My student love

My student love
jurang 2



Lisa pun membawakan minuman kepada Reza dan duduk di samping Reza.


Reza. : makasih sayang. ( meminum)


Lisa. : terus disana kamu ngapain jika mama kamu sehat ?


dengan cepat Reza menelan minumannya dan menjawab pertanyaan Lisa.


Reza. : oh itu, hanya ada acara peresmian perusahaan saja. (dengan tenang)


Lisa. : maksud kamu ?


Reza. : mungkin besok aku gak jadi dosen lagi, melainkan harus menjadi bos di perusahaan mama aku .


Lisa yang mendengar akan hal itu pun tersenyum bahagia.


Lisa. : selamat iya mas, duh seneng dengernya. (memeluk reza)


Reza. : kamu senang sayang .


Lisa hanya bisa mengangguk dengan berita tersebut.


_esoknya


Reza yang mengantarkan Lisa pergi ke kampus hanya bisa mengantarnya sampai gerbang.


"aku kuliah dulu ya mas, bye-bye mas" turun dari mobil Reza.


" nanti aku jemput iya " teriak Reza yang melihat Lisa berjalan meninggalkannya .


" gw gak tau kedepannya akan seperti apa nanti, apapun yang terjadi gw gak bakalan ngelepasin Lisa " gumamnya sambil menyetir menuju kantor .


_kantor


banyak karangan bunga yang berjejer di depan perusahaan miliknya, dan para pegawai sudah berbaris untuk menyambut Reza .


Reza yang turun tepat di depan pintu masuk pun di sambut dengan kalung bunga yang melingkar dileher nya.


" selamat datang pak Reza, silahkan lewat sini " salah satu pegawainya mungkin koordinator dari acara tersebut .


Reza yang mengikuti pegawainya yang berarah masuk salah satu ruangan besar .


" ini ruangan bapak, ada dua meja kerja, yang satu ditengah itu khusus bapak, sedangkan yang dipojok kiri bapak itu untuk sekertaris bapak " jelasnya.


" ini dokumen nama-nama pegawai beserta posisi dan jabatan mereka, bisa bapak lihat, untuk sementara sekertaris bapak yaitu saya sendiri " jelasnya lagi .


" perkenalkan nama saya Linda,tetapi status saya hanya sementara karena ibu bapak sudah mengajukan seorang sekertaris yang baru " jelasnya lagi .


Reza yang dari tadi berdiri sambil mendengarkan penjelasan sekretarisnya itu kini duduk di kursinya.


" sudah cukup penjelasannya,bisa kita mulai bekerja karena waktu sudah hampir siang" jawab Reza dengan tegas .


sekretarisnya pun langsung duduk di tempatnya, dan menyerahkan beberapa dokumen untuk ditandangan oleh Reza .


" ini pak dokumen kerja yang harus bapak tandatangan, setelah istirahat bapak ada jadwal rapat pertemuan mengenai perpindahan ahli tangan " jelas Linda .


Reza yang fokus membaca dokumen tersebut, mengangguk kepada Linda dan menyuruhnya kembali bekerja .


_kampus


jam 04.00 sore


Lisa yang telah selesai dengan kuliahnya kini menghampiri Reza yang telah menunggunya didepan gerbang .


" kamu kenapa mas, ko kusam begitu " tanya Lisa yang berdiri dihadapannya .


" aku cuman lelah saja " jawab Reza dengan menyuruhnya masuk kedalam mobil dan duduk .


" Gimana mas hari pertama jadi bos " ledek Lisa.


" ya seperti yang kamu liat ini " jawab Reza yang mengemudi.


" capek bgt iya mas " kata Lisa


" gak ko, kan demi kamu juga " jawab Reza


Lisa hanya tersenyum , sesampainya di apartemen Lisa, Reza ingin pulang ke apartemen milikinya.


" aku hari ini, gak mampir dulu ya sayang, aku lelah bgt ingin istirahat penuh " kata Reza .


" iya mas gpp.. kamu istirahat aja biar besok semangat lagi kerjanya " jawab Lisa yang mulai turun dan menutup pintu mobil.


_besoknya


seperti biasa Lisa yang telah diturunkannya didepan gerbang kampusnya .


" semangat iya mas kerjanya " kata Lisa lalu pergi.


Reza pun segera menyetirkan mobilnya kearah kantor, sesampainya di dalam ruangan Reza , ia terkejut melihat mama dan Tari sedang duduk menunggunya.


Reza. : mama ngapain disini, bawa dia lagi ?


mama. : mama bawa tari untuk bekerja disini .


Reza. : kerja jadi apa ?


mama. : jadi sekertaris kamu lah, memangnya Linda tidak memberitahu kamu.


Reza. : jadi dia orang barunya, gak mah Reza gak setuju, udah lah si linda saja yang jadi sekertaris aku, diakan sudah mengerti, sedangkan dia masih baru.


Reza pun duduk di kursi kerjanya sedangkan mama duduk di kursi hadapannya dengan tari juga.


mama. : mama tau, lagian tari hanya sekertaris khusus untuk kamu, sedangkan Linda yang mengurus pekerjaannya.


Reza. : jadi maksud mama, tari disini hanya duduk untuk ngeliatin aku gitu, aduh gak guna bgt mah, aku bayar orang itu untuk kerja bukan untuk duduk-duduk santai.


tari yang mendengar kata-kata Reza yang tegas itu langsung ngurungkan niatnya .


"sudah Bu, gak usah memaksakan mas Reza lagi, lebih baik kita pulang sja, tari juga gak mau kerja disini ko Bu" kata tari dengan nada pelan .


" nah, bener banget kat tari, mendingan pulang aja, jangan bikin pusing pagi-pagi " jawab Reza .


" gak tari, pokoknya kamu harus bekerja disini awasi Reza jangan sampai dia membawa perempuan lain kekantor selain kamu " kata mamanya dengan melirik tajam ke arah Reza.


" terserah, mama mau nyuruh dia kerja jadi apa juga terserah mama, sekarang mama mendingan pulang sebelum aku emosi " teriak Reza.


lalu mamanya keluar bersama tari dan menyerahkan tari ke linda untuk diajari bekerja.


Linda yang masuk kedalam ruangan Reza bersama tari, Reza yang tak mau melihatnya berusaha fokus dengan layar komputer kerjanya tanpa menatap ke arah tari.


" kamu duduk disini tari di sebelah saya" kata Linda, lalu tari duduk dan mendengarkan penjelasan lagi.


" kamu cukup bantu saya, jika saya meminta bantuan yang lainnya biar saya yang urus " jelas Linda, tari hanya mengangguk dan melihat Linda bekerja.


tak lama Reza memanggil linda, Linda pun menghampiri nya.


Linda. : iya pak ada apa?


Reza. : tolong pesankan saya pembatas ruangan, dan pasang dimeja kamu.


linda. : baik pak.


Linda yang mengerti dengan pikiran bosnya tersebut langsung memesan barang tersebut, butuh satu hari untuk memesan barang tersebut.


tari yang tidak ada kegiatan apapun selain melihat Linda bekerja dan melihat Reza bekerja merasa bosan.


tak lama waktu istirahat pun tiba, tari menuju Reza yang masih bekerja, sedangkan Linda sudah keluar dari ruangan .


" makan ayo " ajak tari.


" ogah, gw udah pesan ke Linda untuk membelikan makanan, jadi loe makan aja sendiri " jawab Reza.


tari pun pergi dengan muka kesal dan bete "liat aja sebentar lagi loe bakalan suka sama gw" gumam tari .


tak lama Linda pun datang membawa pesanannya, " ini pak pesanannya " kata Linda lalu pergi.


Reza pun memakan dan menghabiskan makanan tersebut sebelum si tari datang lagi .


" cepetan makannya, keburu si tari datang, bisa kaga nafsu gw " gumamnya sambil menyantap.


waktu istirahat pun berlalu Linda yang telah duduk di kursinya tak lama tari pun datang dan duduk disamping Linda, namun tari melihat ke kursi Reza yang tak ada orangnya.


tari. : Reza kemana Lin ?


Linda. : mungkin dia ada tempat persembunyiannya.


tari tidak mengerti dengan kata-kata Linda, dan tak menghiraukan jawaban tersebut.


_like dan komen


jangan lupa ya say...