Princess And Bodyguard

Princess And Bodyguard
Bab 6 Angry (Marah)



**Avort University**


Saat ini aku sedang menunggu teman-teman ku di kantin,setelah kelas tadi selesai aku langsung pergi ke kantin karena perut ku sudah meronta meminta diisi,akibat sarapan ku tadi yang tidak benar,aku memainkan hp ku sembari menunggu pesanan ku dan teman-teman ku datang,


"Guys kalian dimana???๐Ÿ˜’" Mengetikan pesan di grup yang kami buat ber-empat


Ting..


Tak lama aku mendengar notif khusus grup kami ternyata dari juliet


Juliet:


"Sorry Cessa,aku bakal telat kayanya tiba-tiba Mr.Gerald ngasih kuis,otak ku udah kebakar rasa nya ๐Ÿ˜ต,pingin makaannn..๐Ÿ˜ญ"


Aquila:


"Aku otw cCess"


Kristabella:


"2"


Princessa:


"Makan aja yang kamu pikirin Juliet Rum Wilson,pikirin tuh kuis,bukannya cepet ngerjain malah chat an ๐Ÿ˜”"


Juliet:


"Sorry..sorry aku bakal cepet nyusul kalian,kayanya Mr.Gerald udah curiga aku liat ke bawah mulu,bye guys..๐Ÿ–๏ธ"


"Dasar ini anak pikiran nya makanan mulu" ucapku sambil menggeleng kan kepala melihat kelakuan salah satu sahabat nya itu.


Saat aku sedang asyik dengan ponselku tiba-tiba ada yang duduk di seberang tempatku duduk,saat aku melihat nya ternyata seorang lelaki,aku mengernyit kan dahikuย  melihat lelaki yang berada tepat di depanku ini,aku sama sekali tidak mengenal nya tetapi dia dengan seenak nya duduk di bangku ku,tepat di depan nya sembari menatap nya intens,aku paling tidak suka dengan orang yang sok kenal sok dekat denganku dan apa-apaan tatapan nya itu padaku,aku yang mulai kesal langsung menanyakan padanya"siapa kau?" Ucapku ketus kepada lelaki di depanku


Setelah beberapa saat dia masih belum menjawab pertanyaanku,aku yang sudah mulai kesal dengan kelakuan nya yang hanya diam menatapku langsung berdiri menunjuknya tepat di depan mukanya,


"Kau...sebenernya apa mau mu?kalau kau tidak ada kepentingan denganku mending pergi dari hadapanku!!!"ucapku setengah membentak kepadanya sambil masih menunjuk ke arah nya


"Saya adalah bodyguard anda nona Princessa" ucapnya tenang setelah sedari tadi diam tidak menjawab pertanyaan ku,


Tunggu ...


apa yang dia katakan bo..bodyguardku.. aku yang sudah kembali duduk tersentak kaget karena omongan nya.


"APAA!!"ucapku kaget saat dia memperkenalkan dirinya sebagai bodyguard ku


"Jadi kau yang akan menjadi bodyguard ku?"tanyaku tenang setelah menguasai diriku dari kekagetan karena pernyataan nya,aku melihat nya dengan seksama,aku tidak menyangka bahwa bodyguard yang daddy sewa terlihat seperti...ini,


Hmm..


maksud ku dia tampak masih muda mungkin berbeda 2 atau 3 tahun dari ku dan dia terlihat seperti mahasiswa biasa bukan seperti bodyguard yang sering aku lihat berkeliaran di sekitar daddy yang memiliki otot dimana-mana,muka garang dan ekspresinya yang kaku tampak seperti robot,walaupun ekspresi nya sama seperti bodyguard daddy yang sering ku lihat kaku,datar,dingin seperti robot


Setelah aku melihat nya dengan teliti dari atas sampai bawah walaupun terhalang meja,benar kata daddy dia terlihat tampan,muda dan segar,otakku sepertinya mulai geser karena memuji nya,"ohh..come on Princessa,kaya baru lihat cowok tampan saja" ucap Cessa dalam hati,tapi entah kenapa dia seperti memiliki aura yang dominan dan kharisma yang kuat,aku yakin setelah dia di kampus ini beberapa hari mungkin sudah memiliki banyak penggemar,


"Iya nona,saya disuruh menjadi bodyguard anda oleh Mr.James" ucapnya yang membawa ku kembali ke dunia nyata setelah sesaat mengagumi ketampanan nya ini,


"Jangan lupa Cessa,dia yang akan mengawasi mu setiap saat,dan hari-hari mu yang bebas akan lenyap" Ucap Princessa dalam hati mengingatkan kembali bahwa orang yang tadi ia kagumi adalah yang akan menjadi neraka baginya,bagi kebebasannya.


"Kenapa daddy cepat sekali mencari bodyguard untukku,padahal baru beberapa hari kemarin aku melanggar perintah nya,dan baru kemarin daddy bilang akan menyewa bodyguard untukku dan sekarang... bodyguard itu sudah ada di depan mataku,apa jangan-jangan daddy sudah merencanakan ini sejak lama?" Ucap Cessaย lirih,tidak habis pikir dengan pikiran daddy nya itu yang sepertinya sudah merencanakan ini dengan matang.ย 


"Apa yang anda bicarakan nona?" Saat dia melihat Princessa bergumam lirih


"Tidak,bukan apa-apa siapa namamu?"dengan nada yang masih ketus


"Jangan panggil saya nona,panggil Princessa dan jangan terlalu formal denganku aku tidak suka,terlalu kaku dan membosankan"jelas Cessa terhadap Austin


"Baik Princessa" jawab Austin dengan patuh.


"Kau,walaupun..."


"Ini pesanan anda,silahkan dinikmati"Ucapan Cessa terpotong karena pesanan nya sudah datang,


Cessa yang kesal karena perkataan nya di potong oleh pelayan itu langsung menatap nya garang,pelayan yang melihat tatapan tak bersahabat dari konsumen nya itu langsung segera pergi meninggal kan meja itu dan meneruskan kembali pekerjaan nya.


"Kau,walaupun kau bodyguard yang di suruh daddy,bukan berarti kau bisa seenak nya melarang dan mengaturku,aku ingin kau jangan mengawasiku dari dekat aku tidak suka orang asing dekat dengan ku,jangan mengatur atau melarang ku terhadap apapun,cukup mengawasi dan menjaga ku dari orang-orang yang berniat macam-macam denganku,kau mengerti" dengan arogan Cessa mengungkapkan perintah nya kepada bodyguard nya itu.


Terlihat sekali muka nya masih terlihat kesal.


"Maaf nona,tapi ayah anda menyuruh saya selain mengawasi anda juga saya harus melarang dan mengatur kegiatan anda"bantah Austin tegas


"siapa kau mengatur hidup ku hahh... Kau hanya seorang bodyguard,orang suruhan yang dibayar oleh daddy ku,tugas mu hanya mengawasi dan melindungi ku,itu saja" bantahan Austin semakin menambah kekesalannya,mulut nya tercebik kesal saat melihat ekspresi Austin yang masih sama yaitu datar,seakan tidak terpengaruh akan kemarahan Princessa,belum pernah sebelumnya ada yang membantah nya apalagi masih menampilkan ekspresi datar tanpa takut saat melihat kemarahannya.


"Saya hanya menjalankan perintah klien saya kepada saya,dan klien saya adalah Mr.James dan saya menuruti perintah darinya" Ucap Austin tidak peduli ketika melihat muka Princessa yang memerah padam karena kesal sedari tadi dibantah oleh nya.


"kita lihat saja nanti apa kau masih bisa bertahan sebagai bodyguard ku atau tidak." Ucap Princessa saat ada ide datang kepadanya,


'kita lihat saja dasar bodyguard sombong siapa kepada siapa yang akan tunduk kepada perintah,kau atau aku' Ucap Princessa dalam hati sambil melihat ke arah bodyguard nya dengan pandangan kesal bercampur marah.


"Saya akan selalu profesional dalam melakukan pekerjaan saya,dan saya tidak akan menyerah,terserah nona akan melakukan apa terhadap saya,saya akan tetap menjalankan tugas dengan baik" Ucap Austin tegas terlihat dari sorot mata nya yang menatap princessa berani dan tak tergoyahkan.


"KAUU..."membentak Austin dengan keras sambil berdiri lalu..


BRAKKK..


Princessa menggebrak meja di depan nya yang menjadi pelampiasan emosi nya yang sedari tadi ia tahan,saking keras nya makanan yang tadi dia pesan jatuh berhamburan di lantai,dia tidak peduli makanan nya jatuh dan orang-orang sudah melihat ke arah nya bisa dibilang saat ini dia menjadi pusat perhatian,dia tak peduli,yang terpenting dia bisa melampiaskan amarah nya yang dari tadi ia tahan.


"Terserah dengan segala omong kosong mu tentang profesionalitas,aku muak melihat mu pergi dari hadapanku!!!" Ucap Cessa sambil memalingkan muka nya sudah tidak mau melihat bodyguard nya itu.


"Baik nona saya permisi" Ucap Austin tenang sambil berlalu dari hadapan nona nya yang saat ini sudah terlihat sangat marah terhadapnya.


Tak lama teman-teman nya datang,mereka tidak tau apa yang terjadi kepada Princessa,saat mereka melihat Princessa keadaan meja nya sudah kacau muka nya pun tak kalah kacau terlihat sekali amarah masih melingkupinya,Juliet dan Aquila tidak berani mendekati princessa hanya Kristabella yang berani mendekati Princessa saat dia dalam mode marah.


Ngomong-ngomong kenapa mereka bisa bersamaan ke kantin itu karena


tadi Juliet,Aquila dan Kristabel bertemu di jalan menuju kantin karena Juliet sudah selesai dengan kuis nya dia langung bergegas ke kantin dan di jalan dia bertemu dengan teman-teman nya,saat mereka ditanya oleh juliet karena keterlambatan mereka,mereka menjawab "kita habis dari toilet,biasa benerin dandanan dulu" Ucap Aquila dan Bella bersamaan.


Kembali ke keadaan Princessa yang saat ini sedang di tanya oleh Kristabella tentang keadaannya.


"Cessa kamu kenapa?kenapa meja bisa berantakan gini?" Ucap Kristabella saat sudah duduk di sebelah Princessa dan melihat makanan yang sudah berserakan di lantai,Juliet dan Aquila yang sudah menyusul mendekat ke arah Princessa langsung memanggil pelayan untuk membersihkan kekacauan yang ada.


"Tidak ada apa-apa,aku sudah tidak berselera untuk makan,aku akan bolos hari ini,aku pergi" Ucap Cessa tanpa menjawab pertanyaan bella lalu berlalu dari ketiga temannya yang melihat nya dengan kebingungan.


Jangan lupa


vote


dan


komen nya.


Terima kasih.


๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š