
Avort University adalah salah satu universitas swasta elit ternama di kota London yang hampir rata-rata murid nya adalah dari kalangan atas,mulai dari anak petinggi negara sampai anak selebriti terkenal dunia ada di sekolah itu,walaupun sekolah itu diisi dengan murid-murid dari kalangan atas bukan berarti siswa disana hanya mengandalkan popularitas orang tua mereka,karena untuk masuk Avort University semua murid tak terkecuali akan mengikuti seleksi yang ketat dan susah,jadi bukan hanya gara-gara nama orang tua mereka,jadi mereka bisa masuk tapi otak mereka pun harus cerdas untuk masuk Avort University.
Karena standar sekolah yang tinggi dan rata-rata murid nya dari kalangan tertentu membuat orang yang merasa tidak percaya diri baik secara kecerdasan ataupun financial,akan mundur dan tidak memasukan Avort University sebagai list kampus yang ingin mereka masuki,membuat kampus ini semakin terkenal di kota London karena ke elitan nya.
Dan di salah satu kantin sedang ramai karena ada salah satu geng dan mereka semua itu terkenal di kampus itu,walaupun mereka tidak ada niat untuk dikenal sampai seperti itu, mereka menamai geng mereka bad girls
yahh.. sesuai namanya mereka adalah bad girls di kampus itu,mereka terdiri dari pertama yaitu sang ketua Princessa Camelia Llyod walaupun cessa tidak pernah mencalonkan dirinya sebagai ketua,ini semua ide teman-temannya,alasannya...karena cessa yang paling cocok,karena punya sifat yang arogan dan itu cocok dengan image mereka yang 'bad girls' dan ketiga teman nya yang bernama
Aquila Resta Clark,Juliet Rum Wilson,dan Kristabella Lock mereka semua terkenal karena"kebandelan" mereka,namun tidak sedikit yang nge fans terhadap mereka terutama kaum adam.
Terlahir dengan paras cantik membuat mereka tidak heran kalau para adam itu menyukai mereka,walaupun begitu mereka memang jarang terlihat memiliki hubungan dengan lawan jenis,itu karena mereka mempunyai satu kesamaan dan itu membuat mereka klop yaitu mereka menyukai kebebasan dan mereka pikir,kalau mereka menjalin hubungan dengan seseorang,itu akan membuat ruang lingkup mereka terbatas,walaupun di antara mereka semua tidak ada yang melarang untuk menjalin suatu hubungan.
"Cessa kamu mau makan apa?"tanya Bella kepada Princessa ya mereka memanggil Princessa dengan sebutan Cessa menurut mereka panggilan Princes terlalu bagus bagi ketua geng mereka ini yang terkenal bad girls.
"Apa aja,terserah" Ucap Cessa acuh sambil masih memainkan hp nya
Bella pun memanggil pelayan untuk memesan makanan mereka berempat,memang di kampus ini kantin nya serasa restoran karena ada waiter/waitres disini,jangan salah gaji waiter/waitres disini besar tapi tanggung jawab mereka juga besar,karena setiap staf dari jajaran tertinggi sampai terendah harus mengikuti seleksi yang ketat juga,karena apa..
Karena disini ada anak petinggi negara,pebisnis dan kalangan penting lainnya yang notabene banyak musuh dimana-mana,oleh karena itu kampus sangat mementingkan segala hal,jadi tidak aneh disamping fasilitas nya yang mewah pekerja-pekerja disana adalah profesional yang ahli di bidang nya sekalipun itu petugas kebersihan.
"Cessa jutek banget hari ini,dimarahin lagi sama si botak" Ucap Aquila penasaran karena dari tadi melihat muka masam Cessa.
"Siapa lagi.." Ucap Cessa malas karena teringat perkataan si botak itu
"coba pikir...apa yang salah coba dari pakaian yang aku pakai sekarang,dia aja yang ga tau fashion saat ini." Ucap Cessa meluapkan kekesalan nya sambil menatap kepada tiga sahabat nya itu,terlihat sekali wajah nya yang kesal menahan marah.
"Lagian kamu yang cari gara-gara,tau si botak pemikiran nya kolot kaya gitu,mana tau dia tentang fashion,yang dia tau pakaian yang kamu pakai sekarang itu terlalu terbuka,ngundang nafsu kali makanya dia marahin kamu biar bisa di liat lebih dekat dan lebih lama hahaha.." Ucap Aquila tertawa lepas melihat penderitaan teman nya itu
"Gilaaa.."sambil melempar cemilan Juliet yang sedari tadi diam menonton perdebatan sahabat-sahabat nya itu.
"Cessa ga usah lempar cemilan ku juga,itu hadiah dari dad,dia habis pulang dari indonesia aku suka cemilan-cemilan disana enak-enak...sekarang malah kamu lempar" Ucap Juliet kesal karena makanan nya terbuang sia-sia,karena diantara mereka bertiga juliet yang paling suka makan,dan dia paling posesif terhadap makanan-makanannya itu. Karena menurut nya makanan itu adalah sumber kebahagiaan
"Iya iya nanti beli lagi gampang,ga usah rewel deh.." Ucap Cessa membujuk sahabat nya itu yang sedang merajuk.
"Janji,harus beli yang banyak buat stok aku di rumah" Ucap Juliet yang muka nya sudah kembali cerah mendengar Cessa akan mengganti makanannya.
"Ya iya terserah...berapa pun,nanti aku beli" Ucap Cessa malas melihat kelakuan Juliet yang kaya anak kecil kalau menyangkut soal makanan.
"Makasih Cessa ku,"sambil memeluk Cessa dengan erat
"udah lah ga usah bete gara-gara si botak,kita having fun aja nanti malam"lanjut Juliet
" bener,udah lama kita ga ke club langganan kita,bener ga..."sambung Aquila antusias
"Ya,kangen aku sama harry DJ hot kita,kira-kira sekarang dateng ga dia?" Ucap Bella tertarik dengan ide juliet sambil memandang ketiga sahabat nya penasaran.
"Woaahh.. ada untung nya punya sahabat kaya kamu cessa haha" Ucap Bella senang
"Ya udah,ntar malem kita janjian langsung di tempat,gimana?" Ucap Aquila menatap teman-teman nya dengan antusias.
"Boleh,kaya nya aku harus bawa supir, jaga-jaga kalau nanti aku mabuk" Ucap Cessa
"Iya aku juga kaya nya bakal bawa supir aku"sambung Bella
"Ya udah kita janjian di depan club, jam 10 udah harus sampai disana,deal?" Ucap Juliet
"Deal" Ucap Princessa,Kristabella dan Aquila serempak,sambil tersenyum senang membayangkan nanti malam.
**Club**
Saat ini Princessa sedang duduk menikmati minuman nya sambil melihat teman-teman nya yang mulai menggila di lantai dansa,Cessa sudah dari tadi turun ke lantai dansa dan kini ia mulai kelelahan.
"Cessa... udah lama kamu ga kesini, why?" Ucap salah satu bartender yang kenal dengan Princessa dan teman-teman nya.
"Aku kena hukum Jim,lebih tepat nya kita semua kena hukum,kita semua ga boleh keluar lebih dari jam 9 sama orang tua kita,so bored at home Jim,i miss you" Ucap Princessa sambil menopang wajah nya menatap Jimy dengan ekspresi kesal nya yang terkesan imut namun seksi
"Miss you too Cessa,it feels bored without you" Ucap Jimy
"Really," Ucap Cessa sambil menyesap sedikit-demi sedikit minuman yang sedari tadi ia pegang
"Yeahh.. ohh aku baru ingat disini ada dj baru dia tidak kalah hot dengan harry,tapi dia tidak datang hari ini,harus nya dia datang,tapi entah kenapa hari ini digantikan dengan harry" Ucap Jimy yang tidak tau kalau harry di undang oleh Princessa hari ini
"Aku yang mengundang harry hari ini,karena aku bosan,dan hanya gaya musik harry yang aku suka plus orang nya" Ucap Cessa sambil tersenyum menggoda
"Jadi kau cessa,yang mengubah jadwal si dj baru dengan harry,tidak aneh,aku kira dia bolos jadi digantikan oleh harry,tapi ternyata princessa ini yang menginginkan harry huhh.." Ucap Jimy menaikkan alis nya sambil tersenyum menggoda Cessa.
"Yahh..begitu lah,bukan aku saja tapi teman-teman ku juga yang ingin harry disini hari ini,ngomong-ngomong siapa nama dj baru itu?" Ucap Cessa penasaran
"Nama nya..."belum sempat Jimy menyebutkan nama dj baru itu,tiba-tiba ada keributan,orang-orang yang berada di lantai dansa tiba-tiba berhenti dan menyingkir karena ada sekolompok orang berbadan tegap memakai pakaian bodyguard berjalan dan menuju ke arah Princessa
Princessa yang belum sadar lalu menoleh ke arah yang di tatap oleh Jimmy sesaat dia melihat nya..
"Oohh..shitt"umpat Cessa melotot saat melihat salah satu bodyguard daddy nya yang ia kenal
"I'm in trouble"lanjut Cessa lirih sambil menatap ke arah para bodyguard itu yang menuju ke arah nya dengan tatapan sedih,karena ia tahu hukuman apa yang menantinya saat pulang nanti.
Aku harap kalian semua enjoy baca kisah princessa dan princessa and the geng nunggu kalian buat vote and comment yang membangun tentang cerita ini. 😉