkan, Princessa sangat menyukai nya apalagi saat ini awal memasuki musim semi dimana pohon-pohon mulai terlihat menghijau dan bunga-bunga di taman sudah mulai bermekaran,seperti nya tidak salah dia mengunjungi hyde park hari ini,untuk menenangkan hati dan pikiran nya yang dipenuhi dengan sosok bodyguard nya yang kurang ajar terhadap nya itu.
Setelah memarkirkan mobil nya dia segera memasuki hyde park,berjalan bak model di atas catwalk penuh percaya diri,dengan dagu terangkat angkuh dan mimik wajah yang tegas semakin membuat nya terlihat mengaggumkan,di tambah paras nya yang cantik yang membuat kaum adam tidak dapat melepas pandangan darinya,tapi ia tetap berjalan acuh tak peduli dengan orang-orang yang melihat nya dengan terkagum baik yang mengenal nya ataupun tidak,dia tidak peduli dengan pandangan orang-orang itu padanya toh sedikit ia terlihat salah atau tidak sesuai dengan harapan mereka,orang-orang itu...yang sebelumnya kagum padanya berbalik menjadi benci kepadanya tanpa mau merepotkan diri mereka untuk mencari tau yang sebenarnya.
Cessa terus berjalan hingga ia melihat pohon-pohon yang terlihat rimbun dengan warna kehijauan nya yang terlihat sangat sejuk dan menenangkan seakan dapat menyerap amarah yang sedang ia rasakan saat ini,dia terus berjalan mengelilingi hyde park melihat sekeliling bunga-bunga yang mulai bermekaran berwarna-warni seakan menambah ke eksotisan taman itu,bunga-bunga itu seakan tidak mau kalah dengan menunjukkan keindahan nya masing-masing,
Cessa pun duduk di bangku taman yang kosong,menikmati semilir angin sejuk walau sedikit dingin tapi itu cocok untuk dirinya saat ini yang sedang menahan panas di hati nya,sambil memejamkan mata nya dia pun menenangkan pikiran nya semilir angin yang semakin kencang membuat rambut nya sedikit berantakan tersibak angin
***
'sepertinya dia sangat membutuhkan ketenangan sampai harus membolos dan datang kesini,dia sangat kesal sepertinya dengan sikap ku tadi.' ucap Austin dalam hati sesaat setelah dia melihat Cessa duduk dan memejamkan matanya seperti menenangkan pikiran nya,ia terus mengawasi Cessa di tempat yang ia rasa aman,
tidak dipungkiri bahwa ia setelah melihat Princessa secara langsung bukan dari pembicaraan orang tentang nya atau informasi yang ia dapat dari informan nya,tetapi memang secara langsung melihat dan tau sedikit sifat nya bahwa wanita itu adalah wanita yang berani dan tegas walau diliputi kesombongannya tapi austin seakan dapat melihat sisi lain dari princessa selain 'kesombongannya' yang memang menjadi label Princessa dimata orang-orang.
Sifat nya yang baru ia tau hari ini sedikit membuat nya tertarik,tertarik untuk semakin mempermainkannya dan menjebak nya dalam rencana yang sudah ia dan tuannya susun dengan matang,Austin pun tersenyum saat memikirkan rencana nya itu.
***
"Princessa,apa kau benar Princessa??" Tiba-tiba ada yang bertanya kepada Princessa mau tak mau Cessa membuka mata nya dan melihat siapa yang tiba-tiba mengganggu nya di saat ia butuh ketenangan,saat dia membuka matanya dia melihat dua orang gadis yang sedang menatap nya dengan antusias sambil memegang handphone di dalam genggaman nya.
'Ahhh.. ternyata penggemar nya,dia tau apa maksud dua gadis muda ini menghampiri dan memanggil nya,pasti untuk meminta foto dengan nya' sambil menatap mereka malas,padahal dia bukan artis dia hanya orang yang memiliki followers banyak di instagram,dia tak berniat untuk menjadi tontonan orang,dia hanya ingin menjalani hidup yang dia inginkan..
"Ternyata benar kau Princessa"terpekik senang saat sudah melihat seluruh wajah Princessa
"Kami penggemar mu,apa kami boleh berfoto dengan mu?"ucap gadis yang satu lagi yang sedari tadi diam melihat temannya yang antusias bertemu dengan idola nya.
'see...benar dugaanku,merepotkan saja' dengan wajah sedikit jengkel dia tidak mungkin tiba-tiba memarahi mereka hanya karena mengganggunya,di tambah lagi mereka penggemar nya,mau tidak mau dia mengiyakan mereka untuk berfoto dengan nya.
"Silahkan" Ucap Cessa singkat kepada dua gadis di depan nya,dia tidak tau namanya lagian dia merasa tidak perlu tau nama mereka
"Terima kasih"ucap mereka berbarengan
"Lucy tolong foto aku dulu ya dengan Princessa"ucap gadis berambut pirang itu yang sedari tadi antusias bertemu dengan Princessa kepada temannya.
"Baiklah,kemarikan ponsel mu"
Gadis itu segera menghampiri princessa dan duduk di samping nya,
"Sudah siap,1,2,3" ucap temannya memberi aba-aba
Ckrek.. saat kamera itu memfoto ternyata blitz nya sedang dalam mode on reflek Princessa langsung menutupi mukanya.
"Ahhh.." Ucap Cessa terpekik sambil menutupi mukanya ia terdiam sejenak,ke dua gadis itu panik karena melihat Princessa berteriak dan memalingkan muka nya,mereka tidak tau kenapa Princessa tiba-tiba seperti itu,saat mereka mau menyentuh bahu Cessa tiba-tiba cessa berdiri dan berteriak.
"APAKAU SUDAH GILA!!!"sambil menghempaskan tangan mereka yang akan menyentuh nya dan menjatuhkan hp itu,mereka berdua pun kaget karena reaksi Princessa yang seperti ini mereka tidak bergerak sama sekali,terpaku dan takut melihat amarah Princessa seperti ini bahkan mereka tidak peduli dengan hp yang sudah tergeletak di bawah kaki mereka.
***
tak lama Austin mendengar suara orang terpekik kaget dengan lumayan keras,ia pun kembali fokus melihat Princessa dan mengernyit kan dahi nya saat ia melihat Princessa memalingkan muka nya,sesaat ia melihat ekspresi ketakutan dalam wajah Princessa yang hanya sekejap dan berubah menjadi amarah terhadap ke dua gadis yang ada di depannya.
'kenapa dia tiba-tiba memalingkan mukanya dan marah kepada dua gadis itu' setelah aku terdiam sejenak untuk mendengarkan percakapan nya lebih tepat nya mendengar Princessa yang marah-marah tau lah Austin kenapa Princessa bisa semarah itu kepada dua gadis malang itu.
Yang hanya karena lampu blitz nya menyala
'kenapa dia bisa semarah itu hanya karena lampu blitz itu menyala,apa dia mempunyai sebuah trauma atau semacam nya,sepertinya informan nya tidak mendapat seluruh informasi tentang Princessa,sampai hal ini pun luput dari nya,atau memang keluarga Llyod sengaja menutupi nya dengan sangat rapat,sepertinya dia masih harus mengorek informasi princessa lebih dalam,karena masih ada rahasia yang belum dia ketahui'
***
Cessa yang masih mengatur nafas nya terus menatap mereka dengan tatapan membunuhnya.
"KAU..UNTUK APA KAU MEMAKAI BLITZ SAAT SIANG HARI SEPERTI INI,APA KAU BODOH!!!" Ucap Cessa yang masih belum puas melampiaskan amarah nya kepada dua gadis yang ada di depannya ini.
"Ma..maaf a..aku tidak tau ka..kalau blitz nya menyala"ucap gadis yang tadi memotret nya itu dengan kepala tertunduk air mata telah menggenang di kedua matanya,terlihat sangat menyedihkan
Orang-orang yang lewat sesekali melihat ke arah mereka walaupun kembali berjalan acuh tidak peduli dengan keributan yang mereka sebabkan,ada pula orang yang mengenal Princessa dan mengabadi kan moment itu di ponsel nya.
***
Setelah Austin melihat situasi yang mulai tidak kondusif dia segera menghampiri Princessa tetapi saat dia mau menghampirinya dia melihat gadis muda yang tengah merekam pertengkaran Princessa itu di kamera ponsel nya,ia pun segera merebut ponsel gadis tersebut dan melihat apa saja yang sudah gadis itu lakukan mengotak-atik ponsel nya lalu menghapus folder yang berisi tentang Princessa setelah itu mengembalikkannya pada gadis itu.
"Maaf telah merebut ponsel mu tapi kau jelas sudah melanggar hak dengan merekam gadis itu dengan diam-diam,dan saya bisa melaporkan mu atas tindakan yang kau lakukan" Ucap Austin sambil menatap gadis itu datar dan mengeluarkan aura mengancam yang membuat nyali gadis itu menciut sehingga membuat gadis itu berkata dengan terbata-bata.
"Ba..baik" gadis itu pun segera pergi tanpa menoleh lagi ke arah Austin
Setelah menyelesaikan masalah dengan gadis itu ia langsung menghampiri Princessa,sesaat mereka saling berpandangan terlihat sekali sorot mata princessa semakin menyeramkan saat melihat nya,ia hanya tersenyum dalam hati melihat tatapan nona nya yang seperti itu,
'sepertinya misi balas dendam ini semakin menarik' Ucap Austin dalam hati sambil tersenyum tanpa ia sadari.
gimana..gimana
jangan lupa vote dan komen nya yah apa kekurangan nya🤗
terima kasih 😊😉