
Hai balik lagi sama cerita Princess and Bodyguard aku udah lama ga update soal nya emang butuh mood buat bikin satu chap di cerita ini aku ga mau asal pas bikin novel ini jadi emang agak lambat perkembangan nya.
Semoga ga pada bosen yahh..dan tetap suka dengan alur cerita nya
Happy reading...
😊😉😘
Setelah Bella dan Juliet menggantikan baju kering kepada Princessa tak lama dokter pun datang disusul dengan Austin yang masuk ke kamar dimana Princessa istirahat.
"Bagaimana dok?" tanya Bella setelah melihat dokter selesai menangani Princessa
"Keadaan nya baik-baik saja hanya shock dan butuh istirahat karena terlalu banyak air yang masuk membuat pernapasan nya terhambat,saya pakai kan oksigen agar membantu laju pernapasan nya " jawab dokter setelah memeriksa kondisi Princessa.
"Tapi untuk lebih aman nya bisa langsung ke rumah sakit untuk pemeriksaan menyeluruh" saran dokter tersebut
"Baik dok terima kasih" ucap Bella
"Tapi kenapa Princessa belum sadar sampai saat ini?" tanya juliet
"Saya memberikan obat tidur agar pasien istirahat sedikit lebih lama dan memulihkan pernapasan nya"
"Baiklah terima kasih dokter"
"Ya sama-sama kalau begitu saya pamit...permisi" jawab dokter tersebut lalu melangkah keluar
               <••••>
"Jangan panik sayang" ucap James kepada istri nya yang terlihat gelisah saat tau kabar bahwa Princessa tenggelam saat berenang di laut,James dan Anetha rela meng-cancel beberapa jadwal mereka untuk langsung ke tempat Princessa putri mereka.
"Bagaimana aku tidak panik James!!" jawab Anetha menatap James kentara sekali bahwa ia sedang khawatir akan keadaan putri nya bahkan mata nya kini sudah berkaca-kaca menahan tangis.
"Shh.. sayang kita akan segera tau keadaan putri kita,don't worry aku tidak akan membiarkan putri kecil kita kenapa-kenapa" sambil menarik kepala istri nya agar bersandar di dada nya dan mengelus kepala istri nya lembut.
"Aku hanya ingin keluarga kita hidup dengan tenang setelah kejadian itu menimpa kita James.." ucap Anetha lirih menyampaikan keinginan hati nya yang terdalam.
"Entah kenapa aku merasa semua ini belum berakhir james.. aku merasa semua kejadian yang menimpa keluarga kita bukan lah suatu kebetulan,sampai saat ini kita bahkan belum menemukan orang yang telah memfitnah putri kecil kita dan apa tujuan nya melakukan itu,lalu sekarang Princessa tenggelam...kau tau kan putri kita itu pintar sekali berenang bahkan dia memenangkan kejuaraan,lalu kenapa sekarang ia bisa tenggelam seperti itu,aku yakin pasti ada hal yang mencurigakan James,aku ingin kau menyelidiki ini..!!" Ucap Anetha mengangkat kepala nya agar bisa menatap suami nya itu,agar suami nya itu yakin dan mengabuli permintaan nya untuk menyelidiki ini.
"Ya sayang..kita harus menanyakan dulu kepada Princessa apa yang sebenarnya terjadi pada nya,sekarang kamu tenang dulu okay.." jawab James lembut sambil menarik kembali kepala istri nya agar kembali bersandar di dada nya dan menenangkan nya.
"Semoga tidak akan ada kejadian yang membuat keluarga kita kembali hancur ya James.." ucap Anetha lirih semakin menekan kepala nya ke dada James seakan mencari perlindungan di pelukan suami nya.
"Ya.. semoga" jawab James yang sedang menumpukkan kepala nya di atas kepala Anetha sang istri sambil mengelus nya lembut dan sesekali mengecup nya.
                <••••>
"Cessa kau sudah sadar!!" pekik Juliet dan Bella bersamaan setelah sekitar 2 jam kurang mereka menunggu yang hanya dibalas anggukan oleh Princessa,masih terlihat lelah dan pucat di wajah nya.
"Nona apa masih terasa sesak?" tanya Austin masih dengan ekspresi nya yang tidak berubah tetap datar.
"tidak terlalu" jawab Cessa saat ia tidak merasa sesak di dada nya,"tadi kau yang menyelamatkan ku?" tanya Cessa
"Iya nona"
"Terima kasih" ucap Cessa lirih walaupun sama sekali tidak menatap Austin.
"Sama-sama nona,ini sudah kewajiban saya,saya bahkan merasa bersalah hingga nona dalam bahaya seperti ini,saya minta maaf nona" ucap Austin yang membungkukkan badan nya tanda permintaan maaf pada Princessa atas keteledoran nya dalam menjaga Princessa.
"Sudahlah ini bukan salah mu" jawab Cessa cepat karena risih atas perilaku Austin yang terlalu formal menurut nya.
"Anda butuh apa nona?" Tanya Austin saat ia melihat gerak kan mata Princessa yang seperti mencari sesuatu.
"Hmm.. aku haus"
"Baik nona saya akan ambilkan" Austin pun pergi ke dapur untuk mengambil minum.
"Cessa ya ampun aku panik banget tadi pas liat Austin gendong kamu ke pantai" ucap Juliet heboh sambil duduk di kasur tepat di sebelah Princessa berbaring.
"Aku udah ga apa-apa kok,cuman masih lemes aja" sambil tersenyum Cessa berusaha untuk terlihat baik-baik saja di depan sahabat-sahabat nya agar sahabat nya itu tidak khawatir kepada nya.
"Syukurlah kamu ga apa-apa Cess untung tadi Austin cepat tanggap saat melihat ada yang aneh dengan mu, karena kamu tiba-tiba menghilang"ucap Juliet
"Iya bener kata Juliet untung Austin cepat tanggap,Kamu kenapa bisa tenggelam Cess?kamu kan paling jago berenang" Tanya Bella sambil menatap wajah Cessa yang masih terlihat pucat.
"Kaki ku...tiba-tiba kram tadi"jawab Cessa sambil mengalihkan tatapan nya ke arah lain tidak membalas tatapan Bella padanya,karena ia tau dia tidak bisa berbohong di depan sahabat nya yang satu ini dan Bella melihat itu ia tau ada yang disembunyikan Princessa dari diri nya.
"Ya ampun Cessa kamu lupa pemanasan,lain kali jangan sampai lupa Cess jadi nya gini kan bahaya" ucap Juliet yang tidak peka karena dari ketiga sahabat Princessa,Bella adalah salah satu sahabat yang tingkat kepekaan nya sangat tinggi dan lebih dewasa dari mereka ber empat dan yang kedua adalah Aquila lalu yang terakhir adalah Juliet,Juliet itu ibarat kan anak bungsu di antara mereka ber empat.
Namun.. Bella yang mendengar jawaban Cessa itu hanya berdiri diam sambil terus melihat Princessa guna memberi waktu untuk Princessa berkata jujur padanya,namun Princessa tetap diam dan tidak membalas tatapan nya sedetik pun yang semakin memperkuat dugaan nya bahwa Princessa sedang menyembunyikan sesuatu dari nya.
Bella pun hanya menghela nafas nya saat dia tak kunjung menerima jawaban jujur dari Princessa ia pun menyerah dan tidak berusaha untuk terus menekan sahabat nya itu untuk jujur,mungkin Princessa belum mau jujur padanya untuk saat ini pikir Bella
"Oohh..iya ayah dan ibu mu akan kesini Cessa,kaya nya sekarang lagi di jalan" ucap Juliet
"Kalian memberi tau mom and dad?" tanya Cessa
"Austin yang ngasih tau Cessa, bagaimana pun orang tua kamu harus tau Cess" jawab Bella Cessa pun hanya mengangguk menanggapi ucapan Bella.
"Ini nona minum nya" ucap Austin sambil menyerahkan minum kepada Cessa,Cessa pun dengan cepat mengambil nya dan meminum nya cepat hingga tandas.
"Princess are you okay?" Yang ternyata Anetha ibu Cessa yang segera menghampiri Princessa,Juliet yang sedari tadi duduk di pinggir Princessa segera menyingkir memberi ruang untuk Anetha ibu Princessa.
"I'm okay mom" jawab Cessa tersenyum agar ibu nya tidak semakin khawatir melihat keadaan nya.
"Are you sure? Kamu kelihatan masih pucet..dada kamu gimana..sakit?" Sambil melihat Princessa seperti memindai keadaan tubuh Princessa dengan teliti.
"Tidak mom im fine" sambil mengusap tangan Anetha perlahan untuk menenangkan ibu nya yang terlihat sekali khawatir padanya terlihat dari mata nya yang kini berkaca-kaca melihat nya.
"Boleh tinggal kan kami ber empat, Austin kamu tetap disini" ucap James yang sedari tadi diam melihat putri dan istri nya yang sedang mengobrol lebih tepat nya istri nya yang sedang meng interogasi putri nya itu.
"Baik om kami keluar dulu,Cess kita keluar dulu yah..ayo Juliet" pinta Bella
"Ya Bell.. aku keluar dulu ya Cess" mereka pun melangkah keluar kamar hotel.
               <••••>
James pun mengajak Austin untuk duduk di sofa yang berada di luar kamar yang ditempati Princessa dan menjelaskan kronologi yang terjadi pada putri nya, setelah hening beberapa saat James pun mulai angkat bicara.
"Sebenar nya saat ini saya ingin sekali marah atas apa yang menimpa putri saya,tapi disisi lain saya mau mendengar dulu penjelasan dari mu sebelum mengambil tindakan" James yang sedari tadi menahan luapan kemarahan pun hanya bisa mendingin kan pikiran nya dan menatap Austin seolah meminta penjelasan pada Austin.
"Sebelum nya saya minta maaf tuan karena kelalaian saya nona Princessa mengalami hal ini,memang hanya saya yang masuk ke pantai ini untuk menjaga nona karena untuk masuk kesini memang memilki akses khusus,dan nona Princessa dan teman-teman nya mendadak kesini jadi saya hanya bisa membawa Marcuss dan yang lain nya hanya sampai hotel saja,jadi hanya saya saja yang menjaga nona di pantai"
"Baiklah... lalu apakah kamu melihat ada yang aneh sebelum Princessa tenggelam?orang yang mencurigakan?atau yang lainnya" interogasi James pada Austin sambil menatapa nya lekat.
"Sebelum saya melihat nona Princessa hilang saya melihat ada seseorang yang berenang tepat ke arah nona Princessa saya pikir itu adalah wisatawan biasa yang sedang berenang tapi setelah saya melihat orang itu dekat sekali dengan nona Princessa tak lama saya melihat nona Princessa menghilang,saya segera mencari nona Princessa di lokasi terakhir yang saya lihat,walau sedikit susah untuk mencari nona Princessa karena saya hanya mengira-ngira tempat terakhir nona Princessa berenang,saya terlalu fokus untuk mencari nona Princessa hingga tidak sadar untuk mencari orang mencurigakan itu,setelah saya mendapatkan nona saya segera membawa nona ke pantai,namun orang yang saya curigai tidak ada sama sekali,di lokasi terdekat pun tidak ada seseorang sama sekali,hanya ada saya,nona Princessa,nona Nella dan nona Juliet, saya akan menanyakan pada nona Bella dan nona Juliet apakah ada orang di sekitar pantai saat saya menyelamatkan nona Princessa semoga saja nona Bella atau nona Juliet melihat orang tersebut karena posisi kami saat itu jauh dari pengunjung lain nya,jadi apabila nona Bella atau nona Juliet melihat seseorang itu,sudah pasti orang itu adalah orang yang saya curigai." jelas Austin dengan detail kejadian tadi saat ia melihat nona nya menghilang.
James pun termenung mendengar penjelasan Austin,ia pun akan mendengar penjelasan putri nya tersebut kenapa bisa hal itu terjadi padanya,karena itu satu-satu nya cara untuk tau apa yang terjadi sebenar nya.
"Baiklah Austin,terima kasih atas penjelasan nya ini bukan sepenuh nya salahmu,saya akan menanyakan kepada Princessa apa yang sebenar nya terjadi,apabila kecurigaan mu terbukti saya akan menyelidiki ini,karena ini menyangkut keselamatan Princessa dan apabila Princessa mengajak ke tempat yang memerlukan akses khusus seperti ini dengan mendadak tolak saja.. atau undur agar kau,Marcuss dan yang lainnya bisa menjaga Princessa dengan maksimal tanpa terhalang izin dan yang lainnya."Bperintah James final
"Baik tuan"
"Kau boleh keluar Austin"
"Baik saya permisi tuan"Bujar Austin membungkukkan badan nya sedikit ke arah James lalu melangkah keluar kamar hotel.
<< Kamar Princessa >>
"Sayang bagaimana masih ada yang sakit?" tanya James pada Princessa sesaat setelah James kembali ke kamar Princessa dan berdiri di sebelah istri nya.
"No.. dad" jawab Cessa tersenyum ke arah James
"Syukurlah..."
"Mom and dad ga ada jadwal emang sampai nyusul Princess disini?"
"Honeyy.. bagaimana kita tidak kesini sementara kamu habis kecelakaan seperti ini!!" Ujar Anetha menggebu saat mendengar pertanyaan putri nya itu, yang menurut nya sangat aneh bagaimana mungkin mereka lebih mementingkan pekerjaan mereka daripada putri nya sendiri.
"I'm sorry mom aku ga hati-hati" dengan raut menyesal menatap Anetha
"It's okay asal kamu sekarang sudah baik-baik saja sayang" sambil mengusap kepala putri nya itu dengan sayang.
"Princess...daddy mau menanyakan sesuatu padamu,sebenar nya apa yang terjadi dengan mu sampai tenggelam seperti itu?" tanya James sambil menatap putri nya itu intens untuk melihat reaksi putri nya saat ia menanyakan kejadian itu.
Deg.. saat Cessa mendengar pertanyaan yang daddy nya ajukan itu entah kenapa membuat dirinya kaku dan hening sejenak,tidak langsung menjawab pertanyaan daddy nya itu apakah dia harus jujur atau tidak... tapi ia tidak mau semakin membuat orang tua nya khawatir,tapi kalau dia berbohong pasti akan langsung ketauan apa yang harus ia lakukan...
Princessa pun mencoba untuk menenangkan ekspresi wajah nya agar terlihat rileks dan menjernihkan pikiran nya supaya daddy nya itu tidak mencium kebohongan darinya.
"Kaki ku kram dad,of course im panic so.. ya... jadi nya aku tenggelam" jawab Cessa setenang mungkin.
"Kau sedang tidak bohong kan sayang?" tanya Anetha pada putri nya itu karena ia merasa aneh dengan jawaban putri nya.
"Mommy tau kalau kamu itu sangat suka berenang tapi kamu pasti menjaga keamanan diri sendiri sayang,mommy inget kamu pernah ngomong kalau kamu ga mau ke ganggu saat kamu berenang cedera atau kram sekalipun makanya kamu selalu menjaga keamanan kamu sendiri tapi sekarang kamu tenggelam gara-gara kram" selidik Anetha kepada putri nya,yang merasa janggal dengan jawaban putri nya.
"Mom aku sedang kesal dengan Austin,makanya aku ga hati-hati pas berenang tadi" jawab Princessa meyakinkan ibu nya yang sangat tau sifat Princessa kalau sudah di hadapi dengan yang namanya berenang pasti lupa sekitar tapi tidak pernah sekalipun ia ceroboh..
"Austin menjelaskan pada daddy tadi saat kamu menghilang sempat ada seseorang yang berenang ke arah mu saat kamu berenang dan tak lama kamu pun hilang dari pandangan Austin setelah orang itu dekat dengan mu,apakah ada kaitan nya dengan orang itu?" tanya James pada Cessa,ia yakin ada sangkut paut nya dengan tenggelam nya Princessa dengan orang yang di curigai Austin itu dan ia pun curiga yang perlu dia tau... keyakinan nya itu benar atau tidak,itu semua tergantung dengan jawaban Princessa.
"O..orang apa dad,aku ga ngerti?" jawab Princessa terbata-bata saat daddy nya itu mengungkit itu yang mau tidak mau ia masih mengingat orang asing itu yang membisikan kata itu padanya yang membuat nya terserang panik saat berenang tadi.
"Lihat mata daddy sayang" tuntut James pada Princessa saat ia melihat respon Princessa saat ia mengungkit tentang 'seseorang itu' yang membuat nya semakin yakin ada yang aneh dan menambah kecurigaan nya.
Saat Princessa melihat tepat di kedua mata James,James pun mengulangi pertanyaan nya tadi pada Princessa.
"Apa kamu tenggelam ada kaitan nya dengan orang asing itu?orang yang mendekati mu?" tanya James dengan tatapan nya yang masih mengunci tatapan putri nya agar tetap menatap nya.
Gimana..gimana..
Apa Princessa bakalan jujur apa engga ya..,lalu gimana ya nanti respon James saat mendengar jawaban putri nya itu
Keep reading jangan lupa
Vote dan komen nya
Terima kasih😊😉😊