My student love

My student love
kembali



_ rumah Lisa


1 hari menginap di klinik, dan sekarang Lisa sudah diizinkan untuk pulang, Lisa yang melihat Reza yang begitu sabar menemaninya disana tanpa meninggalkannya sedikit pun.


" apa dia benar-benar sudah menyesali perbuatannya ? sebenarnya aku masih mencintai kamu mas, tapi aku gak tau harus maafin kamu apa tidak ! " gumam Lisa yang duduk dikasur dengan melirik ke arah Reza yang sedang bersiap-siap untuk pulang.


" sayaaaang pagi-pagi ko sudah melamun, kamu mikirin apa ? " tanya Reza yang sejak tadi sudah ada disampingnya.


Lisa lebih memilih terdiam, ragu untuk menjawabnya.


" ayo kita pulang ? " ajak Reza


selama diperjalanan Lisa hanya diam tak bersuara sedikit pun dari mulutnya, dan melihat kearah luar kaca tak ingin melihat ke arah Reza , Reza yang dari tadi merperhatikannya sesekali ia membelai kepala Lisa dengan lembut.


setibanya di rumah, Lisa memilih untuk masuk kamar sedangkan Reza duduk ruang tamu menunggunya keluar.


" dia pasti capek udah nungguin gw di klinik kemarin, pasti laper juga, aaaaakh merepotkan saja, sekarang posisinya terbalik, kenapa gw yang terlihat jahat kedua sih " gumam Lisa yang berdiri mondar-mandir didalam kamar.


" otak gw gak bisa maafin dia, tapi hati gw peduli sama dia, tapi perut gw juga laper gimana dong ? aaaakh bodo amat lah mengalah demi makan " gumamnya lagi dan keluar dari dalam kamarnya.


Lisa yang berjalan melihat ke arah Reza yang tertidur dengan posisi duduk tangan menutupi matanya itupun langsung menghampirinya .


" bangun " kata lisa, menyentuk pundak Reza dengan jari telunjuknya.


Reza pun kaget terbangun, lalu mengusap wajahnya " aduh sayang bikin kaget aja, ada apa ? masih sakit " jelas Reza dengan memegang perut Lisa.


" mmmm .. kalau ngantuk tidur dikamar aja ! " kata Lisa dengan ekspresi yang datar.


" ayo, kita tidur sayang " ajak Reza tanpa ragu menjawab


" aku mau masak, kamu tidur aja sendiri " jelas Lisa dan pergi kedapur.


Reza pun mengikuti kata Lisa, ia memilih tidur dari pada mengganggu Lisa masak, karena tenaga Reza telah habis.


kini Lisa mulai memasak, ia bingung harus masak apa, tiba-tiba bibi pun datang dari pintu belakang rumah .


" non lagi cari apa ? non ngapain megang pisau segala, non jangan gegabah non " sontak bibi langsung merebut pisau dari tangan Lisa.


" bibi, Lisa tuh mau masak ! bibi tuh mikirnya kejauhan, Lisa laper pengen makan " jelas Lisa


" aduh non bikin kaget bibi aja, lagian non kalau laper megang piring bukan pisau, bibi kan jadi takut, memangnya non mau makan apa biar bibi yang buat ? non duduk aja " jawab bibi


" Lisa mau makan mie goreng, kasih telor ceplok, kasih sayur, kasih cabe " pinta Lisa


" jangan makan mie terus non, gak baik untuk bayinya? ya lain aja iya non " jawab bibi


" tapi Lisa maunya itu bi, pokoknya mau mie goreng titik " jawab Lisa yang sudah cemberut.


" iya iya bibi buatin deh " jawab bibi yang mulai membuatnya.


" 2 porsi iya bi, yang satu jangan dikasih cabe " pinta Lisa


" buat pacar non iya " ledek bibi


" apaan sih bi, udah cepet buatin yang enak " jelas Lisa


" baik nyonya muda " jawab bibi


Lisa pun pindah duduknya dari dapur ke ruang tamu karena gak tahan mencium aroma masakan, Lisa pun menonton tv untuk menghindari rasa mualnya.


setelah beberapa menit,bibi pun datang dengan 2 porsi mie goreng .


" silahkan non, bibi kerja lagi iya non " jelas bibi yang pergi meninggalkannya.


Lisa pun bangun dan pergi ke kamarnya untuk membangunkan Reza.


" bangun, ayo makan dulu " ajak Lisa masih dengan cara yang sama membangunkannya.


" mmm .. " jawab Reza yang masih mengantuk .


" mau makan apa enggak " tawar Lisa


karena suara Lisa sudah mulai meninggi Reza pun memilih bangun dan makan, dengan mata yang masih mengantuk.


" jangan diliatin aja, udah cepetan dimakan ! kenapa gak suka sama makanannya ? " ketus Lisa yang melihat kearah Reza.


" aku suka ko sama makanannya, tapi kenapa kamu makan mie ? kan gak bagus untuk kandungan kamu, apalagi kamu baru sembuh ? " jelas Reza


" memangnya kenapa ? aku kan maunya makan ini " jelas Lisa yang mulai marah .


" sudahlah, aku gak nafsu makan lagi " kata Lisa yang marah dan sedih oleh kata-kata Reza, lalu masuk kamar dan menguncinya dari dalam .


" ya ampuuun gak ngerti deh aku harus gimana lagi " gumam Reza yang berjalan ke kamarnya Lisa.


" Lisa ayo makan dulu " sahut Reza


namun tak dijawab oleh Lisa.


" Lisa ayo.. " putus Reza


ckleek !!!


pintu kamar pun terbuka, Lisa keluar dengan rapi dan membawa tas kecil.


" kamu mau kemana sayang ? " tanya Reza


" mau cari makan " ketus Lisa


" kamu kan baru sembuh sayang " tanya Reza


" lalu apa urusannya sama kamu " ketus Lisa


yang mulai berjalan keluar rumah.


" sayang aku ikut " kata Reza yang menarik tangan Lisa .


" gak usah, kamu pulang aja sana ? aku gak mau makan sama kamu !" ketus Lisa yang melepaskan genggaman nya.


" aku gak akan pulang sebelum aku dapetin kamu kembali ngerti, ayo kita jalan " jelas Reza yang menyeretnya masuk kedalam mobil miliknya.


Lisa pun hanya mengikuti tanpa kata-kata , Lisa yang mendengar kata-kata Reza merasa senang namun iya berusaha untuk tidak memperlihatkannya.


Reza pun melajukan mobilnya tanpa arah dan bingung mau makan dimana.


" kamu mau makan apa sayang ?" tanya Reza


" aku gak mau makan sama kamu " ketus Lisa


dengan bibir yang sedikit monyong


" aku janji, ga bakalan ngelarang lagi, kamu boleh makan apa aja yang kamu mau tapi dengan 1 syarat" jelas Reza dengan mengelus kepala Lisa.


" janji " jawab Lisa yang penuh semangat


" iya janji sayang " jelas Reza


" lalu syaratnya apa " tanya Lisa


" cium mas dulu, lalu keinginan kamu terkabul kan " ledek Reza yang menyodorkan pipinya ke samping Lisa.


cup


dengan cepat Lisa mencium pipi Reza, agar Reza cepat-cepat mewujudkan kemauan Lisa.


" makasih sayang " kata Reza dengan wajah yang penuh semangat dan bahagia.


" bukan berarti aku udah maafin kamu iya " ketus Lisa


" iya sayang, aku tau ko kamu masih marah, jadi sekarang kamu mau makan apa ?" jawab Reza


" aku mau makan bakso " kata Lisa


" baik lah wife " jawab Reza


Lisa hanya tersenyum kecil saat mendengar jawab dari Reza, akhirnya Reza pun berhenti di tempat bakso yang lumayan ramai.


" ayo sayang " ajak Reza yang menjulurkan tangannya agar dipegang Lisa.


Lisa pun menerimanya dan berjalan masuk dengan bergandengan .


tak lama menunggu, pesanan pun datang dengan segera Lisa meracik basonya dengan saus+sambal , Reza hanya bisa melihat tanpa berkomentar.


_ like dan komen


jangan lupa ya say...