
_apartemen Lisa
setelah kembali dari puncak ,mereka istirahat di apartemen Lisa.
Reza. : sekarang kamu istirahat iya. (menidurkan Lisa).
Lisa. : kamu mau kemana ?
Reza. : aku mau pulang ke rumah mama dulu, mau ambil hp dan kunci apartemen, kamu tunggu disini jangan kemana-mana. (ciuman dikenangnya).
Reza yang melihat Lisa cemberut karena kepergiannya kembali menghampiri lisa.
"jangan cemberut gitu, aku janji bakalan datang kesini dengan cepat, jadi tunggu aku ya" kata Reza.
Lisa hanya bisa mengangguk tanpa kata dan membiarkan Reza pergi begitu saja, namun dihati Lisa ia takut kalau Reza menghilang lagi.
Reza mengerti dengan perasaan Lisa yang takut akan kepergian dirinya, tapi Reza harus bisa melewati rintangan ini, demi Lisa dan hubungan mereka.
_di kediaman keluarga Reza
mama yang tengah asyik menonton tv, dan tak menyadari kalau Reza telah kembali ke rumah.
"mumpung mama lg nonton, gw ambil hp dan kunci dikamarnya" gumam Reza dalam hatinya, Reza pun pergi ke kamar mamanya dengan mengendap-endap seperti maling.
ckleek.. (bunyi pintu pelan)
Reza pun masuk dan mulai mencarinya di segala tempat, "nah.. ini dia yang gw cari-cari" kata Reza dengan nada rendah.
setelah menemukan apa yang dia cari, Reza pun kembali menuju mamanya yang masih menonton tv, dan berpura-pura baru datang.
namun tak lama mamanya pun berdiri dan mematikan tv-nya sambil berbalik badan .
mama. : eeh anak mama akhirnya pulang, berubah pikiran ia.
Reza. : gak berubah sama sekali tuh, justru Reza mau bilang kalau Reza mau menikah bulan depan dengan pilihan Reza.
mama. : mama gak setuju.
Reza. : terserah mama, yang penting Reza sudah ngasih tau mama.(pergi keluar)
"Reza.. kamu bakalan menyesal telah menikah dengan pilihan kamu, ingat kata mama" teriak mamanya.
setelah Reza pergi, mamanya masuk kedalam kamarnya dan betapa terkejutnya melihat seisi kamar berantakan, lalu ia berlari ke arah laci tempat persembunyiannya dan benar saja apa yang dipikirkannya.
"Reza... dasar anak nakal,, kamu bakalan menyesal Reza" teriaknya lagi dengan penuh emosi.
_apartemen Reza
kini Reza telah ada didalam apartemen miliknya, dan membersihkan diri, setelah mandi dan makan Reza baru ingat kalau hp dia telah kembali lagi, dengan buru-buru ia menelpon Lisa karena takut Lisa khawatir akan dirinya.
tuuuut tuuuut ..
tuuuut tuuuut...
masih tidak di jawab, dan menelponnya kembali.
tuuuut tuuut...
Lisa. :" hallo mas "
Reza. : iya, kenapa baru diangkat kamu kemana ?
Lisa. : aku baru minum obat trs tidur, kamu dimana mas ?
Reza. : aku di apartemen, mau istirahat sebentar, nanti malam aku kesitu, kamu mau dibeliin apa ?
Lisa. : iya mas istirahat dulu saja, aku juga mau istirahat lagi masih ngantuk, terserah mas aja mau dibeliin apaan, aku terima ko.
Reza pun mengakhiri telponnya, dan beristirahat sejenak, 3 jam sudah Reza tertidur.
Lisa yang telah terbangun, kini pergi mandi karena sudah 2 hari tidak mandi dan merasa sudah tidak tahan lagi.
setelah mandi dan bersih-bersih, Risa kembali ke kasur dan menunggu Reza datang. tak lama bunyi pintu pun terdengar, Lisa pun meloncat tengah bahagianya dan membuka pintu.
benar saja tebakannya,"mas" meloncat dan memeluk Reza. Reza pun sontak kaget dengan tingkah Lisa yang tiba-tiba memeluknya dengan sebahagia itu.
Lisa. : kangen aja, aku pikir mas gak bakalan balik lagi aku udah takut !
Reza. : aku kan janji bakalan kembali lagi, kamu gak percaya sama aku ?
Lisa. : bukannya begitu, aku takut kamu ketemu cewe itu lagi.
Reza dan Lisa tetap berpelukan sangat lama sampai akhirnya terlepas oleh bunyi perut Lisa.
Reza yang mendengar perut Lisa pun beranjak ke dapur dan mulai memasak sesuatu untuk lisa, Lisa hanya bisa melihatnya dari meja makan.
Reza. : kenapa liatin aku terus, ganteng iya (ledeknya)
Lisa. : pede bgt kamu mas, siapa juga yang liati kamu (memalingkan pandangannya)
Lisa akui kalau Reza memiliki wajah yang tampan apalagi dengan tubuh indahnya, setiap wanita pasti akan menyukainya dan tergila-gila oleh tubuh Reza.
Reza pun datang dengan makanan, " kamu lagi ngelamun apa sayang " duduk di samping Lisa yang tengah tersadar kehadiran Reza, " iih mas.. bikin kaget aja, gak ngelamun apa-apa " jawabnya.
Lisa dan Reza pun makan, setelah kenyang mereka duduk di sofa sambil menonton tv, Reza ingin mengatakan hal yang serius kepada Lisa mengenai hubungan mereka.
Reza. : sayang kamu mau gak nikah sama aku ?
Lisa yang asik bersandar di pundak Reza sambil menonton tv pun terkejut dengan apa yang Reza katakan.
Lisa. : mas kamu serius.. ?(menatap Reza)
Reza. : aku serius sayang.. aku mau nikah sama kamu, kamu mau kan ?(tanya nya lagi)
Lisa. : terus mama kamu ngasih izin memangnya , aku kenal aja belom sama mama kamu mas !
Reza. : kalau kamu aku kenalin ke mama aku yang ada dia langsung nikahin aku sama cewe kemaren, memangnya kamu mau ngeliat aku nikah sama cewe lain.
Lisa. : ya gak mau lah mas.. tapi kan mas aku udah gak punya orang tua, setidaknya ada yang merestui kita mas.
Reza. : Lisa dengarkan aku, aku juga gak mau kaya gini, tapi aku harus gimana mama aku tetap menjodohkan aku, tapi aku cuman mau sama kamu. (berusaha meyakinkan Lisa)
Lisa pun tak bisa menjawab karena ia pun tak mengerti dengan semuanya, "kalau memang ini jalannya aku mau mas nikah sama kamu" kata Lisa sambil memeluk Reza.
Reza pun mencium bibir Lisa dengan lembut, namun dia tidak melakukan lebih dari sebatas ciuman, karena Reza tau kalau Lisa baru sembuh dari sakitnya, tak lama Reza pun melepaskan ciuman tersebut.
karena sudah jam 11.00 malam , mereka pun pergi tidur sambil berpelukan.
_esoknya
Reza dan Lisa telah siap untuk berangkat ke kampus, sebelum berangkat Reza ingin memberikan hadiah yang kemarin dibelinya sebelum datang ke apartemen Lisa.
Reza. : sayang ayo berangkat.
Lisa. : ayo mas .. (menghampiri Reza)
Reza. : mana tangan kamu.
Lisa. : ada apa sih mas (menjulurkan tangannya).
Reza. : sekarang tutup mata.
Lisa hanya menurut dengan apa yang Reza pinta.
"mas.. kamu serius ini" kata Lisa, Lisa kaget melihat sebuah cincin melingkar di jari manisnya, dan langsung memeluk Reza.
"kamu senang sekarang sayang.. ingat iya kamu sekarang udah jadi milik aku, jadi jangan macem-macem" kata reza .
"memangnya aku kaya kamu mas" jawab Lisa sambil melepaskan pelukannya, dan berjalan keluar.
Reza pun mengikutinya "kamu tuh ya.. inget kesitu melulu" kata Reza.
Reza dan Lisa pun pergi menuju kampus dan berpisah di area parkiran .
"jangan nakal sayang" Reza mencium kening Lisa dan pergi meninggalkannya.
_like dan komen
jangan lupa ya say..