Princess And Bodyguard

Princess And Bodyguard
Bab 5 fierce battle (pertarungan sengit)



Austin dan Marcuss dibiarkan istirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke pertandingan selanjut nya,Austin bergerak menuju pinggir arena dan duduk di bawah sambil meregangkan otot-otot nya agar lebih rileks lalu mengambil air untuk diminum dan membasuhkan ke wajah nya.


setidak nya pertandingan kali ini tidak terlalu memforsir tubuh nya,


Namun butuh konsentrasi yang tinggi karena menembak ini seseorang dilatih dan dituntut untuk dapat berkonsentrasi tinggi, mampu mengendalikan diri dan berani mengambil keputusan secara cepat dan tepat,karena dari latihan menembak ini lah dia dapat menjadi seperti ini,menjadi seseorang yang dapat mengontrol dirinya dengan baik,


Austin pun tidak bisa meremehkan lawannya ini,ia akui lawan nya kali ini cukup tangguh dan ia tidak menyangka James memiliki bodyguard yang handal,apakah memang standar bodyguard nya memang tinggi,austin tidak tau namun setidak nya dia mengetahui nya kali ini dan melanjutkan rencana ke depan nya dengan semakin hati-hati,karena ia merasa masih banyak rahasia yang belum ia ketahui.


Tiba-tiba ada yang menepuk bahu nya dari belakang,saat ia melihat ternyata Marcuss yang tadi menepuk bahu nya itu.


"Kau cukup tangguh,belum pernah aku bertarung sampai menguras tenaga seperti ini,aku akui tadi aku lengah dan itu adalah kesalahanku" Ucap Marcuss pada Austin lalu duduk di samping nya


"Ya kau juga" Ucap Austin sambil menatap Marcuss


"Aku tidak sabar untuk melanjutkan pertandingan ini,aku senang ada lawan yang seimbang denganku" Marcuss tersenyum lalu menepuk bahu Austin beberapa kali dan berlalu pergi untuk bersiap-siap ke pertandingan selanjut nya yaitu menembak


Austin pun segera bersiap-siap dan berjalan menuju lapangan tembak yang terletak di belakang yang lumayan jauh dari mansion,terlihat dari segala peralatan disana yang sudah dipersiapkan dengan baik,ada outdoor dan indoor terdapat fasilitas tembak target, tembak reaksi, dan tembak berburu,


dan saat ini ia berada di ruang indoor, lagi-lagi dia pun tak menyangka bahwa James akan membuat tempat ini di sekitar mansion keluarga Llyod dia pikir sepertinya James Llyod ini memiliki ketertarikan dengan hal-hal yang berbau action.


Tidak heran kenapa mansion ini terletak di pesisi yang jauh dari pemukiman warga yang lain,ternyata alasan nya adalah ini.


**Lapangan tembak indoor**


Austin lalu bersiap-siap dan dia diberi


baju pelindung, pelindung telinga, selop tangan,kacamata,sepatu senapan angin sudah tersedia di meja yang berada di pinggir nya,Austin mulai merileks an badan nya


"Kalian sudah siap,kali ini adalah sistem poin ada 2 kali pertandingan menembak yang pertama Tembak target dan yang kedua adalah tembak reaksi yang pertama ini kalian akan menembak dengan jarak 10 meter, dengan senapan angin selama 15 menit,dan poin akan otomatis muncul di komputer sesuai ketepatan tembakan kalian yang sudah terhubung dengan sasaran tembak,jadi tidak akan ada kecurangan" Ucap Eugene menjelaskan


(Ini imajinasi ku ya reader mudah² an yang aku sampaikan mudah di mengerti)


"Bersiaplah di posisi kalian masing-masing" Ucap Eugene lantang


Austin dan Marcuss pun segera bersiap di tempat mereka masing-masing.


"Siap,mulai..." Ucap Eugene saat sudah melihat Austin dan Marcuss sudah ada di tempat mereka masing-masing.


Austin pun mulai berkonsentrasi dengan target yang ada di depannya ia pun menarik nafas pelan menunggu dengan tepat lalu menembak sasaran itu


"DORR.."


"DORRR..


"DORR.."


(Maaf yah aku ga tau bunyi senapan angin kaya gimana)


suara tembakan dari senapan angin mulai bersahutan antara Austin dan Marcuss mereka sama-sama terfokus Dengan target dan poin pun terus bertambah,menit demi menit pun berlalu dan waktu pun habis dan sasaran target pun langsung di tutup dengan otomatis.


Austin pun menarik nafas setelah pertandingan ini selesai,saat ia melihat papan skor ternyata lawannya kali ini yang menang,sudah ia duga lawannya ini tidak sembarangan jika dia ingin masuk lebih dekat dengan keluarga Llyod,ini lah kesempatan nya dengan menjadi bodyguard Princessa, Austin pun bertekad untuk menang di pertandingan selanjut nya harus..


"Kali ini pemenang nya adalah marcuss berarti saat ini skor kalian seri 1 sama,pertandingan selanjutnya yang akan menentukan siapa yang menjadi pemenang nya" Ucap Eugene lantang kepada Austin dan Marcuss


"Sekarang mulai ke pertandingan selanjut nya,kita akan melakukan tembak reaksi di luar" Ucap James sambil berlalu ke luar untuk memulai pertandingan.


**Lapangan tembak outdoor**


Dalam pertandingan kali ini sangat dibutuhkan keamanan yang bagus karena tembak reaksi menggunakan pistol maupun senjata panjang,jenis senjata api dimana materi dari pertandingan adalah dengan memperhitungkan ketepatan,kekuatan dan kecepatan.


Maka dari itu keamanan adalah nomor satu.


***


Austin dan Marcuss mendengar penjelasan dari Eugene dengan serius,


"Tembak reaksi ini menggunakan senjata api,kalian lihat sasaran yang disana?" Ucap Eugene sambil menunjuk ke arah depan ke arah dari sasaran terdiri mulai dari target kertas standar IPSC yang dipasang dalam berbagai tingkat kesulitan sasaran (mulai dari diam, tertutup/terhalang sebagian, bergerak, berayun atau bergeser ), plat baja dan plat baja Popper dalam banyak bentuk atau variasi.


IPSC adalah sebuah organisasi internasional untuk olahraga tembak reaksi.


Austin dan Marcuss melihat ke arah yang di tunjuk oleh eugene dan mengangguk


"Itu lah rintangan yang akan kalian hadapi,dan di setiap sasaran ada Target tembakan berupa bidang berbentuk heksagonal atau segi enam dari besi atau kertas. Jika salah tembak, luput dari sasaran atau pelurunya nyasar, nilai akan dikurangi,dan James sendiri yang akan memegang timer nya" Ucap Eugene setelah menjelaskan peraturan nya kepada Austin dan Marcuss mereka pun menganggukan kepala mereka tanda mengerti dengan penjelasan Eugene pada mereka.


"Ingat selalu dengan keamanan,jari telunjuk kalian yang ada di trigger harus selalu berada di luar,Karena kita selalu menekankan keamanan kalau ketahuan melanggar aturan ini nilai akan dikurangi atau malah didiskualifikasi dari pertandingan" Ucap Eugene memperingatkan mereka sebelum memulai pertandingan.


***


Di belakangnya James memegang timer atau pencatat waktu.


James pun lantang berteriak,


"Ok, Are You Ready ?..., standby !... Go..!!!"


"Dar..


"Darr.."


"Darrr..."


Bunyi letusan pistol terus bergulir dari sasaran satu ke sasaran berikutnya.Austin sang petembak, sambil berlari menuju sasaran lain, dengan sangat cekatan mengganti magasen peluru dan langsung menembak lagi target, dar ... dar...dar! Hingga akhirnya, pertandingan pun selesai bagi Austin, tiga magasen yang masing-masing berisi puluhan peluru habis ditembakkan. Suasananya seperti sedang ada penyerbuan sungguhan. Seru dan menegangkan.


Bodyguard lain yang melihat austin pun tanpa sadar terkagum,betapa cekatan dan lincah nya Austin dalam menembak seakan di dunia ini hanya ada Austin dan papan sasaran saja tidak ada yang lain saking terlihat fokus nya Austin menembak.


Sampai waktu pun habis membuat beberapa bodyguard yang melihat pun tanpa sadar mendesah kecewa karena tidak terasa waktu sudah habis,mereka seakan menonton pertunjukkan yang membuat mereka senang sampai apabila pertunjukkan itu selesai membuat mereka ketagihan untuk menonton lagi.


Disisi lain James pun tercengang sekaligus takjub saat melihat timer ditangan nya yang menunjukkan waktu hanya 10 menit untuk Austin menyelesaikan rintangan dengan baik,apalagi dirinya melihat dari jarak dekat walaupun Austin membelakangi nya,namun dia dapat merasakan bahwa Austin melalui rintangan itu dengan sangat serius dan cekatan namun tetap memperhitungkan ketepatan menembak nya dia pun seakan sudah terbiasa karena sesuai peraturan jari telunjuk di luar dari menembak tidak diperboleh kan berada di trigger dan Austin tidak sekalipun melanggar peraturan,dalam hati dia senang karena mendapat calon bodyguard yang handal seperti Austin.


***


Austin pun tampak terlihat kelelehan karena dia memforsir tubuh nya dengan keras di pertandingan menembak yang kedua ini,karena dia bertekad untuk menang dia tidak boleh kalah. Sambil menatap sasaran dengan mata tajam nya


"Seseorang tolong lihat berapa poin yang austin peroleh" Ucap James pada salah satu bodyguard nya sambil berjalan ke pinggir lapangan di ikuti oleh Austin di belakang nya


"Baik" Ucap salah satu bodyguard lalu bergegas menuju papan skor,tak lama bodyguard itu pun muncul dan membisikkan skor ke arah james


James pun beberapa kali menganggukkan kepala nya saat bodyguard nya membisikkan hasil nya itu.


"Baiklah" Ucap James saat sudah mendengar hasil Austin


"Sekarang giliran mu marcuss bersiaplah" Ucap James ke arah Marcuss lalu berjalan menuju tengah lapang bersiap dengan timer nya diikuti oleh Marcuss.


***


Tidak terasa beberapa waktu pun telah berlalu dan hasil pun akan segera di umumkan semua berkumpul menunggu hasil yang akan di ucapkan oleh James,beberapa orang ikut terlihat tegang menunggu hasil yang akan di umumkan,berbeda dengan pemeran utama dari pertandingan tersebut Austin dan Marcuss bahkan terlihat tenang menunggu hasil tersebut.


"Baik,saya disini akan mengumumkan hasil dari pertandingan tadi" Ucap James sambil melihat kertas yang di pegang nya yaitu hasil dari perhitungan dari tembak reaksi tadi.


"Austin menyelesaikan rintangan tadi dengan waktu 10 menit dengan 25 rintangan dengan ketepatan hampir sempurna,hanya dua yang meleset dari target tapi masih tetap mendapat poin,dan hasil nya adalah 150 poin" Ucap James lantang


"Lalu untuk Marcuss kau menyelesaikan dalam waktu yang hanya selisih 5 menit dengan Austin yaitu 15 menit dengan 25 rintangan dengan ketepatan yang hampir sempurna juga dan hasil nya adalah 135 poin beda tipis dengan austin hanya 2 yang meleset dari target namun bedanya adalah tanpa ada poin yang dihasilkan sehingga mempengaruhi poin" Ucap James menjelaskan dengan baik.


"Dengan ini akumulasi dari semua pertandingan,Austin lah pemenang nya dengan hasil 2-1" Lanjut James


Beberapa orang pun memberi selamat kepada Austin termasuk Marcuss.


"Selamat bergabung ketua" Ucap Marcuss menepuk bahu nya beberapa kali sambil tersenyum ke arah nya dengan senang.


"Ketua??"tanya Austin kebingungan sambil melihat ke arah James


"Begini aku melakukan pertandingan ini untuk menentukan siapa yang akan menjadi ketua bodyguard untuk putri ku Princessa,aku memiliki beberapa bodyguard untuk putri ku namun tidak secara langsung dan kini aku memilih orang untuk menjaga putri ku secara dekat orang yang tidak mudah menyerah dan kalah oleh putri ku,karena aku tau sekali sifat nya yang keras kepala maka dari itu aku merasa cocok dengan mu namun aku tetap harus menguji kemampuan beladiri mu dan setelah melihat hasil nya aku puas,dan Marcuss adalah salah satu bodyguard putri ku sebelum nya dan dia akan menjadi rekan sekaligus anak buah mu dalam menjaga putri ku" Ucap James pada Austin


"Baiklah kalau begitu,siapa saja yang akan menjadi rekan ku aku butuh informasi nya" Ucap Austin


"Nanti aku akan menjelaskan pekerjaan mu dan beberapa informasi yang kau butuhkan, sekarang kalian berdua bisa istirahat dan kita lanjutkan lagi nanti penjelasan mendetail nya dan juga tentang kontrak kerjamu" Ucap James lalu pergi menuju mansion di ikuti oleh Eugene


"Selamat yah ketua,kau keren tadi" Ucap Marcuss sekali lagi sambil menunjukkan kedua ibu jari ke arah Austin


"Terima kasih,kau juga" Ucap Austin sambil tersenyum tipis.


Mereka pun pergi keluar dari lapang tembak itu menuju tujuan mereka masing-masing termasuk austin yang kini sudah berada di dalam mobil nya


"Akhir nya langkah pertama sudah berhasil" Ucap Austin


Lalu dia pun menyalakan mobil nya dan menjalankan mobil nya keluar mansion menuju apartement nya.


Part kali ini cukup panjang semoga suka yah..


Jangan lupa vote dan komen nya


🤗🤗