Princess And Bodyguard

Princess And Bodyguard
Bab 4 Battle (pertarungan)



Austin saat ini sedang ada di kediaman keluarga Llyod untuk menjalani tes yang kemarin disuruh oleh James Llyod untuk menguji kemampuan nya dalam hal beladiri dan saat ini dia sedang bersiap-siap di ruang khusus pelatihan beladiri,ia tak menyangka di mansion keluarga Llyod ada ruang khusus pelatihan seperti ini,terlihat beberapa bodyguard sedang berlatih disini,di ruang pelatihan ini alat-alat yang ada cukup komplit bagi ukuran yang minimalis seperti ini.


'sepertinya dia menyadari bahwa dirinya memiliki banyak musuh sehingga ada ruang pelatihan seperti ini khusus untuk para bodyguard nya' Ucap Austin dalam hati


Austin saat ini sedang bersiap-siap,ia pun membuka baju luar nya dan tersisa kaus polos yang menampilkan tubuh nya yang ramping namun terlihat kuat terlihat dari otot-otot nya yang terletak di tempat yang pas tanpa terlihat berlebihan.


Dia pun memulai dengan pemanasan dia tidak tahu apa saja yang akan di tes untuk nya,tapi dia percaya dengan kemampuan beladiri nya,karena semenjak dia berlatih dia mempelajari beberapa seni beladiri yang ada di dunia ini dari mulai  taekwondo,karate sampai MCMAP dan lerdrit yaitu beladiri yang menargetkan untuk membunuh lawan nya,


Seperti MCMAP(Marine Corps Martian Arts Program) yang dimana jenis beladiri ini terdapat gerakan – gerakan membunuh dan juga agresif. Kemudian diajarkan pula trik untuk membunuh musuh sekaligus bagaimana cara merebut senjata mereka dengan waktu yang singkat. Pada beladiri ini juga diajarkan dalam keahlian bertarung memakai tangan kosong atau dengan senjata seadanya saja. Target dari beladiri ini membuat musuh atau lawannya mati atau tersiksa sehingga tidak berdaya.


Ada juga Lerdrit beladiri ini akan diajarkan strategi menyerang mendadak tanpa peringatan,Pada semua serangan mengandalkan bagian badan yang keras seperti lutut, telapak tangan,tulang kering dan siku. Beladiri ini dirancang untuk situasi antara hidup dan mati alias untuk membunuh lawan.


Maka dari itu Austin cukup percaya diri dengan kemampuan nya,lagi pula selain belajar beladiri dengan tangan kosong dia pun mempelajari cara menembak dengan berbagai macam pistol dan yang paling ia sukai adalah


Smith & wesson 500 magnum,pistol jenis revolver ini memiliki akurasi yang mematikan serta kecepatan pelurunya yang bisa menembus angka 2.075 kaki per detiknya.


Saat dia masih melakukan pemanasan ia melihat Mr.James dan Eugene memasuki ruang pelatihan ini,dia melihat Mr.James memberi isyarat padanya untuk mendekat ia pun segera menghampiri Mr.James


"Apa kau sudah siap?" Ucap Mr.James sesaat setelah austin berada di depan nya


"Saya sudah siap sir" Ucap Austin mantap


"Baiklah saya akan tes kamu dengan bodyguard ku yang cukup handal" Ucap Mr.James


"Eugene panggil Marcuss kemari" Ucap James


"Saya sudah disini sir" Ucap orang dibelakang James yang ternyata Marcuss


"Kemarilah Marcuss,kenalkan dia Austin dan Austin ini Marcuss" Ucap James saling mengenalkan mereka satu sama lain


Austin dan Marcuss pun hanya mengangguk satu sama lain.


"Eugene jelaskan pada mereka apa yang harus mereka lakukan saat bertarung" Ucap James


"Kalian akan saling bertarung,dalam pertarungan ini tidak ada peraturan saat memasuki arena,kalian akan bertarung selama 30 menit siapa yang dapat menjatuhkan lawan kalian terlebih dahulu dalam kurun waktu 30 menit ia lah pemenangnya,dan akan berlanjut ke pertandingan selanjut nya yaitu untuk melihat seberapa mahir kalian menggunakan senjata baik itu pistol ataupun pisau" Ucap Eugene menjelaskan semua tentang pertarungan yang akan mereka lakukan.


"Apa kalian sudah mengerti?" Ucap James pada kedua calon pengawal pribadi putri nya itu


"Iya" Ucap Austin dan Marcuss bersamaan


"Baiklah persiapkan diri kalian terlebih dahulu,aku dan eugene yang akan menilai kalian" Ucap James lalu pergi ke sisi arena yang akan menjadi tempat Austin dan Marcuss bertanding dan duduk disana


***


Saat James dan Eugene telah duduk di tempat nya untuk menilai kemampuan Austin dan Marcuss,James melihat ke arah ke dua petarung nya itu dengan tatapan intens nya


"Ada apa James?" Ucap Eugene tangan kanan James sekaligus sahabat nya itu,saat melihat James menatap ke arah Austin dan Marcuss yang sedang berlatih.


"Mungkin muka nya saja yang mirip dengan orang yang pernah kau temui" Ucap Eugene


"Mungkin" Ucap James singkat


Lalu pertandingan pun dimulai Austin dan Marcuss masuk ke dalam ring arena tinju, mereka saling melihat satu sama lain seakan mengukur kekuatan lawan nya dan memikirkan strategi apa yang harus mereka lakukan terhadap lawannya masing-masing,


Lalu Austin segera maju menyerang marcuss terlebih dahulu untuk melihat kemampuan lawannya Marcuss segera menangkis serangan Austin dan melancarkan serangan nya terhadap Austin,mereka saling beradu dengan kekuatan masing-masing hingga sampai setengah waktu mereka masih kuat dengan terus melancarkan serangan mereka dengan kecepatan yang semakin bertambah seakan stamina mereka tidak habis padahal waktu sudah berjalan sedari tadi,


'ternyata dia lawan yang cukup tangguh' ucap Austin dalam hati sambil menatap lawannya dengan tatapan tajamnya sesaat setelah mereka saling menjauhkan diri untuk menghirup nafas sejenak sambil memikirkan strategi apa lagi yang harus mereka lakukan untuk mengalahkan lawannya itu.


Dan kali ini Marcuss yang menyerang terlebih dahulu kepada Austin hingga membuat Austin tidak sempat menghindar dan membuat nya terus melangkah mundur terpojok oleh serangan Marcuss yang bertubi-tubi,


namun bukan Austin namanya jika dia tidak cepat menguasai keadaan sehingga saat ini ia mulai berbalik menyerang Marcuss dengan serangan tepat untuk melumpuhkan musuhnya saat jarak yang diciptakan marcuss dengan nya cukup dekat dan memiliki celah untuk nya menyerang dengan mendadak tepat di titik dengan dua serangan langsung yang ia arahkan kepada Marcuss,


hingga Marcuss yang membuat kesalahan dengan membuat celah bagi musuh untuk menyerang nya dia pun langsung ambruk di atas ring,tepat dengan waktu yang telah menunjukan setengah jam telah berlalu sejak pertandingan dimulai, dengan ini pemenang dalam pertandingan pertama dimenangkan oleh Austin.


***


James yang melihat pertarungan antara Austin dan Marcuss tersenyum baru kali ini lagi dia melihat adu duel yang menyenangkan seperti ini,sudah lama sekali...


Mungkin Sejak dia meninggal kan dunia kelam nya bersama Eugene juga para bodyguard nya yang sudah ia anggap keluarga oleh nya,tidak ada yang tau bahwa James dan Eugene saat itu adalah anggota geng mafia bahkan James adalah ketua nya dan Eugene adalah tangan kanan nya sejak dulu,sebenar nya geng itu dibentuk oleh ayah nya dan kebetulan James adalah anak tunggal maka dia yang otomatis akan menjadi ketua selanjut nya menggantikan ayah nya


Namun James sejak ia mulai mengerti bahwa ayahnya mendidik nya dengan keras adalah untuk menjadi penerus dari geng mafia nya, ia sudah menentang itu,ia tak setuju dengan pemikiran ayahnya yang mengambil keuntungan dengan merugikan orang lain,


namun ia tak menunjukkan nya karena ia tau dengan sifat ayahnya yang keras semua yang di ucapkan nya akan dianggap membangkang,jadi dia memutuskan untuk menyusun rencana nya sendiri untuk meruntuhkan geng yang tidak ada manfaat nya ini.


Dan tiba saat itu ayahnya meninggal akibat serangan dari kelompok lain,saat itu mau tak mau James menjadi ketuanya,syukur lah ayah nya selalu menutupi jati diri nya bahwa dia adalah anaknya,sehingga di kalangan mafia ayahnya dikenal tidak memiliki seorang pun penerus jadi dia tidak perlu berurusan dengan geng mafia yang lain dan fokus untuk menghancurkan geng mafia ini.


Dan dimulai lah semua rencananya itu,dia mulai mengumpulkan orang-orang yang memiliki pemikiran yang sama dengan nya dan bergerak secara gerilya,karena geng yang ayahnya buat ini tidak main-main,koneksi mereka luas,orang-orang ayah nya yang sangat setia pun tidak sedikit,sehingga sangat dibutuhkan strategi yang matang untuk menghancurkan geng ini hingga tuntas,ia akui dia orang yang berlumuran darah karena untuk menuntas habis geng itu mau tak mau ia harus menghabisi nya dengan cara membunuh semua yang tidak sejalan  dengan nya,


Hingga ia dapat tenang untuk melanjutkan hidup nya dengan keluarga nya kelak,dan akhirnya geng itu ia habisi seluruh nya walau membutuhkan waktu yang cukup lama.


Maka dari itu walaupun dia menentang hidup nya yang dulu namun sedikit yang ia sukai dari kehidupan masa lalu nya yaitu beladiri makanya saat ia melihat pertandingan antara Austin dan Marcuss mau tak mau itu mengingatkan dirinya tentang masa lalu antara dirinya dan Eugene.


"Teringat masa lalu James" Ucap Eugene kepada James yang sedari tadi ia lihat tersenyum dengan puas melihat ke arah Austin dan Marcuss


"Ya kau benar mereka tampak seperti kita" Ucap James sambil tetap tersenyum puas


ternyata ayah nya Princessa adalah mantan ketua geng mafia yahhh.. gimana kisah selanjut nya,baca terus yah


Jangan lupa vote dan komen nya


😊😉😊