My student love

My student love
kebingungan



note :


2 hari menuju akad tari dan Reza


2 hari menuju fitting baju Lisa dan Reza


yaitu sama-sama hari Minggu.


Reza yang membaca catatan bukunya tersebut sudah sangat bingung harus melakukan apa.


" astaga , 2 hari lagi " duduk dikursi kerjanya dengan bersandar dan memejamkan matanya sesaat.


tring .. tring.. bunyi telpon dari mama


" aduh ada apa lagi sih, pake telpon segala " kata Reza lalu menjawab telponnya.


Reza. : ia ma, ada apa ?


mama. : hari ini kamu pulang kerumah bareng tari, gak pake nolak.


Reza. : masih banyak kerjaan ma, biar si tari aja yang kesana sendiri.


Reza pun menutup telponnya yang tidak ingin mendengarkan jawaban mamanya lagi.


waktu pun cepat berlalu Reza kini telah kembali pulang ke apartemen miliknya, tiba-tiba Lisa menelpon.


Lisa : hallo mas..


Reza. : kenapa sayang ? ( sambil membuka kemejanya ).


Lisa. : nanti hari Minggu jadi kan kita fitting baju .


Reza. : bagaimana jika besok.


Lisa. : bukannya masih kerja mas.


Reza. : aku kan bos nya sayang masa kamu lupa.


Lisa. : oh iya, ya sudah besok aku tunggu ia mas !


kini telepon mereka mati, Reza yang sudah pusing 7 keliling dengan semuanya akhirnya tertidur, sedangkan Lisa yang tidak sabar menunggu besok sangat sulit tidur, setelah memutar beberapa lagu akhirnya Lisa tertidur juga.


_ hari Sabtu


Lisa yang telah masuk kedalam mobil Reza, dan duduk rapi siap untuk berangkat. tak lama mobil pun berjalan .


sesampainya di butik baju.


mereka masuk dan disambut oleh pemilik toko tersebut yang sudah ditelpon sebelumnya oleh Reza.


" atas nama bapak Reza Wiguna " sahut pemilik toko yang melihat ke buku agendanya.


" benar, saya sendiri, apakah sudah disiapkan bajunya " tanya Reza kepada pemilik toko dengan bergandengan tangan Lisa.


" sudah disiapkan, semoga saja Coco dan pas ditubuh pasangan bapak, mari lewat sini " jawab pemilik toko yang berjalan menuju ruang ganti .


" sekarang pak Reza duduk disini, saya bawa pasangan bapak mengganti baju, semoga bapak suka " jelas pemilik toko sambil membawa Lisa masuk kedalam.


Lisa menuruti tanpa banyak berbicara, sekarang ia sudah berganti baju dengan memakai gaun pengantin yang pas untuknya.


setelah menunggu, akhirnya Lisa pun keluar dengan sangat cantik, Reza yang berdiri melihat nya tak bisa berkedip sedikitpun.


" bagaimana mas, cocok gak " kata Lisa dengan malu-malu.


namun Reza masih terpanah dengan kecantikan Lisa, Lisa pun berjalan mendekatinya .


" mas.. mas ... gimana. cocok gak ko diem aja " tanyanya lagi.


" oh iya iya cocok , maaf habisnya kamu cantik bgt sayang " jawab Reza , mereka yang berdiri berhadap-hadapan pun sama-sama malu.


tak lama pemilik tokopun ikut keluar, " bagaimana pak Reza, cocok " tanyanya.


" cocok sekali " jawab Reza yang memandang Lisa penuh cinta.


" baik lah, sekarang kita foto dulu untuk kenang-kenangan, boleh kalian lebih dekat sedikit, tangannya bergandengan iya " sahut pemilik toko. mereka pun mengikuti instruksinya.


cekreeek.. bunyi kamera.


kalian bisa ambil fotonya setelah mengurus pembayarannya di kasir depan.


setelah Reza membayar, Reza menyerahkan foto tersebut kepada Lisa untuk dia simpan dikamarnya, lalu mereka pun pergi keluar dari butik tersebut.


reza : sekarang kamu mau pergi kemana sayang, mumpung masih jam 15.00 sore nih .


Lisa. : jalan-jalan ke mall sekalian makan, aku lapar mas.


Reza. : baiklah, kita makan sambil jalan-jalan.


Reza. : mau makan apa sayang ? (menggandeng tangan Lisa)


Lisa. : makan steak kayanya enak mas, ayo kita masuk ke sana.


Lisa yang menarik Reza untuk masuk kedalam resto steak, mereka pun duduk dan memesan.


" mas aku mau ini, ini, ini,ini, dan ini minumnya ini " kata Lisa.


" sayang kamu yakin, kata kamu jangan pesan makanan banyak-banyak. sekarang kamu pesan banyak bgt " jawab Reza


" aku laper bgt mas, udah pokoknya pesenin semuanya mas " rengek Lisa.


Reza pun memanggil pelayan dan memesan semua yang Lisa mau, dan pesanan pun datang.


Lisa yang kini telah memakan makanannya tersebut dengan lahap, Reza hanya tersenyum melihat kekasihnya makan dengan lahap.


namun saat Lisa asik makan tiba-tiba perutnya merasa mual, " oouuuek " pelan dan berusaha menahannya, Reza yang melihat Lisa sontak bertanya " kamu kenapa sayang ?".


Lisa pun berdiri dan pergi menuju toilet. Reza tak mengejarnya karena itu toilet wanita pastinya.


" oooooouek... ooooooeeeuk.. mual bgt perut gw " gumam Lisa .


tak lama Lisa pun kembali dari toilet dan duduk.


Reza. : kamu gpp sayang ?


Lisa. : gpp ko mas, mungkin masuk angin.


Reza. : masih mual .


Lisa. : udah gak ko mas (menahan masih terasa sedikit)


Reza. : mau berobat ?


Lisa. : gak usah mas, kita pulang aja,aku mau istirahat aja biar sembuh.


Reza pun segera membayar dan pergi keluar dari resto, lalu pergi menuju parkiran mobil.


Reza. : kamu yakin gak mau berobat ?


Lisa. : yakin mas, aku cuman kurang istirahat aja.


setelah mereka duduk didalam mobil, Reza dengan cepat mengemudi menuju apartemen Lisa, sesampainya dikamar Lisa.


Reza. : sekarang kamu istirahat dulu iya.


Lisa. : iya mas. (berbaring dikasur).


tak lama Reza mendapatkan telpon dari mamanya. Reza pun sedikit menjauh dari Lisa,


mama. : hallo za, kamu dimana ? besok kamu akan menikah cepat pulang dan jangan coba-coba untuk kabur !.


Reza. : iya, tunggu.


Reza pun mematika telepon nya dan melihat kearah Lisa yang telah tertidur, Reza pun menuliskan pesan singkat untuk Lisa di kertas dan menaruhnya dimeja.


" apapun yang terjadi aku gak bakalan lepasin kamu sayang " kata Reza sambil mencium kening Lisa yang telah tertidur pulas, dan pergi meninggalkannya.


rumah


Reza yang melaju kan mobilnya menuju rumah ortunya, setibanya disana .


mama. : kamu tuh kemana aja za, semua orang sibuk, kamu malahan pergi-pergi an.


Reza. : yang mau nikah siapa ?


mama : pokoknya besok kamu harus menikahi tari, kalau tidak ..( belum kelar )


Reza. : iya iya iya... terserah mama, habis Reza nikahin dia, Reza akan menceraikannya.


mama. : gak semudah itu.


Reza. : terserah, setelah menikah mama tidak berhak untuk ikut campur urusan Reza lagi, sudah lah Reza capek mau istirahat.


Reza yang pergi meninggalkan mamanya ,yang sudah tidak mau mendengarkan ocehan mamanya tersebut.


ditempat tidur reza terus berpikir akan hubungan Lisa dan dirinya kedepannya, Reza memang telah membuat rencana namun ia takut rencananya gagal dan tidak berjalan sesuai kenyataannya.


" setelah gw nikah sama tuh cewe , 7 hari lah gw ceraikan dia, tapi jika sebelum 7 hari lalu Lisa mengetahui nya gimana ? aduuuuuh bisa gila gw kalau Lisa tau ini semua " gumam Reza dengan kesal.


ia pun terus memikirkan hal tersebut sampai pagi tiba.


_ like dan komen


jangan lupa ya say....